Lomba KTI dan Esai di Tengah Pandemi? Bukan Masalah

Formadiksi UM News – Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Esai Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang dinaungi oleh Divisi Keilmuan dan Pengabdian (KP). Kegiatan ini diperuntukkan bagi mahasiswa penerima Bidikmisi di seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia.  Lomba yang mengusung tema, “Optimalisasi Peran Mahasiswa Penerima Bidikmisi Dalam Mewujudkan Indonesia Gemilang Melalui Revitalisasi Potensi Lokal” ini telah membuka pendaftaran pada 15 Mei 2020 lalu. Rencananya puncak acara akan diadakan pada Agustus nanti.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh Reporter Formadiksi UM News  pada Rabu (13/05/2020), Nisfi Febrianti selaku Ketua Pelaksana Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Esai Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020, menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih dengan maksud mendorong mahasiswa penerima Bidikmisi untuk mengoptimalkan perannya dalam revitalisasi potensi lokal di Indonesia dengan gagasan inovatifnya melalui Karya Tulis Ilmiah dan argumen kritis mengenai permasalahan yang sesuai dengan tema melalui esai.

“Revitalisasi yang dimaksud di sini adalah pemberdayaan potensi lokal baik dari segi pemanfaatan,  eksplorasi, pengolahan, dan pembaruan fungsinya yang mana selama ini sudah dilakukan tetapi  perlu lebih dioptimalkan,” ujarnya.

Kegiatan ini menarik untuk diikuti karena menjadi sebuah kesempatan bagi mahasiswa penerima Bidikmisi di seluruh Indonesia untuk memajukan Indonesia melalui karyanya sekaligus bersilaturahmi dengan mahasiswa penerima Bidikmisi lain dari berbagai daerah.

“Ketika puncak kegiatan ini dilaksanakan, mahasiswa yang terlibat tentu bisa menjalin silaturahmi dengan mahasiswa lainnya, bertukar cerita mengenai pengalamannya, dan bertukar pikiran, sehingga rasa persaudaraan akan terbangun melalui kegiatan ini. Menurut saya, rangkaian acara finalnya akan sangat menarik karena selain presentasi nantinya  akan ada pameran prototype dari finalis serta seminar beasiswa yang tentu sangat bermanfaat untuk mahasiswa, terutama mahasiswa penerima Bidikmisi. Rencananya juga akan diadakan trip untuk finalis. Pastinya akan seru,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Fiqran Nurfan Pamungkas selaku Ketua Formadiksi UM tahun 2020 menyampaikan bahwa terdapat perbedaan pada lomba tahun ini dengan lomba tahun lalu. “Baru tahun ini Lomba Esai dijadikan satu dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI),” jelas Fiqran.

Lomba Esai sendiri hanya dilakukan melalui satu tahap seleksi yaitu secara online dan tidak ada tahap presentasi.

“Lomba (KTI) tahun ini semakin menarik karena ada pameran prototype dari para finalis,” lanjutnya.

Ia berharap, karya yang menjadi juara pada Lomba KTI bisa diimplementasikan.

Terkait situasi yang saat ini sedang tidak stabil karena adanya pandemi Corona Virus Disease 2019  (Covid-19),  Nisfi Febrianti berpesan kepada seluruh peserta untuk tetap berkarya bagaimanapun keadaannya.

“Karena beberapa tahap dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah berbasis online yaitu pengiriman abstrak dan full paper, maka risiko akibat adanya pandemi ini bisa diminimalisasi,” ujar Nisfi.

“Apabila ketika mendekati hari final nanti keadaan masih tidak memungkinkan, tentu penyelenggara telah memikirkan rencana cadangan untuk mengantisipasi hal tersebut, sehingga seluruh rangkaian lomba bisa terlaksana dengan baik dan sebisa mungkin menghindari hal yang berisiko buruk. Jadi, teman-teman tidak perlu khawatir mengenai hal itu. Kita berdoa saja semoga keadaannya lekas membaik,” harapnya.

Selaras dengan apa yang disampaikan Nisfi, Fiqran juga berpesan,

“Berkarya bisa dari mana saja dan kapan saja. Pandemi bukan penghalang, sebab saat ini berkarya ilmiah tidak harus melalui praktik langsung. Namun, bisa juga dari sumber literatur sekunder seperti jurnal terbaru atau penelitian-penelitian sebelumnya yang perlu disempurnakan kembali,” ungkapnya.

“Jika pandemi belum mereda hingga akhir tahun, kemungkinan final juga akan dilaksanakan secara online demi menaati protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Sedangkan semua tahapan Lomba Esai sendiri akan dilangsungkan secara online, sehingga adanya pandemi tidak menjadi penghalang bagi teman-teman yang ingin mengikuti lomba ini. Justru lomba ini dapat membantu teman-teman untuk mengisi waktu luang  selama masa pemberlakuan social distancing.

Berdasarkan uraian di atas, teman-teman dapat menyimpulkan bahwa Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Esai Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020 tentu akan sangat menarik. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kirimkan karya terbaik teman-teman!

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

Reporter          : Maslakhatu Nurul Ummah

Editor              : Widya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *