Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen Kini Diselenggarakan Tingkat Nasional

Formadiksi UM News – Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen (OPC) Mahasiswa Penerima Bidikmisi Universitas Negeri Malang Tahun 2020 yang telah diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) pada 6 April–18 Juni 2020, kini diselenggarakan kembali di tingkat yang berbeda. Jika lomba sebelumnya diperuntukkan bagi mahasiswa penerima Bidikmisi UM, Lomba Cipta OPC kali ini diperuntukkan bagi mahasiswa penerima Bidikmisi di seluruh Indonesia. Kini lomba tersebut diberi nama Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Reporter Formadiksi UM News dari Amanatul Haqqil Ibad selaku Wakil Ketua Formadiksi UM dan Ayu Anggraeni Wulansari selaku Ketua Pelaksana Lomba Cipta OPC Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020 melalui wawancara pada Sabtu (27/6/2020), kegiatan tingkat nasional ini diadakan atas dasar amanat dan instruksi langsung dari Bapak Mu’arifin selaku Wakil Rektor III UM. Oleh karena itu, Reporter Formadiksi UM News juga mewawancarai Bapak Mu’arifin pada Kamis (2/7/2020).

Menurut Bapak Mu’arifin, ada beberapa alasan Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen perlu dinaikkan tingkatnya, yakni dari tingkat universitas menjadi tingkat nasional. Hal ini dimaksudkan untuk lebih mengenalkan UM sebagai kampus yang aktif mengadakan lomba tingkat nasional. Keikutsertaan peserta lomba, yakni mahasiswa penerima Bidikmisi di Indonesia dalam lomba tingkat nasional seperti yang akan diselenggarakan oleh UM ini juga dapat menjadi media bagi peserta tersebut untuk mendapatkan poin yang sangat penting dalam pemeringkatan Perguruan Tinggi masing-masing. Di samping itu, hakikatnya seorang mahasiswa merupakan generasi muda yang memiliki banyak ide dan energi, sehingga ide dan energi tersebut perlu disalurkan melalui event-event yang konstruktif, salah satunya adalah kegiatan yang akan diselenggarakan oleh Formadiksi UM ini. Terlebih di masa pandemi ini banyak kreativitas yang tidak tersalurkan karena tuntutan stay at home.

“Dalam suasana Covid (Corona Virus Disease) ini kan banyak orang (mahasiswa) yang energinya tidak tersalurkan karena dia stay at home. Oleh karena itu, dia harus diberi wadah/media untuk mengekspresikan energi yang ia miliki. Ini juga yang menjadi latar belakang kenapa harus mengadakan lomba tingkat nasional,” jelas Wakil Rektor III UM tersebut.

Menanggapi amanat tersebut, Amanatul Haqqil Ibad mewakili Pengurus Inti Formadiksi UM juga menyampaikan bahwa amanat tersebut menjadi satu pertimbangan besar untuk merealisasikan Lomba Cipta OPC menjadi tingkat nasional. Amanat harus dilaksanakan sebaik-baiknya dengan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin, walaupun dengan tenggat waktu yang singkat dan kondisi di tengah pandemi.

“Alasan tersebut juga didukung oleh perbaikan-perbaikan yang dapat diterapkan pada Lomba Cipta OPC Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional kali ini. Salah satunya adalah dengan melihat kekurangan dari Lomba Cipta OPC tingkat universitas untuk langsung dieksekusi solusinya di tahun ini juga,” tambah Wakil Ketua Formadiksi UM yang biasa disapa Amana itu.

Bapak Mu’arifin berharap topik yang diangkat dalam berbagai event yang diselenggarakan bersifat dinamis, progresif, dan kontekstual.

“Kalau mengenai topik, mahasiswa harus peka dan kritis terhadap lingkungannya. Kira-kira apa yang sedang terjadi di sekitarnya, isu-isu terkini apa yang nampaknya penting untuk diangkat, masalah-masalah apa yang penting dan mendesak untuk segera diangkat,” ungkap Bapak Mu’arifin.

Selaras dengan harapan Wakil Rektor III UM tersebut, kegiatan Lomba Cipta OPC Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Formadiksi UM ini mengusung tema umum yaitu “Produktif Berkarya dan Berinovasi untuk Era New Normal dalam Ekspresi Pena Mahasiswa Penerima Bidikmisi”. Sedangkan tema kategori lomba opini adalah “Asah Literasi Mahasiswa Penerima Bidikmisi dalam Menyikapi Era New Normal dari Berbagai Aspek Kehidupan”, tema kategori lomba puisi adalah “Mimpi Tersirat Mahasiswa Penerima Bidikmisi dalam Bait Suara untuk Berani Bersikap di Era New Normal”, dan tema kategori lomba cerpen adalah “Secercah Asa pada Goresan Pena Mahasiswa Penerima Bidikmisi sebagai Inspirasi dalam Mewujudkan Impian di Era New Normal”. Secara keseluruhan, pemilihan berbagai tema tersebut juga dilatarbelakangi oleh harapan bahwa mahasiswa penerima Bidikmisi di Indonesia dapat berkarya di era New Normal. Selain itu, tema yang berkaitan dengan New Normal merupakan topik yang menarik karena New Normal adalah topik yang cukup up to date sampai saat ini.

“Tema-tema tersebut terinspirasi dari kondisi yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini, khususnya di Indonesia yang berada di tengah pandemi Covid-19 serta bersiap untuk memasuki kehidupan era New Normal. Jadi, dapat dipastikan bahwa mahasiswa penerima Bidikmisi saat ini sedang gencar-gencarnya membahas topik tersebut,” kata Ayu Anggraeni Wulansari.

Wakil Rektor III UM juga berharap Formadiksi UM dapat mengadakan lomba-lomba yang tetap dinamis, kontekstual, futuristik, dan lebih bervariasi lagi, sehingga semua potensi mahasiswa dapat terwadahi.

“Prinsipnya lomba itu yang variatif, yang mampu menampung potensi kemampuan mahasiswa di bidang tulisan dan lisan, atau di bidang berkreasi yang dituangkan dalam bentuk audio visual,” jelas Wakil Rektor III UM.

Tak hanya menyampaikan harapan terhadap Formadiksi UM, Wakil Rektor III UM juga berpesan pada mahasiswa penerima Bidikmisi UM untuk selalu aktif dalam berbagai event, baik yang diselenggarakan oleh UM sendiri maupun Perguruan Tinggi lain.

“Mahasiswa penerima Bidikmisi UM harus aktif, artinya berpartisipasi baik sebagai penyelenggara maupun sebagai peserta, kemudian juga aktif sebagai peserta di event-event yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi lain,” pesan Bapak Mu’arifin.

Lomba Cipta OPC Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020 ini tentu menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa penerima Bidikmisi UM dan Perguruan Tinggi lain di Indonesia. Terlebih bagi Pengurus Formadiksi UM, kegiatan ini menjadi media belajar sekaligus sebuah amanat yang besar. Alih-alih menganggap amanat tersebut sebagai beban, baik Wakil Ketua Formadiksi UM maupun Ketua Pelaksana Lomba Cipta OPC Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020 justru mengaku bersyukur dan bersemangat. Adanya kegiatan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi mahasiswa penerima Bidikmisi di Indonesia untuk tetap berkarya dan berprestasi di tengah pandemi Covid-19 ini, khususnya dalam bidang kepenulisan. Mereka juga berharap adanya kegiatan ini mampu menjadi proses belajar bagi Pengurus Formadiksi UM agar program-program kerja yang akan datang dapat diselesaikan dengan jauh lebih baik lagi.

Reporter          : Nisfi Febrianti

Editor              : Andi Ghalib Rahmat Jati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *