Di Balik Kisah Mahasiswa Bidikmisi Raih Gelar Wisudawan Berprestasi

Formadiksi UM News – Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (UM) tak henti-hentinya menorehkan prestasi-prestasi yang sangat memotivasi. Prestasi yang ter-update yaitu Mahasiswa Bidikmisi UM berhasil menjadi Lulusan Terbaik Akademik dan Nonakademik saat Wisuda UM ke-97 dan ke-98. Hal tersebut tentunya didapatkan dengan perjuangan totalitas sebagai Mahasiswa Bidikmisi UM untuk meraih masa depan yang cerah.

Nah, Reporter Formadiksi UM News berhasil mengulik kisah perjalanan kuliah dan motivasi berprestasi para Mahasiswa Bidikmisi yang berhasil menjadi Lulusan Terbaik Wisuda UM ke-97 dan ke-98. Simak yuk!

Fakhrur Rozi, S.Pd. (Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Sastra), Lulusan Terbaik Nonakademik Wisuda UM Ke-97

“Selama kuliah, susahnya hampir gak ada karena saya benar-benar menikmati studi saya di jurusan. Lebih banyak senangnya, salah satunya bisa lanjut studi tanpa membebani orang tua serta keliling Indonesia lewat ikut serta di beberapa event, pengalaman organisasi, dan lainnya.”

“Apapun dan seperti apapun kalau dinikmati bakal jadi suatu kenikmatan tersendiri. Intinya banyak bersyukur saja, tidak banyak menoleh dan mengeluh. Motivasi jelasnya untuk membahagiakan orang tua. Namanya orang desa, suatu kebanggaan yang sangat luar biasa bila bisa tembus jadi lulusan terbaik, dan alhamdulillah mimpi tersebut bisa saya wujudkan. Saya selalu berpegang teguh pada nama saya ‘fakhrur’ yang artinya ‘membanggakan’, saya selalu ingin membanggakan orang tua tentunya. Di manapun saya berada, saya harus bisa menjadi orang yang dapat membanggakan orang tua.”

Mukminatul Layyinah, S.Pd. (Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Sastra) dengan IPK 3.95, Lulusan Terbaik Akademik Wisuda UM Ke-98

“Sebenarnya saya pribadi menganggap perjalanan kuliah penuh suka cita karena saya bisa menimba ilmu, berorganisasi, bersosialisasi, menggeluti hal-hal yang saya sukai. Duka paling berat adalah jauh dari keluarga karena tidak bisa pulang sewaktu-waktu. Menurut saya tidak ada kendala yang berarti kecuali di beberapa mata kuliah yang belum pernah saya pelajari sama sekali, sehingga saya harus berusaha lebih keras agar bisa mengejar dan mengimbangi teman-teman saya.”

“Saya sendiri juga tidak menyangka mendapat penghargaan (Lulusan Terbaik Akademik Wisuda UM Ke-98) ini. Yang saya pikirkan hanya bagaimana membuat orang tua dan keluarga saya bahagia.”

Anton Agus Setiawan, S.Pd. (Program Studi S1 Teknologi Pendidikan Fakultas llmu Pendidikan), Lulusan terbaik Nonakademik Wisuda UM Ke-98

“Prinsip menuntut ilmu untuk saya itu begini: menuntut ilmu itu memang berat, memang pahit, dan memang penuh perjuangan bahkan air mata. Tapi ada sebuah pepatah mengatakan kalau misalkan kita tidak pernah merasakan beratnya menuntut ilmu maka kita akan mengalami berat dan pahitnya menjalani kehidupan ini. Dari pepatah itu akhirnya saya termotivasi apa yang saya alami sampai saat ini saya jadikan untuk menempa diri, meningkatkan kemampuan diri. Seluruh pencapaian saya selama ini, mungkin 80% itu lantunan doa dan perjuangan orang tua, 15% itu perjuangan dari guru-guru saya, dan saya mungkin hanya menyumbang 5% saja.”

Banyak hal dalam perjalanan hidup orang lain yang dapat kita ambil manfaatnya ya kawan-kawan. Jangan ragu lagi untuk terus berprestasi di segala bidang! Selalu menjadi Mahasiswa Bidikmisi yang terus berjuang dan berprestasi di bidang apapun sesuai yang minat dan bakat kalian. Semangat!

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

 

Reporter: Nadya Erawati dan Rindiani Sholikatun

Editor: Nanda Ayu Luthfi Khofifah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *