BIDIKMISI BERSYUKUR 2018: TERBARU DAN PENUH ILMU

Malang – Sabtu (25/8) lalu, Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) menyelenggarakan kegiatan Bidikmisi Bersyukur. Kegiatan yang dinaungi oleh Divisi Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma) Formadiksi UM ini dilaksanakan di Aula lantai 2 Perpustakaan Universitas Negeri Malang.
“Kegiatan Bidikmisi Bersyukur merupakan sarasehan kebangsaan, ungkapan syukur dalam hal ini ada dua, yakni syukur atas nikmat dan ungkapan diberikan kesehatan, rezeki, ilmu, dan bantuan pemerintah yang berupa Bidikmisi tersebut sehingga kita bisa melanjutkan studi hingga saat ini. Syukur yang kedua adalah sebagai bentuk ungkapan nikmat agar kita lebih giat untuk menjadi mahasiswa yang mampu bermanfaat dalam semua aspek kehidupan,” ujar Novy Ayu Andarini, Ketua Pelaksana dalam kegiatan ini.
Kegiatan baru yang diselenggarakan kali pertamanya oleh Formadiksi UM ini mengangkat tema “Mempererat Kerukunan Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang Guna Meningkatkan Kepribadian Unggul yang Berbudi Pekerti Luhur”.
“Sarasehan kebangsaan ini sangat sesuai dengan keadaan bangsa Indonesia zaman now yang sedang gencar oleh isu radikal terlebih yang menelisik hingga ke perguruan tinggi, yang mana pada dasarnya kita adalah anak bangsa yang harus cinta pada negara, sehingga ini adalah suatu kebutuhan untuk menjadikan mahasiswa sebagai individu yang beriman, bertakwa serta cinta tanah air yang berpegang pada persatuan dan kesatuan,” jelas Novy yang juga mahasiswa Jurusan Geografi angkatan 2016.
Adapun pemateri Bidikmisi Bersyukur yakni, Dr. Yusuf Hanafi, S.Ag., M.Fil., I. dan Prof. Dr. H. Heri Pratikto, M.Si. Materi yang disampaikan oleh Dr. Yusuf meliputi bahasan kebangsaan yang menekankan peran mahasiswa, khususnya mahasiswa Bidikmisi sebagai ‘anak negara’ yang harus bisa mengambil bagian dalam penguatan nasionalisme. Materi berikutnya yang disampaikan oleh Prof. Heri, yakni mengenai budi pekerti serta beberapa kunci sukses menjadi mahasiswa yang berprestasi dengan mengutamakan basic agama (religious) dan pola pikir.
“Kedua materi yang disampaikan pada acara Bidikmisi Bersyukur kemarin menurut saya sangat berbobot dan isu pembahasan materi merupakan isu yang cukup hangat di kalangan pemuda yang menarik perhatian. Keseluruhan acara menurut saya persiapannya sangat terorganisir mengetahui kalau di hari sebelumnya Formadiksi UM juga mengadakan acara final lomba LKTI tingkat nasional,” ungkap salah satu peserta Bidikmisi Bersyukur 2018 yang juga merupakan mahasiswa Bidikmisi Jurusan Sastra Inggris angkatan 2016, Nikmatul Fauzia.
Dengan telah terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan ada manfaat yang didapatkan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam Bidikmisi Bersyukur. Hal ini disampaikan oleh Ketua Formadiksi UM, Ade Setyawan Pratama di akhir sambutannya.
“Semoga kita semua bisa mendapatkan manfaat sebagaimana kegiatan ini dilaksanakan. Bersatu dan berprestasi untuk negeri,” ujarnya.
Reporter : Chiti Rahayu dan Amanatul Haqqil Ibad
Editor : Luluk Dyah Winendar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *