Kesempatan Emas Juarai Lomba Cipta OPCN Tahun 2020

Formadiksi UM News – Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen Mahasiswa Penerima Bidikmisi Nasional Tahun 2020 merupakan kegiatan yang diadakan oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) yang telah usai dilaksanakan dan telah mengumumkan para juara pada 4 September 2020 lalu. Lomba ini diselenggarakan secara daring dan para peserta merupakan mahasiswa penerima Bidikmisi se-Indonesia angkatan 2016−2019.

Antusiasme teman-teman penerima Bidikmisi se-Indonesia cukup baik dengan akumulasi karya yang terkumpul yakni sebanyak 113 karya dengan klasifikasi 25 karya kategori opini, 51 karya kategori puisi, dan 37 karya kategori cerpen. Berikut daftar nama-nama juara Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen Mahasiswa Penerima Bidikmisi Nasional Tahun 2020.

Kategori Opini

Juara I             : Ade Ayu Putri Anas dari Universitas Indonesia

Juara II            : Supri Alvin dari Universitas Sumatera Utara

Juara III          : Farras Pradana dari Universitas Negeri Yogyakarta

 

Kategori Puisi

Juara I             : Muhammad Arinal Haq dari Universitas Gadjah Mada

Juara II            : Adi Sujana dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Juara III          : Alif Nur Khayati dari IAIN Surakarta

 

Kategori Cerpen

Juara I             : Nida Khoirunisa dari Universitas Negeri Malang

Juara II            : Ngainul Fadilah dari Universitas Brawijaya

Juara III          : Indah Amelia dari Universitas Negeri Malang

 

Pada Jumat (4/9/2020), Reporter Formadiksi UM News berhasil mewawancarai Dewan Juri dalam lomba ini yakni Dr. Karkono, S.S., M.A. dan Bapak Helmi Wicaksono, S.Pd., M.Pd. Berikut hasil wawancara dengan beliau mengenai Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen Mahasiswa Penerima Bidikmisi Nasional Tahun 2020.

“Kalau saya lihat, persebaran lomba ini cukup luas. Ada perwakilan mahasiswa dari berbagai daerah di  Indonesia sehingga perlombaan ini dapat terbilang merata diikuti oleh mahasiswa penerima Bidikmisi di Indonesia. Misalnya, mahasiswa penerima Bidikmisi asal Sumatera, Jakarta, Bandung, dan masih banyak lagi,” jelas Bapak Karkono.

Kemudian Bapak Karkono berpesan bahwa persoalan menang atau kalah bukanlah yang utama, tetapi ketika kita sudah menulis lalu mulai mengirimkan tulisan kita ke perlombaan, itu sudah bagus karena sudah ada keberanian untuk unjuk diri.

“Pesan saya untuk peserta, para peserta sudah bagus, karena mau mengikuti perlombaan. Itu menandakan bahwa kalian mau melangkah ke arah yang lebih baik untuk mencoba tantangan yang baru. Persoalan menang atau kalah bukanlah yang utama, tetapi ketika kita sudah menulis lalu mulai mengirimkannya ke perlombaan itu sudah bagus karena sudah ada keberanian untuk unjuk diri. Untuk mencapai angka 10 tentu harus dimulai dengan angka 1, ketika kalian semua sudah berani untuk mengikuti lomba, tentu itu sudah bagus. Segala sesuatu itu harus diambil hikmahnya. Terus semangat karena sudah berkarya apalagi mengikuti perlombaan. Itu menandakan bahwa kita sudah melangkah lebih maju dan memiliki keberanian,” pesan Bapak Karkono untuk peserta.

Bapak Helmi pun berpendapat serupa dan memberi pesan terkait karya yang telah dibuat oleh para peserta.

“Banyak karya peserta yang sudah bagus tetapi kurang memunculkan karakter. Hal sederhana yang bisa memunculkan karakter di dalam karya adalah dengan membaca karya yang menjadi kiblat karakter si penulis. Tetap kenali karakter diri dalam karya-karya yang diciptakan,” pesan Bapak Helmi.

Amanatul Haqqil Ibad selaku Wakil Ketua Formadiksi UM juga menyampaikan harapannya terkait diselenggarakannya Lomba Cipta OPCN tahun 2020 ini. Tidak hanya untuk peserta melainkan juga untuk Pengurus Formadiksi UM.

“Semoga OPCN ini menjadi suatu wadah yang multifungsi. Wadah bagi mahasiswa penerima Bidikmisi untuk menyalurkan minat maupun bakatnya sekaligus wadah bagi Pengurus Formadiksi UM selaku panitia untuk memupuk pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan nasional dengan versi yang sedemikian rupa,” ujar Amana.

Amana juga menyampaikan pesan untuk para juara dan juga peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam perlombaan ini.

“Pesan untuk para peserta yang telah mendapatkan juara, selamat dan semangat! Ini bisa jadi langkah ke sekian kalinya bagi para jawara dalam menjuarai kompetisi yang serupa dan bisa juga merupakan langkah awal untuk berprestasi ke depannya. Bagaimanapun riwayat prestasinya yang terpenting adalah tetap semangat untuk terus berkarya, terlebih untuk menebar kebermanfaatan,” pesan Amana.

“Untuk seluruh peserta, kami juga mengucapkan selamat! Sebab menyelesaikan suatu karya sudah merupakan suatu prestasi. Sebab karya yang baik adalah karya yang selesai. Tetap semangat untuk terus menghasilkan karya-karya lainnya. Yakinlah bahwa semua karya memiliki cerita dan maknanya masing-masing. Tetap semangat dan sampai jumpa di kompetisi-kompetisi lainnya!” ujar Amana.

Kami tunggu teman-teman Bidikmisi pada kegiatan Formadiksi UM lainnya.

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

 

Reporter          : Anggi Icha Larasati dan Ayu Warestu

Editor              : Widya Dewi Siti Fatimah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *