Formadiksi UM: Tantangan dan Harapan di Masa Depan

Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. Hak setiap warga negara tersebut telah dicantumkan dalam pasal 31 (1) Undang-Undang Dasar 1945. Berdasarkan pasal tersebut, maka pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi, termasuk bagi keluarga miskin. Dalam rangka menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan membuat pemerintah tidak absen dalam segala penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, Pemerintah Indonesia pada tahun 2010 meluncurkan program bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.

Program bantuan biaya pendidikan Bidikmisi merupakan bantuan biaya pendidikan bagi calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada suatu program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. Simpang siurnya informasi mekanisme pencairan dana Bidikmisi, kewajiban sebagai mahasiswa Bidikmisi, penyebab hilangnya status sebagai mahasiswa Bidikmisi, merupakan masalah–masalah umum yang dihadapi mahasiswa Bidikmisi pada awal tahun diluncurkannya program Bidikmisi. Hal itulah yang melatarbelakangi beberapa mahasiswa Bidikmisi angkatan pertama penerima Bidikmisi mulai mencanangkan adanya sebuah organisasi.

Seiring berjalannya waktu, kini Formadiksi UM telah berusia 7 tahun. Sesuai dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang Nomor 13.3.45/UN32.III/KM/2018, Formadiksi UM memiliki 8 divisi guna mendukung terwujudkannya visi misi Formadiksi UM yang telah dirumuskan oleh para pelopor Formadiksi UM. Cukup banyak kegiatan-kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa Bidikmisi UM yang tentunya sangat bermanfaat bagi mahasiswa Bidikmisi UM. Melalui Divisi Advokasi Dan Kesejahteraan Mahasiswa, Formadiksi UM mewadahi aspirasi dan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan akademik, non akademik, dan finansial. Dalam hal peningkatan kebersamaan internal mahasiswa Bidikmisi UM, dan juga membangun relasi dengan berbagai stakeholder, Formadiksi UM memiliki Divisi Hubungan Internal Mahasiswa, dan Divisi Informasi dan Komunikasi.

Dalam hubungannya dengan pihak eksternal, Formadiksi UM berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kebidikmisian di tingkat regional maupun nasional. Di tingkat regional Formadiksi UM berperan aktif dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Bidikmisi Jawa Timur. Di tingat nasional, Formadiksi UM juga tidak pernah absen dalam Musyawarah Nasional yang diselenggarakan oleh Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidikmisi Nasional yang bekerja sama dengan Kementrian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi. Dalam hal peningkatan kreativitas dan prestasi mahasiswa Bidikmisi UM, Divisi Minat dan Bakat berperan dalam menjaring dan mewadahi potensi serta minat dan bakat, yang dimiliki Mahasiswa Bidikmisi UM.

Dalam rangka mewadahi gagasan atau ide-ide kreatif mahasiswa Bidikmisi, serta meningkatkan potensi mahasiswa Bidikmisi dalam bidang penalaran, Formadiksi UM memiliki Divisi Keilmuan dan Pengabdian. Namun bukan hanya berorientasi hanya kepada mahasiswa, Formadiksi UM juga sadar mengemban amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi dimana salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat. Melalui Divisi Keilmuan dan Pengabdian pula setiap tahunnya melakukan kegiatan pengabdian dengan nama Formadiksi Untuk Negeri (FUN) dengan tujuan memberikan sumbangsih nyata kepada negeri ini atas kenikmatan berupa bantuan biaya pendidikan yang diterima, serta mewujudkan mahasiswa yang siap terjun pada masyarakat.

Dalam upaya mencetak sumberdaya manusia pengurus, Formadiksi UM memiliki Divisi Pengembangan Sumberdaya Manusia yang berkonsentrasi pada pengembangan sumber daya manusia pengurus Formadiksi UM. Tugas-tugas divisi PSDM antara lain adalah melakukan rekrutmen, manajemen mekanisme penilaian terhadap keaktifan pengurus dan meningkatkan kapasitas, kualitas kepemimpinan dan keorganisasian. Dalam hal keuangan, Formadiksi UM memiliki Divisi Dana dan Usaha, divisi ini bergerak dalam bidang pendanaan dan kewirausahaan Formadiksi UM. Kegiatan yang dilakukan divisi ini beberapa diantaranya adalah Formadiksi UM Store, Bidikmisi Berwirausaha, serta penghimpunan Donasi 1%. Dalam upaya meningkatkan citra Formadiksi UM dan publikasi kegiatan, pada tahun 2018 Formadiksi UM memiliki divisi baru yaitu Divisi Jurnalistik.

Partisipasi

Kedepan partisipasi menjadi sebuah hal peting yang perlu mendapat perhatian kita bersama. Dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 155/U/1998 Tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi, menyebutkan bahwa “Organisasi kemahasiswaan intra­perguruan tinggi adalah wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan dan peningkatan kecendikiaan serta integritas kepribadian untuk mencapai tujuan pendidikan tinggi”. Demi menjadikannya sebagai wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa, tentunya dibutuhkan peran aktif berupa partisipasi dari mahasiswa dalam menjalankan organisasi mahasiswa itu sendiri.

Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya keterlibatan jasmaniah semata. Partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan. Begitu pula dengan partisipasi mahasiswa terhadap organisasi mahasiswa. Tentunya keterlibatan mahasiswa disini sangat berguna untuk mencapai tujuan dari organisasi. Tingginya partisipasi mahasiswa baik langsung maupun tidak langsung membuat kerja organisasi mahaiswa menjadi lebih optimal.
Dalam aspek pengelolaan organisasi, jika dalam birokrasi kita mengenal istilah good governance, dalam dunia industri kita mengenal good corporate governance, dalam pengelolaan perguruan tinggi juga dikenal dengan good university governance.

Dalam menjalankan roda kepengurusan Formadiksi UM, kami juga menerapkan good student governance. Good student governance sendiri dapat diartikan sebagai perwujudan dari tata kelola pemerintahan yang dikhususkan bagi organisasi tingkat kemahasiswaan yang mana dijalankan oleh mahasiswa itu sendiri. Salah satu upaya perwujudan good student governance, dalam pengelolaan organisasi kami juga mengacu pada (standar) penilaian Ormawa Of The Year, seperti pengelolaan website dan administrasi persuratan, dan sebagainya. Hal tersebut dilakukan semata-mata adalah sebagai bentuk pembelajaran tentang profesionalitas, ajang simulasi yang baik bagi mahasiswa untuk mendapatkan bekal ketika benar-benar terlibat dan terjun ke masyarakat yang sesungguhnya.

Kemiskinan Bukan Halangan Untuk Berprestasi

FormadiksiUM sebagai wadah pengembangan mahasiswa Bidikmisi yang terdiri dari berbagai daerah dan latar belakang menjadikan kekuatan dari keberagaman. Formadiksi UM sebagai organisasi mahasiswa penerima bantuan biaya pendidikan Bidikmisi bukan hanya ada di Universitas Negeri Malang. Beberapa diantaranya seperti Kamadiksi UGM, Forum Bidikmisi UNJ, Kadiksri UNSRI, Lingkar Bidikmisi UPI, Formadiksi Polinema, Family of Mahadiksi UNY, Himadiksi Universitas Tadulako, dan masih banyak lagi. Organisasi-organisasi Bidikmsi tersebut diatas pada hakikatnya memiliki tujuan yang sama yakni bersama mengembangkan potensi diri dan terus berprestasi dan membuktikan bahwa kemiskinan bukan halangan untuk berprestasi.

Kami menyadari bahwa mahasiswa Bidikmisi adalah aset masa depan bangsa ini, atas dasar itulah gerak kami melangkah. Pengalaman menunjukan bahwa kreativitas dan prestasi mahasiswa Bidikimisi dalam segala kegiatan baik akademik maupun non-akademik. Oleh karena itu kami berkomitmen bersama untuk memajukan mahasiswa Bidikmisi UM yang lebih unggul. Kami yakin bahwa kita mampu mewujudkan mahasiswa Bidikmisi, aset masa depan bangsa yang siap membawa Indonesia menjadi lebih baik dalam meningkatkan kesejahteraan, harkat dan martabat bangsa dan negara Indonesia jika dilandasi semangat kesatuan dan persatuan dan juga kesadaran dari seluruh elemen negeri ini. Mari kita bergandeng tangan berpartisipasi dan berperan aktif dalam mengawal outcome, baik program Bidikmisi, organisasi Bidikmisi, dan atau mahasiswa Bidikmisi sebagai langkah awal dalam mewujudkan generasi emas Indonesia.

Akhir kata, saya ucapkan selamat memperingati hari ulang tahun Formadiksi UM ke 7. Semoga Formadiksi UM semakin maju, semakin sukses, dan semakin mendapat tempat di hati mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang sebagai organisasi yang dapat memberikan manfaat dan kemajuan bersama. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu meridhoi dan membimbing kita semua.

Ade Setyawan Pratama

Ketua Formadiksi UM

Artikel ini Telah Dimuat Dalam Majalah Impresif Edisi Perdana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *