Formasi 2020: Perbedaan sebagai Awal Kepedulian

Formasi 2020: Perbedaan sebagai Awal Kepedulian

Formadiksi UM News – Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) telah menyelenggarakan beberapa program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dari mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah UM. Tak hanya itu, acara yang diselenggarakan selalu menghadirkan inovasi baru di setiap tahunnya. Pada awal Desember mendatang, Formadiksi UM akan menyelenggarakan salah satu program kerjanya yang bernama Formadiksi UM Menjalin Kasih (Formasi). Formasi sendiri menjadi program kerja yang dinaungi oleh Divisi Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma).

Formasi merupakan program kerja dengan konsepan yang baru, di mana pada tahun 2018, program kerja ini bernama Bidikmisi Bersyukur dan pada tahun 2019, program kerja ini bernama Sarasehan Kebudiluhuran. Tahun ini, Formasi hadir di tengah masa pandemi Covid-19 sebagai sarana untuk berbagi kasih dan kepedulian. Bagaimana konsep acaranya? Yuk, simak liputan dari Reporter Formadiksi UM News pada Minggu (22/11/2020), berikut ini!

“Formadiksi UM Menjalin Kasih atau yang disingkat menjadi Formasi merupakan program kerja baru dari Divisi Advokesma. Kegiatan ini mengusung tema Membentuk Mahasiswa Penerima Bidikmisi dan Mahasiswa KIP Kuliah UM yang Berakhlak Mulia dengan Peduli Terhadap Sesama,” ucap Zidni Akbarorrizki selaku Ketua Pelaksana Formasi.

“Tema kegiatan diharapkan dapat menjadi serangkaian kata yang bermakna sekaligus sebagai aksi nyata untuk dapat meningkatkan karakter yang berakhlak serta mau menolong sesama umat manusia tanpa membedakan suku maupun agama,” tambah mahasiswa yang akrab disapa Zidni itu.

Selaras dengan visi ketiga dari Formadiksi UM yakni ”Meningkatkan kepribadian unggul dan budi pekerti luhur berlandaskan iman dan takwa”, Formasi hadir untuk menebar sejuta kebaikan dan kebermanfaatan bagi para mahasiswa penerima Bidikmisi UM angkatan 2017–2019 dan mahasiswa penerima KIP Kuliah UM angkatan 2020.

“Formasi ini dapat membuat mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah UM lebih menghargai perbedaan dalam keyakinan beragama dan meningkatkan ketakwaan terhadap kepercayaannya masing-masing,” ucap Zidni.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang pendidikan multikultural, meningkatkan budi pekerti luhur, dan mempererat tali persaudaraan antarmahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah UM,” tambah Alin Septiana selaku Koordinator Divisi Advokesma.

Meskipun Formasi mengusung konsepan kegiatan yang baru dan berbeda dari sebelumnya, namun kegiatan ini akan dikemas dengan optimal dan menarik.

“Kegiatan utama dari Formasi akan berbentuk talkshow, yang mana nantinya akan didatangkan beberapa narasumber dari latar belakang keyakinan agama yang berbeda. Para narasumber beserta peserta yang difasilitasi oleh moderator akan saling bertukar perspektif mengenai toleransi keberagaman keagamaan, khususnya terkait keberagaman agama yang ada di Indonesia. Sebelum pelaksanaan talkshow, peserta akan bergabung dalam satu grup di media sosial sehingga harapannya peserta dapat saling mengenal satu sama lain baik di dalam talkshow maupun di dalam grup. Selain itu, nantinya akan ada pula diskusi dan games seru yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Tidak lupa juga, nantinya akan ada reward menarik dalam rangkaian kegiatan Formasi ini. Jadi, jangan lupa daftar, ya!” papar Zidni.

Tak lupa juga Muhamad Fiqran Nurfan Pamungkas selaku Ketua Formadiksi UM Tahun 2020 menyampikan pesannya kepada mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah UM untuk berpartisipasi dalam Formasi.

“Untuk teman-teman Bidikmisi dan KIP Kuliah UM, yuk ikuti program kerja ini. Kita akan banyak melakukan sharing mengenai bagaimana caranya menerima perbedaan. Terlebih, pada diri kita yang terlalu sering meninggikan ego terhadap orang lain karena kita tidak dapat menerima perbedaan. Maka dari itu, Formasi hadir untuk teman-teman semua,” tutup Fiqran.

Jadi, apalagi yang kamu tunggu? Yuk, segera daftarkan dirimu!

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

Reporter: Moch. Choerul Anam

Editor: Wanda Luthfianita Sari

 

 

2 thoughts on “Formasi 2020: Perbedaan sebagai Awal Kepedulian”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *