Bebarengan dengan Final LKTI Mahasiswa Bidikmisi Tingkat Nasional 2018, Bidikmisi Bersyukur Tetap Sukses Diselenggarakan dan Dapatkan Apresiasi

Malang – Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) telah usai menyelenggarakan kegiatan Bidikmisi Bersyukur pada Sabtu lalu (25/8). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Perpustakaan lantai 2 Universitas Negeri Malang ini, terbuka untuk seluruh mahasiswa aktif penerima bantuan biaya pendidikan Bidikmisi Universitas Negeri Malang dengan melakukan pendaftaran sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh 15 tim finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Mahasiswa Bidikmisi Tingkat Nasional 2018.
Dengan mengusung tema “Mempererat Kerukunan Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang Guna Meningkatkan Kepribadian Unggul yang Berbudi Pekerti Luhur”, kegiatan ini menjadi salah satu pengimplementasian misi ketiga dari Formadiksi UM.
“Bidikmisi Bersyukur merupakan salah satu program kerja dalam rangka pengimplementasian upaya meningkatkan kepribadian unggul dan budi pekerti luhur berlandaskan iman dan takwa, sebagaimana misi Formadiksi UM yang ketiga. Lebih dari itu, tentu ini merupakan bagian dari upaya kita, sebagai civitas akademik UM untuk menyemaikan ideologi keagamaan yang inklusif, moderat, dan toleran,” ungkap Ade Setyawan Pratama, Ketua Formadiksi UM dalam sambutannya di kesempatan pembukaan kegiatan.
Hal inipun kembali ditegaskan oleh Dr. Yusuf Hanafi, S.Ag., M.Fil., I. pada saat awal penyampaian materi bahwa mahasiswa, khususnya mahasiswa Bidikmisi haruslah mengambil bagian dalam penguatan nasionalisme dengan mengutamakan kemoderatisme-an.
“Tugas mahasiswa, khususnya Bidikmisi atau yang bisa kita sebut dengan ‘anak negara’ haruslah mengambil bagian dalam penguatan nasionalisme. Mengawal NKRI dan mengarusutamakan moderatisme. Dan kegiatan seperti ini merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dari hal tersebut,” jelas beliau yang juga sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kehidupan Beragama (P2KB) LP3 Universitas Negeri Malang.
Di lain kesempatan, yakni sesi kedua penyampaian materi oleh Prof. Dr. H. Heri Pratikto, M.Si, seluruh audience kembali mendapatkan suatu penguatan untuk menjadi mahasiswa yang lebih berkualitas. Beliau memaparkan sedikitnya lima kunci sukses menjadi mahasiswa berprestasi dengan mengutamakan basic berupa keteguhan agama dan pola pikir.
“Kerja keras, kerja cerdas, kerja kualitas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Itulah lima kunci sukses menjadi mahasiswa yang berprestasi. Jadilah mahasiswa yang produktif dan inovatif, tanamkan budi pekerti luhur, religious, serta ber-IESQ,” jelas Prof. Heri yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang.
Kiranya seluruh pengalaman, kecakapan, dan kelihaian dua pemateri Bidikmisi Bersyukur 2018 berhasil membuat para peserta terhipnotis. Hal ini juga diperkuat dengan pertanyaan-pertanyaan kritis dan menelusuk yang diajukan peserta pada saat sesi tanya jawab berlangsung.
“Pemateri memaparkan materi dengan sangat menarik dan menggugah perasaan dalam diri mahasiwa sehingga antusiasme untuk bertanya memunculkan pertanyaan yang sangat menarik, sedangkan pada sesi kedua sempat ditayangkan video dengan penyampaian materi yang melibatkan audience ikut berperan aktif di dalamnya. Serius tapi santai, serta sangat membangun,” terang Novy Ayu Andarini, Ketua Pelaksana Bidikmisi Bersyukur 2018.
Meskipun kegiatan Bidikmisi Bersyukur dilaksanakan bebarengan dengan serangkaian kegiatan Final LKTI Mahasiswa Bidikmisi Tingkat Nasional (23-26/8), tetapi secara keseluruhan telah sukses diselenggarakan dibuktikan dengan adanya apresiasi peserta atas kegiatan ini. Hal ini diungkapkan oleh dua peserta Bidikmisi Bersyukur pada kesempatan wawancara oleh Reporter Formadiksi UM News.
“Kalau dari saya sendiri, merasa beruntung ya mbak bisa mengikuti seminar dengan pemateri orang-orang yang berpengaruh di UM. Saya yakin kedua panitia acara tersebut sudah berusaha mempersiapkan dan menyelenggarakannya dengan maksimal. Contohnya untuk yang LKTI sendiri, mulai kami dalam proses persiapan pemberangkatan ke Malang, pelayanan panitia saat kami di Malang sudah sangat baik. Sampai kami terlalu menikmati kedekatan, baik dengan sesama peserta maupun panitia mbak. Dan saya rasa itu perlu diapresiasi sebesar-besarnya, dengan panitia sudah berhasil menciptakan rasa kekeluargaan yang hangat ini dalam waktu yang sangat singkat. Dan untuk Bidikmisi Bersyukur pun seperti itu, diberitahukan bahwa surat untuk pemateri sudah dari jauh-jauh bulan, saya rasa itu pula dapat menjadi salah satu indikator sebagai hal yang patut diapresiasi. Intinya saya pribadi sangat meenikmati kedua kegiatan ini, mbak,” jelas Dwi Setiadi, salah satu finalis LKTI Mahasiswa Bidikmisi Tingkat Nasional 2018 asal Universitas Padjajaran, Bandung.
Hal ini senada dengan ungkapan Nikmatul Fauzia, salah satu peserta Bidikmisi Bersyukur 2018, Jurusan Sastra Inggris angkatan 2016 yang juga merupakan Penanggung Jawab Jurusan (PJJ) Sastra Inggris angkatan 2016.
“Keseluruhan acara menurut saya persiapannya sangat terorganisir mengetahui kalau di hari sebelumnya Formadiksi UM juga mengadakan acara final lomba LKTI tingkat nasional.”
Reporter : Chiti Rahayu dan Amanatul Haqqil Ibad
Editor : Luluk Dyah Winendar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *