Di Balik Naiknya Angka Kemiskinan, Kesehatan Menjadi Kunci Utama

Di Balik Naiknya Angka Kemiskinan, Kesehatan Menjadi Kunci Utama
Oleh: Muhamad Fiqran Nurfan Pamungkas
Email: Fiqrannurpan99@gmail.com

Tidak banyak yang mengetahui alasan kenapa pada tanggal 17 Oktober diperingati sebagai Hari Pemberantasan Kemiskinan Internasional yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tanggal ini ditetapkan setelah salah seorang aktivis kemiskinan yang bernama Joseph Wresinski mengadakan event untuk mengumpulkan 100.000 orang di Paris Prancis pada 17 Oktober 1987 dalam rangka menghormati korban kelaparan, kemiskinan, kekerasan, dan ancaman.
Dalam rangka mengulang hari tersebut, kesehatan suatu negara dapat mengakibatkan perekonomian yang buruk sehingga berdampak pada angka kemiskinan yang mengalami kenaikan. Berbagai negara sedang mengalami kenaikan angka kemiskinan yang disebakan oleh pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019). Bank Dunia memprediksi bahwa akan ada peningkatan sekitar 115 juta orang masuk ke kategori kemiskinan tersebut (sumber: detiknews).
Di Indonesia sendiri, sudah terjadi kenaikan angka kemiskinan pada Maret 2020 sebesar 1,63 juta orang terhadap September 2019 sehingga total kemiskinan di Indonesia sebesar 26,42 juta orang (sumber: Badan Pusat Statistik). Untuk mengentaskan kemiskinan tersebut Pemerintah Indonesia berupaya mengembalikan keadaan Indonesia yang sehat, lalu diikuti dengan mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang cepat kembali. Upaya-upaya pemerintah yang telah dilakukan melalui berbagai bantuan seperti penyaluran bantuan sosial (Bansos) dan bantuan pangan nontunai (BPNT) kepada masyarakat, lalu ada bantuan Kartu Prakerja bagi masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan atau masyarakat yang terdampak akibat pandemi berupa pembinaan dan pelatihan serta terdapat bantuan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah sudah memberikan banyak bantuan terhadap masyarakat agar angka kemiskinan tidak bertambah. Lalu timbal baliknya ialah kesadaran masyarakat yang harus dan tetap mengikuti arahan pemerintah agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat teratasi kembali melalui berbagai langkah yang telah direncanakan. Berusaha di kala pandemi seperti ini diperbolehkan saja namun dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada karena dengan sehat kita dapat mengembalikan ekonomi yang sehat juga. Kesehatan menjadi kunci utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan begitu, Indonesia akan menekan angka kemiskinan dan terus mengejar ketertinggalan dari negara yang sudah maju.

#SDMUnggulIndonesiaMaju

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *