Gagas Ide tentang Aplikasi MUPIN, Raih Juara 2 LKTI Nasional

Gagas Ide tentang Aplikasi MUPIN, Raih Juara 2 LKTI Nasional

Formadiksi UM News Apa yang terlintas di benak kita ketika mendengar kata ‘museum’? Mungkin sebagian orang langsung membayangkan sebuah bangunan tua berisi banyak diorama atau tiba-tiba merasa bosan ketika mengingat bahwa hanya ada benda-benda mati yang dipajang di dalam museum. Nah, MUPIN (Museum Pintar) hadir untuk memberikan kesan yang berbeda dari museum pada umumnya. MUPIN merupakan aplikasi museum online yang berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional 2020 bertema “Strategi Generasi Digital dalam Mewujudkan Indonesia Maju melalui Pengembangan Inovasi dan Karya Kreatif” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang (UM).

 

Siapakah sosok di balik hadirnya aplikasi tersebut? Pada Minggu (25/10/2020), Reporter Formadiksi UM News telah mewawancarai Fina Zakiyatun Nufus, Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris, angkatan 2018, Fakultas Sastra UM. Fina bersama timnya berhasil menggagas MUPIN dan meraih juara. Tim tersebut diketuai oleh Surrotul Hasanah, Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS, angkatan 2018, Fakultas Ilmu Sosial, dan beranggotakan Anita Widyawati Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan, angkatan 2018, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM serta Fina sendiri. Bagaimana kisah mereka ketika berjuang dalam lomba? Simak liputannya berikut ini!

 

Kerja Tim

 

Tim kami terbentuk sejak kami masih menjadi mahasiswa semester tiga. Kami dipertemukan dalam organisasi yang sama yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis (UKMP), di mana saat itu UKMP memiliki sebuah program pelatihan yang memang dikhususkan untuk mengikuti perlombaan dan kebetulan kami dikelompokkan bertiga. Waktu itu, lomba pertama kami di Jember. Alhamdullilah, timnya bisa bertahan sampai sekarang saat kami sudah berada di semester lima dan sudah beberapa kali berjuang bersama dalam berbagai perlombaan, termasuk pada lomba kali ini.

 

Hadirnya MUPIN

 

MUPIN merupakan aplikasi museum online yang diharapkan bisa menjadi media pembelajaran sejarah sehingga sejarah tersebut tidak membosankan seperti anggapan umum yang beredar. MUPIN memiliki beberapa fitur unggulan, misalnya terdapat dua pilihan bahasa (Indonesia dan Inggris), guide berbasis Artificial Intelligence (AI), dan tampilan museum dalam tiga dimensi. Namun, tidak dipungkiri bahwa kami sempat menemui kesulitan dalam pengembangan aplikasinya karena sebenarnya tidak ada satupun dari kami (tim) yang mengetahui cara untuk mengembangkan sebuah aplikasi. Kami pun mengatasi hal tersebut dengan berkonsultasi dan meminta bantuan teman yang lebih ahli ketika ingin membuat desain tampilan dan prototype.

 

Berhasil Memikat Dewan Juri

 

Salah satu yang membuat juri tertarik pada MUPIN adalah urgensi keberadaan aplikasi ini sebagai media belajar di era pandemi. Sebab, lewat aplikasi ini pengguna tidak perlu datang langsung ke museum. Cukup dari rumah saja, pengunjung aplikasi sudah bisa mendapatkan pengalaman yang seolah berada di dalam museum sungguhan, lengkap beserta dengan guide-nya. Sebenarnya, jika kita lihat kembali di Google Play Store, aplikasi serupa sudah ada, bahkan cukup banyak. Akan tetapi, memang belum ada aplikasi yang menggunakan fitur AI seperti pada MUPIN ini. Pada akhirnya, karya tulis ilmiah kami dengan judul “MUPIN (Museum Pintar): Aplikasi Museum Online sebagai Inovasi Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Android untuk Menunjang Pendidikan di Era Digital” berhasil meraih juara 2 dengan perolehan nilai akhir sebanyak 72 poin.

 

Motivasi dan Dukungan

 

Secara pribadi, motivasi saya dalam mengikuti perlombaan berasal dari orang tua. Mereka menjadi motivasi utama bagi saya. Selain itu, motivasi dari teman-teman satu tim juga sangat luar biasa. Kami berulang kali mengalami kegagalan tetapi mereka selalu mendorong saya untuk yakin bahwa Allah sedang menyiapkan sesuatu yang lebih baik, dan karenanya kami tidak boleh menyerah serta harus terus berjuang. Akhirnya, kami pun dapat membuktikan hal itu bersama-sama. Prestasi yang telah kami raih juga pastinya membuat kami sangat bahagia. Di satu sisi sangat bersyukur, tetapi di sisi lain kami merasa telah menerima amanat yang besar, amanat untuk benar-benar bisa merealisasikan produk (aplikasi) kami hingga nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

 

Pesan untuk Mahasiswa Penerima Bidikmisi UM

 

Setiap orang diciptakan dengan kemampuan yang unik. Cari dan temukan keunikan itu dalam diri teman-teman. Jangan takut mencoba dan jangan takut gagal. Ingat, tambahkan doa sebagai kuncinya.

 

Bidikmisi! Berprestasi tiada henti!

 

Reporter: Syani Yemima Syahrul

Editor: Chantika Putri Ana

 

 

2 thoughts on “Gagas Ide tentang Aplikasi MUPIN, Raih Juara 2 LKTI Nasional”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *