BMB (Bidikmisi Berwirausaha), TAK SEKADAR BERWIRAUSAHA

Malang – Bersamaan dengan pelaksanaan Wisuda ke-91 Sabtu lalu (24/2), Formadiksi UM melaksanakan program kerja pertamanya, yaitu Bidikmisi Berwirausaha atau yang disingkat BMB. BMB merupakan program kerja dari Divisi Dana dan Usaha yang dilaksanakan pada kegiatan-kegiatan tertentu seperti wisuda, tes SBMPTN, dan daftar ulang bagi mahasiswa baru. Sesuai dengan nama program kerja yang dicanangkan, BMB bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi pengurus Formadiksi UM. Seluruh produk yang dijualpun merupakan hasil produksi Formadiksi UM sendiri, kecuali air mineral kemasan.

Untuk BMB pertama ini, Formadiksi UM menjual berbagai jajanan, beraneka minuman, buket bunga, buket snack, Caption Stick, dan doodle. Adapun waktu persiapan untuk BMB ini adalah tiga hari, dimulai pada 21-23 Februari 2018. Hari pertama persiapan, digunakan Divisi Dana dan Usaha untuk membeli makanan ringan serta semua peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan. Sedangkan pada hari kedua dan ketiga dimanfaatkan untuk merangkai buket dan persiapan berjualan lainnya. Bukan hanya Divisi Dana dan Usaha saja yang menyelesaikan kebutuhan untuk BMB tersebut, seluruh pengurus Formadiksi UM juga turut serta dalam proses produksi hingga penjualan.

Pada saat hari H, kurang lebih pada pukul 06.00 WIB pengurus Formadiksi UM mulai membuka stand dan menata barang yang akan dijual. Tidak hanya berfokus di stand saja, pengurus Formadiksi UM juga menjajakan dagangan dengan cara berkeliling.

“Jujur, ini baru pertama kalinya saya jualan. Menurut saya ini sangat menyenangkan. Selain belajar berwirausaha, saya juga belajar untuk berani, sabar, dan tidak mudah menyerah ketika menjajakan dagangan.” ucap Bunga, pengurus baru Formadiksi UM 2018.

Selama proses tersebut, BMB berjalan lancar. Ketika menjajakan daganganpun, para pengurus juga sangat antusias dan bersemangat. Akan tetapi hujan turun saat menjelang siang, sehingga BMB harus diusaikan.

“Divisi Dana dan Usaha tidak mengalami kerugian dari BMB pertama ini. Alhamdulillah, modal yang digunakan juga sudah kembali. Hanya saja berapa untung dan berapa barang yang terjual belum diperhitungkan dengan rinci.” tutur Tyas, Koordinator Divisi Dana dan Usaha.

Meskipun barang dagangan BMB tidak terjual habis, namun yang terpenting dalam kegiatan ini adalah bertambahnya keakraban, kebersamaan, soft skills, dan rasa kekeluargaan bagi pengurus Formadiksi UM. (amn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *