Berprestasi sebagai Aktualisasi Diri Mahasiswa Bidikmisi

Malang—Pada kesempatan kali ini dua mahasiswi Bidikmisi Universitas Negeri Malang ikut menyumbang prestasi. Prestasi tersebut ditorehkan lewat ajang Festival Retorika 2018 (FESTKA 2018) yang diselenggarakan oleh Ikatan Pecinta Retorika Indonesia Universitas Negeri Malang (IPRI UM) pada tanggal 12-13 Mei 2018. Bertempat di Aula A3 lantai 2 Universitas Negeri Malang predikat juara pertama Kompetisi Debat Mahasiswa Nasional berhasil didapatkan. Tim yang beranggotakan dua mahasiswi Bidikmisi, Sofia Ari Murti (FS-2017) dan Imroatul Karimah (FS-2017), dan satu mahasiswa non-Bidikmisi, Jhodie Febrinan (FPPsi-2016), sukses mengikuti debat Bahasa Indonesia tersebut.

Dua mahasiswi jurusan Sastra Inggris ini mengaku dalam proses mengikuti debat FESTKA 2018 banyak rintangan yang mereka hadapi. Mulai dari hambatan biaya hingga kondisi kesehatan yang sempat menurun saat hari pelaksanaan.

“Hambatan sebelum acara, kami sempat kesulitan dalam soal pendanaan. Namun, ada salah seorang dosen yang berbaik hati menutupi setengah dari kekurangan dana tersebut,” ucap Iim, panggilan akrab Imroatul Karimah, selepas menunaikan kewajiban Ujian Akhir Semesternya.

Sofia pun menambahkan perihal hambatan yang tim mereka dapatkan saat hari pelaksanaan.

“Saat hari pertama, tim kami sempat down karena harus melaksanakan debat dari pagi hingga malam. Karena kecapekan, kami merasa performa kami kurang maksimal saat itu. Tapi Alhamdulillah kami tertolong dengan meraih predikat juara pertama.”

Dalam mendapatkan predikat sang juara, tentunya tak luput dari kerja keras serta doa tiada akhir. Persiapan pun dilakukan jauh-jauh hari. Mulai dari latihan intensif selama satu bulan hingga bedah mosi debat seminggu menjelang kompetisi. Banyak kesan yang didapatkan dari mengikuti kompetisi ini. Dalam pelaksanaannya, Sofia banyak bertemu dengan tim-tim yang pernah ia hadapi di kompetisi-kompetisi debat sebelumnya. Menurutnya, setiap tim punya ciri khas dan kekuatannya masing-masing.

“Setiap momen terasa membekas sekali, karena lawan yang kami hadapi tidak mudah. Mereka punya karakter masing-masing, punya kekuatan sendiri-sendiri dari setiap timnya. Apalagi tim-tim yang turun adalah tim-tim lama yang pernah saya temui di lomba-lomba debat Bahasa Indonesia di universitas lainnya. Seperti tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), dan lainnya.” ucap Sofia.

Di sela-sela bincang santai, Sofia menyampaikan tentang motonya bahwa hidup adalah pilihan. “Life is choice. Tentukan pilihan mulai sekarang, jika sudah memilih lakukan pilihan tersebut dengan penuh 100%, lakukan secara konsisten dan all out. Jangan sampai di kemudian hari ada penyesalan dengan pilihan yang sudah diambil.”

Di akhir wawancara, Iim dan Sofia pun meluangkan waktu untuk memberikan semangat kepada mahasiswa Bidikmisi, khususnya semua yang ada di Universitas Negeri Malang (UM). Mereka berpesan agar mahasiswa Bidikmisi UM bisa berupaya meningkatkan bakat dan minatnya melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan mencoba untuk berpartisipasi dalam sebuah lomba.

“Lebih memperbanyak aktivitas-aktivitas lomba maupun kegiatan lain untuk meningkatkan bakat serta minat mahasiswa Bidikmisi.” tutur Iim pemilik moto “Bahagiakan orang tua di mulai dari sekarang!”.

Lain Iim, lain pula Sofia yang berharap untuk terus bisa memberikan kontribusi yang maksimal dari apa yang telah ia dapatkan dari Bidikmisi. Ia berkata bahwa berprestasi bukanlah kewajiban melainkan kebutuhan diri sebagai bukti aktualisasi diri bahwa kami layak menjadi mahasiswa Bidikmisi.

“Menjadi seorang mahasiswa Bidikmisi, berprestasi bukanlah sebagai kewajiban kita. Tapi, berprestasi sudah menjadi kebutuhan dari diri kita. Pengalaman dan inovasi yang kita miliki akan mampu menjadi bukti aktualisasi diri bahwa kita memang layak menjadi seorang mahasiswa Bidikimisi. Yuk, berprestasi tiada henti.” ajak Sofia dengan senyum khasnya. (Lucky M.D.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *