Fakhrur Rozi, S.Pd: Pahami Skala Prioritas antara Kuliah dan Berprestasi

Formadiksi UM News – Wisuda ke-97 dan ke-98 Universitas Negeri Malang telah usai terlaksana. Wisuda tersebut diikuti oleh ratusan mahasiswa tentunya, dan pada wisuda tersebut ada momen-momen untuk pengumuman dan pemberian penghargaan lulusan terbaik di bidang akademik dan nonakademik.

Fakhrur Rozi, S.Pd dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Sastra adalah salah satu wisudawan yang kemarin menjadi lulusan terbaik nonakademik wisuda UM ke-97. Ia adalah salah satu Mahasiswa Bidikmisi UM yang sudah banyak menorehkan prestasi, yang mana keselurahannya kurang lebih 60 prestasi yang pernah ia raih. Beberapa prestasi-prestasi tersebut ialah:

  1. Juara 3 Debat Bahasa Arab tingkat Asean di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta tahun 2018.
  2. The Best Speaker Peringkat 1 Lomba Debat Bahasa Arab tingkat Asean di UII Yogyakarta tahun 2018.
  3. Juara 1 Lomba Debat Bahasa Arab kandungan Al Qur’an pada Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) XV 2017 (sekaligus mendapat penghargaan The Best Speaker).

 

Wah! Benar-benar keren kan prestasinya. Bagaimana bisa Fakhrur Rozi selalu berprestasi namun juga tetap baik dalam perkuliahannya? Mari kita simak tips memanajemen waktu ala lulusan terbaik UM sebagai berikut.

“Tips dan triknya tidak ribet dan sederhana yaitu paham skala prioritas. Kadang saya harus mengorbankan hal-hal akademik untuk mendapatkan prestasi. Yang namanya 2 hal berbeda, tidak bisa kita maksimal kedua-duanya, pasti ada yang kurang maksimal. Tapi sekurang maksimal apapun tetap diusahakan yang terbaik,” jelas Fakhrur terkait tips yang ia berikan.

 

Lalu ia juga menambahakan, usaha terbaik dalam suatu pencapaian keberhasilannya yang wajib dilakukan dan sangat penting versinya adalah doa.

“Alhamdulillah, semuanya berkat doa orang tua dan para guru. Kalau bukan karena beliau-beliau maka mustahil rasanya bisa dapat prestasi. Dan yang terpenting juga adalah fokus pada satu bidang. Telaah, amati, pahami, laksanakan, istiqomah, dan jangan pernah mau menyerah. Capek boleh, menyerah tidak boleh,” tambahnya.

Seperti itulah kira-kira tips manajemen waktu kuliah dan berprestasi ala Fakhrur, kemudian ia juga berpesan kepada Mahasiswa Bidikmisi agar berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai cita-cita dan tentunya imbangi dengan doa.

“Jangan merasa minder karena kita Mahasiswa Bidikmisi. Harusnya kita bangga dong sebagai Mahasiswa Bidikmisi. Ingat! Bidikmisi diberikan kepada yang mempunyai prestasi tapi kurang mampu secara ekonomi. Dan yang terpenting juga apapun cita-cita kalian di masa depan, ingatlah bahwa hari ini yang akan menentukannya. So, berusahalah semaksimal mungkin, imbangi dengan doa, restu orang tua, dan para guru.”

Jadi untuk seluruh teman-teman Bidikmisi selalu semangat berprestasi ya! Bidikmisi! Berprestasi tiada henti!

 

Reporter: Nanda Ayu Luthfi Khofifah

Editor: Nadya Erawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *