Angkat Tema Bertajuk Moral, Lomba Cipta Puisi dan Opini Mahasiswa Bidikmisi se-Universitas Negeri Malang Dapat Apresiasi

MALANG-Senin (25/6) Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) resmi membuka pendaftaran Lomba Puisi dan Opini Mahasiswa Bidikmisi se-Universitas Negeri Malang yang merupakan serangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-73. Perlombaan ini dibuka untuk seluruh mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang, mulai dari angkatan 2015 hingga 2017.
Tujuan diadakannya lomba puisi dan opini ini adalah untuk mewadahi bakat dan minat mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang dalam bidang kepenulisan. Dengan mengangkat tema “Tanggung Jawab Pendidikan Moral Generasi Muda di 7 Dasawarsa Indonesia”, diharapkan mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang dapat menghadapi krisis moral yang sedang melanda kalangan muda Indonesia.
“Alasan kami mengambil tema tersebut berkaitan dengan memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia yang ke-73. Kami melihat bahwa Indonesia ini sekarang tidak kekurangan orang yang pintar, namun sudah mulai kekurangan orang bermoral. Dapat dilihat di dunia nyata dan sosial media banyak terjadi bullying, body shaming, haters, dan sebagainya. Dengan adanya perlombaan ini, diharapkan penulis maupun pembaca memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan moral pada saat ini,” ujar Muhammad Yunan Helmi Nur Alifi, mahasiswa Bidikmisi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang sekaligus Koordinator Divisi Jurnalistik Formadiksi UM.
Hal senada juga diungkapkan oleh Bendahara Formadiksi UM, Hidayatul Maghfiroh.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap agar generasi muda dapat menyuarakan pendapat dan pemikirannya mengenai tanggung jawab dalam pendidikan moral untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Hidayatul yang juga mahasiswa Bidikmisi S1 Pendidikan Psikologi tersebut.
Semenjak diunggahnya video coming soon Lomba Cipta Puisi dan Opini Mahasiswa Bidikmisi se-Universitas Negeri Malang Tahun 2018 di akun media sosial Formadiksi UM, sudah banyak mahasiswa Bidikmisi UM yang antusias dan tidak sabar menunggu untuk segera di-launching-kannya lomba ini. Sebagaimana pernyataan dari Ahmad Junaedi mahasiswa Bidikmisi UM peraih juara 1 Lomba Cerpen Formadiksi UM, “Untuk lomba cipta puisi dan opini ini, saya sudah menunggu pamfletnya sejak video coming soon diunggah di akun Instagram. Semoga cepat diunggah, supaya saya bisa segera menyiapkan amunisinya.”
“Mahasiswa Bidikmisi memang perlu wadah untuk berkompetisi di banyak bidang, supaya daya saing dan kreativitasnya lebih terdorong. Karena saya yakin mahasiswa Bidikmisi punya potensi yang besar,” harap Junaedi atas terselenggaranya lomba ini.
Tidak hanya Junaedi, Hafif Afanilillah peraih juara 3 Lomba Cerpen Formadiksi UM turut mengungkapkan antusias serta apresiasinya terkait penyelenggaraan Lomba Cipta Puisi dan Opini Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang.
“Lomba cipta puisi dan opini merupakan event positif yang memang semestinya digiatkan pada kalangan mahasiswa. Selain bisa berkarya melalui event ini, mahasiswa juga bisa terus mengasah kemampuan diri dalam dunia literasi, dan saya cukup tertarik dengan event ini. Semoga bisa berpartisipasi nantinya,” ungkap Hafif.
Hafif juga berharap agar penyelenggaraan Lomba Cipta Puisi dan Opini Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang ini dapat menjadi ajang mahasiswa untuk mengekspresikan tulisan-tulisannya, sehingga ke depan, tulisan-tulisan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi orang banyak.
Di akhir wawancara, Hidayatul menjelaskan bahwa karya-karya mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang dalam lomba cipta puisi dan opini yang menjadi juara akan diunggah di situs resmi Formadiksi UM. Ia juga berharap agar kegiatan ini dapat menginspirasi serta meningkatkan tanggung jawab generasi muda dalam pendidikan moral.
“Karya ini nantinya akan diunggah dalam situs resmi Formadiksi UM yang dapat diakses oleh seluruh mahasiswa Bidikmisi, bahkan seluruh orang di dunia. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi dan meningkatkan tanggung jawab kita dalam pendidikan moral yang terbaik untuk Indonesia,” tutupnya.
Penulis : Nurul Alfiah dan Siti Nur Khofifah
Editor : Amanatul Haqqil Ibad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *