Pantaskah aku ?

Oleh Chiti Rahayu Mahasiswa Fakultas Ekonomi Lara hadir di setiap tetes tangismu yang kau balut dengan senyuman Lara mengalir dalam keringatmu dan slalu kau sapu dengan gelak tawa Lara slalu menemani di setiap langkahmu yang kau iringi dengan doa untuku Lara slalu jadi sahabat baikmu berbeda denganku yang slalu memusuhimu Setiap kau marah kau menyembunyikan cemas yang ku lipur dengan janji Setiap tanyamu mengandung rindu yang hanya kubalas dengan janji Setiap belai lembutmu membawa kasih suci yang ku peluk dengan Selengkapnya …

MERAWAT KEBHINEKAAN DENGAN SEMANGAT KESETIAKAWANAN

Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara menyimpan satu makna khusus bahwa diantara sekian banyak perbedaan pada bangsa ini terdapat satu tujuan. Dan untuk dapat mencapai tujuan itu dibutuhkan solidaritas. Solidaritas berarti kesamaan rasa, senasib sepenanggungan ditengah berbagai perbedaan. Seringkali kita mendengar atau menggunakan kata “setia kawan” dalam kehidupan sehari-hari. Kata itu biasanya kita dengar dan gunakan sebagai ungkapan rasa persaudaraan, solidaritas sesama kawan. Namun tidak banyak orang yang mengetahui bahwa negara kita ternyata memiliki Hari Kesetiakawanan Sosial yang diperingati setiap Selengkapnya …

DIMANA KEADILAN

Oleh: Dini Kurnia Sari (Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan) Ketika semua hak kita direnggut Ketika nyawa saudara-saudara kita dirampas Kita hanya bisa terdiam Membisu seakan tak mau tau Dunia berteriak, hak asasi manusia itu ada Hak asasi manusia itu diakui Tapi apa faktanya, apa kebenarannya Hak kita terus diinjak, hak saudara kita diambil Oleh para pecundang hukum yang tak bertanggung jawab Pernahkah kita melihat, pernahkah dunia menyadari Ketika berbagai konflik yang menyelimuti Saudara-saudara kita, satu suku, agama dan bangsa Saling membunuh, Selengkapnya …

Korupsi Sebuah Misteri

Oleh : Muhammad Yunan Helmi Nur Alifi   Tat kala sampai hati mengkhianati para rakyat Mencuri secara keji tanpa belas kasih demi diri sendiri Merampok tak pandang uang makan Dilahap habis terpenting perut kenyang   Rakyat kecil menangis meraung kecewa Berharap pengkhianat negeri segera diberi sanksi Mati… mati… mati… Sudahlah kami tak sampai hati   Korupsi jadi cerita misteri Ketika para penjahat rasuah masih layak beriang diri Menempati sel paling bergengsi Beribu kali dikomentari berulang berkali-kali   Kami rindu pewaris Selengkapnya …

Perkenalkan Aku, Sama, Serupa, Istimewa

Oleh : Nadiyatul Falah Pada hari, yang ku temui mereka dengan senyuman pelangi, warna warni. Pada waktu, yang ku telusuri. Mereka mulai menepi, menatap sangsi. Pada hari, sebuah perayaan menguat serupa ingatan menjelma menjadi penghargaan, akan ‘ketidakmampuan’ Pada waktu ku menjelma serdadu untuk mimpi-mimpi yang melaju untuk diri meski banyak yang tak padu Perkenalkan aku, seorang yang punya 5 panca indera, sama seperti kalian. Perkenalkan aku, yang butuh makan, minum, juga jalan-jalan sama seperti kalian. Perkenalkan aku, yang melakukan semua Selengkapnya …

Muliakan Guru Yang Telah Mencendekiakan Tunas Bangsa

“Berapa jumlah guru yang masih hidup?” itulah pertanyaan Kaisar Jepang sesudah bom atom dijatuhkan di Nagasaki dan Hiroshima. Sebuah narasi yang mempunyai makna teramat dalam dari pemimpin ”Negeri Sakura”. Kaisar Jepang sadar betapa pentingnya guru untuk kebangkitan negara setelah hancur lebur terkena serangan musuh. Sektor pendidikan tak boleh dianggap sebuah hal yang sepele karena pendidikan merupakan urusan lintas sektoral. Kebangkitan dan kemajuan sebuah bangsa tak lepas dari peran seorang guru yang berhasil mencetak generasi yang cendekia. “Seorang yang berilmu, kemudian Selengkapnya …

Investasi Kesehatan Nasional

Oleh Siti Khoiurunnisa Setiap Tanggal 12 November, Indonesia memperingati Hari Kesehatan Nasional. Berbagai seremonial dilakukan guna mewarnai hari peringatan tersebut. Baik oleh instansi pemerintah maupun oleh lembaga-lembaga sosial non-pemerintah. Hari Kesehatan Nasional merupakan gerakan percepatan perbaikan kesehatan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat Indonesia. Dewasa ini kondisi kesehatan masyarakat Indonesia jauh berbeda dibandingkan dengan kondisi 50 tahun yang lalu. Transisi epidemiologi dari penyakit menular ke penyakit tidak menular di Indonesia cukup signifikan. Jika pada tahun 2008 penyakit Selengkapnya …