Petuah Sang Kiai

Oleh: Wawan Aprianto Sang Kiai Engkaulah cahaya penerang bagi kehidupan ini Engkaulah teladan di muka bumi Engkau bekali kami petuah suci Sebagai bekal menuju kehidupan kekal abadi Sang Kiai Kau tanamkan pada diri kami akhlak terpuji Kau didik kami menjadi khalifah setiap derap langkah kami selalu ku niatkan untuk beribadah Sang Kiai Darimu kau bimbing kami budi pekerti luhur Setiap nasihat ku amalkan sepenuh hati mengharap ridho Sang Ilahi

LENTERA MASA DEPAN

By : Anggraeni Cahyaningtyas Pada belantara sunyi Gelapnya dunia tanpa Pendidikan Ia hadir membawa lentera Pendarnya menyinari Sorotnya hingga ke sudut belahan dunia Tutur katanya menyejukkan kalbu Belai indah kasihnya Menyeruak motivasi untuk perbaiki diri Mengurai untaian resah nan gelisah Menjadi jalan mimpi masa depan Bagai embun ditengah oase Menyiangi harapan-harapan penerus sebuah bangsa Dunia tak lagi krisis, Akan moral dan pendidikan, berkat sosoknya Jerit pilu kemiskinan akan teredam Tak lagi membayang Berkat bekal yang ia siapkan

Paras Batik Nusantara dalam 2 Oktober

Karya: Lucky Meidianti Darmawan Sejak tahun 2009, tepatnya tanggal 2 Oktober 2009 mulai diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Pada masa itu, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan Batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi atau bisa disebut dengan Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity. Walaupun sempat diklaim sebagai warisan budaya oleh Negara lain, Indonesia tetap pertahankan status batik sebagai kebudayaan milik Indonesia dengan mendaftarkan batik ke dalam daftar representatif budaya tak Selengkapnya …

Pancasila Kuat Tak Tergoyahkan

Oleh :Fiqran   Hirup pilu kehidupan menjadi perjuangan Pandangan berbeda nan jauh Sulit tuk menjadi pemersatu Kerap menjadi acuan arah hidup   Damai akan ketenangan perang Setelah lama kita dimiliki asing Bukan menjadi satu yang kita punya Kini kita perang dengan beda   Entah pandanganmu pada satu kepercayaan Tapi kita ada karena beda 73 tahun sudah berlalu Masih kita miliki bersama   Bukan dari satu Agama Bukan dari satu Pemuda Bukan dari satu Kepala Tapi Pancasila Ada untuk kita semua

Glucafe Cookies: Karya Mahasiswa Bidikmisi UM Bagi Anak dengan Spektrum Autis di Ajang PIMNAS Ke-31

Malang – Pada perhelatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-31 yang diadakan di Universitas Negeri Yogyakarta Tahun 2018, Yogyakarta, 28 Agustus-2 September 2018 lalu, Universitas Negeri Malang mampu meraih prestasi yang membanggakan dengan membawa pulang 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Mahasiswa Bidikmisi tidak ketinggalan menyumbangkan medali pada ajang PIMNAS tahun ini. Salah satunya adalah Lhulu An-Nisa, mahasiswa Bidikmisi Fakultas Pendidikan Psikologi, yang berkesempatan Reporter Formadiksi UM News rangkum kisahnya (11/9) dalam mengikuti ajang tersebut. Tim yang juga diisi Selengkapnya …

73 Tahun KAI, Terus Berinovasi yang Ber-Wahana Daya Pertiwi

Tanggal 7 Juni 1864 merupakan sejarah awal dari perkeretaapian Indonesia, yaitu ketika pencangkulan pertama jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) di Desa Kemijen oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr. L.A.J Baron Sloet van de Beele (masa penjajahan Belanda). Yang kemudian dilanjutkan dengan pembangunan rute Surabaya – Pasuruan – Malang, Semarang Cheribon Stoomtram Maatschappij, Serajoedal Stoomtram Maatschappij, dll. Hingga pada akhir 1928 telah terbangun jalur rel sepanjang 7.464 km. Tahun 1942, Pemerintah Belanda meneyerah tanpa syarat kepada Jepang sehingga perkeretaapian diambil alih Selengkapnya …

Tanah dan Ruang

Oleh: Siti Nur Khofifah (Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Angkatan 2016) Membaca situasi saat ini Tanah lapang nan tandus Terhampar menginvasi ruang Warga yang terlanda   Menimbang situasi ini Tanah dan ruang berhubung fana Abu lebur tertiup angin Hijau subur tak lagi bersemayam   Tahukah situasi saat ini? Dilanda gejolak bencana Tanah dan ruang terkapar hampa Tanah tak terbagi rata   Ruang warga bergejolak emosi Tanah dan ruang menjadi saksi Kemakmuran bersama keadilan Kapan keduanya terwujudkan?