Delegasi Formadiksi UM Menjadi Saksi Pemilihan Ketua Umum Formadiksi Polinema

27/01 – Formadiksi UM merupakan salah satu organisasi yang aktif dalam menjalin hubungan dengan organisasi lain, termasuk organisasi Bidikmisi dari perguruan tinggi di Malang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Bidikmisi (FKMB) regional Malang Raya. Seringkali, anggota FKMB Malang Raya mendapatkan undangan dari perguruan tinggi lain yang sedang melaksanakan kegiatan terkait kebidikmisian.

Kali ini Formadiksi UM dan anggota FKMB Malang yang lain mendapatkan undangan untuk menghadiri pemilihan ketua umum Formadiksi Politeknik Negeri Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2018 di Gedung Pertamina Polinema. Dua orang delegasi dari Formadiksi UM menghadiri undangan ini dan bergabung dengan perwakilan dari Universitas Islam Malang, Universitas Brawijaya dan STIE Malang Kucecwara.

Kegiatan pemilihan ini dimulai dengan pembukaan seperti biasanya, dilanjutkan dengan orasi masing-masing calon, pemungutan suara dan pengukuhan pengurus lalu ditutup dengan doa. Pada sesi orasi, tiga calon ketua umum Formadiksi Polinema, seorang perempuan dan dua orang laki-laki yang kesemuanya berasal dari angkatan 2016 menjelaskan visi dan misi mereka untuk menjadi ketua. Dalam sesi ini, para peserta diperkenankan untuk mengajukan pertanyaan kepada calon. Istimewanya, perwakilan undangan juga diperkenankan untuk mengajukan pertanyaan kepada calon. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan undangan juga dianggap sebagai bagian yang berpengaruh terhadap jalannya pemilihan ini.

Ada satu hal yang menarik dari pemilihan ketua di Polinema ini, yaitu sesi pemungutan suara. Mas Agung, salah satu panitia pelaksana mengatakan bahwa baru pertama kali ini Polinema mengadakan pemilihan yang menggunakan komputer atau paperless. Hal ini sangat patut dicontoh oleh yang lainnya. Melalui kegiatan seperti ini, banyak manfaat yang dapat diambil. Formadiksi UM dan organisasi Bidikmisi dari perguruan tinggi yang diundang dapat mengetahui berbagai karakter pemilihan dan sistem demokrasi yang dilaksanakan oleh organisasi lain. Yang paling penting dari itu semua, sesama organisasi Bidikmisi dapat menjalin relasi dan komunikasi yang lebih baik.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *