Intip Tips Menulis Abstrak dan Esai, Daftar LKTIEN 2021 Sekarang!

Formadiksi UM News – Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) telah membuka Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Esai Mahasiswa Penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah Tingkat Nasional (LKTIEN) Tahun 2021, lo! Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah untuk menyalurkan ide dan inovasinya yang diimplementasikan dalam suatu karya kepenulisan, khususnya karya tulis ilmiah dan esai.

Bagi pemula, mungkin menulis karya tulis ilmiah dan esai bukan sesuatu yang mudah. Ada kalanya kita menjumpai kendala seperti kesulitan mencari ide, kebingungan memulai karya tulis, atau kendala lainnya. Oleh karena itu, Reporter Formadiksi UM News mewawancarai salah satu pemenang kategori karya tulis ilmiah LKTIEN tahun 2020, Rohman Hikmat, Mahasiswa Universitas Padjadjaran dan Juara 1 Kategori Esai LKTIEN tahun 2020, Cecilia Fauziah Mahasiswa Universitas Brawijaya untuk mengulik cara mudah atau tips dalam membuat abstrak dan esai.

Pengalaman Rohman dalam bidang karya tulis ilmiah sudah tidak diragukan lagi. Selain memenangkan LKTIEN tahun 2020 lalu, ia juga memenangkan beberapa perlombaan, yakni Juara 1 LKTI ASF UNAND tahun 2020, Juara 1 LKTI SCI-JNC NSCN UNEJ tahun 2020, Juara 1 LKTI SCAP UNISBA tahun 2020, dan masih banyak lagi. Rohman mengatakan bahwa baiknya dalam menulis abstrak harus dikemas sedemikian rupa, agar bisa mewakili karya tulis ilmiah. Abstrak merupakan wajah awal dari sebuah karya tulis ilmiah, maka kita harus menulis abstrak dengan singkat dan tegas.

“(Yang) pasti di awal itu dijelaskan latar belakang dulu secara singkat, lalu lanjut ke tujuan karya tulisnya. Setelah itu dijelaskan juga kemungkinan potensi dan gagasan. Barulah ditarik kesimpulan dan saran,” ujar Rohman.

Dalam mengerjakan karya tulis ilmiah maupun esai kita tidak bisa langsung menuliskan ide kita secara mentah. Namun, harus menganalisis masalah sesuai tema. Menurut Rohman, sebelum menulis sebuah karya tulis kita perlu meninjau terlebih dahulu tema yang ada, kemudian menentukan ide apa yang bisa diimplementasikan pada tema yang telah ditentukan. Begitu pun dengan Cecilia, ia juga sependapat dengan Rohman.

“Kalau aku biasanya observasi permasalahan di sekitar, apa yang sesuai dengan tema atau subtema pada lomba yang kita ikuti. Barulah kita kembangkan ide kita sambil membaca-baca referensi sebagai inspirasi sekaligus pendukung pengembangan ide,” jelas Cecilia.

Cecilia yang sudah terjun di dunia kepenulisan sejak Sekolah Menengah Atas (SMA) serta mempunyai banyak pengalaman dan prestasi dalam dunia kepenulisan ilmiah juga membagikan tips dalam menulis esai ilmiah.

  1. Menentukan tema, ini merupakan awal dari berangkatnya rumusan masalah dan ide.

“Seperti yang aku bilang tadi, kita observasi permasalahan dulu. Lalu kita tentukan idenya. Ide dalam kepenulisan itu utamakan yang applicable, karena value tertinggi dari sebuah gagasan adalah ketika bisa terimplementasikan dengan baik,” ujar Cecilia.

  1. Eksekusi struktur esai.

Secara umum, struktur kepenulisan adalah pendahuluan, isi, dan kesimpulan.

“Ini nih, kita harus sering-sering membaca karya ilmiah lainnya untuk memperbanyak diksi kita dalam kepenulisan sekaligus terbiasa menyambungkan gagasan kita dari satu paragraf ke paragraf lainnya,” terang Cecilia.

  1. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

“Usahakan dalam karya kita, bahasa yang digunakan mudah dipahami sehingga urgensi dari permasalahan serta gagasan yang diangkat bisa dipahami pembaca,” ujar Cecilia.

  1. Evaluasi karya tulis.

“Terakhir, jangan lupa evaluasi karya. Kalau dari aku biasanya membaca berkali-kali esai yang telah dibuat sambil menyamakan dengan kriteria penilaian atau bisa juga melalui evaluasi mentor/dosen pembimbing,” tutur Cecilia.

Tak hanya membagikan tips dan trik menulis abstrak dan esai, Rohman dan Cecilia juga memberikan pandangan beserta harapannya di LKTIEN 2021 ini.

“Menurut aku pribadi, LKTIEN 2021 bagus banget untuk dilanjutkan, apalagi tema yang sejalan dengan kondisi Indonesia saat ini. Harapannya untuk LKTIEN 2021 bisa berjalan dengan sukses dan pesertanya banyak serta antusias. Untuk peserta sendiri tetap semangat! Jadikan ini sebagai sebuah ajang pembelajaran dan kompetisi yang sehat. Tetap semangat dan percaya bahwa setiap orang ada rezekinya masing-masing,” ujar Rohman.

“Kita sebagai generasi muda terlebih sebagai mahasiswa sangat penting mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, menuangkan segala inovasi kita sebagai sumbangsih generasi muda dalam menyelesaikan permasalahan di sekitar. Karena itu, sangat penting adanya suatu event yang bertujuan sebagai wadah inovasi bagi generasi muda saat ini, salah satunya melalui LKTIEN 2021. Semoga melalui event LKTIEN 2021 ini, kita generasi muda bisa terus mengasah daya pikir kita dalam menanggapi sekaligus menyelesaikan berbagai permasalahan di sekitar, menuangkan segala kreativitas, dan menebarkan kebermanfaatan melalui karya yang kita hasilkan. Self-development yang kita dapat selama aktif mengikuti berbagai kompetisi ilmiah itu merupakan bekal kita di dunia luar kampus. Semangat untuk kakak-kakak Panitia LKTIEN 2021!” tutup Cecilia.

Bagaimana? Dari pemaparan Rohman dan Cecilia, teman-teman pasti mendapat ilmu baru dalam menulis abstrak karya tulis ilmiah dan esai, bukan? Jadi, tunggu apa lagi? Segera siapkan ide dan daftarkan karya teman-teman di LKTIEN Tahun 2021! Semoga bermanfaat.

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

KIP Kuliah! Generasi Muda Semangat Berprestasi!

Reporter          : Rhisqi Bagus

Editor              : Chaula Intan Charir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *