Lomba OPC Tingkat Nasional: Raih Kesempatan Berprestasi Mahasiswa Penerima Bidikmisi

Formadiksi UM News — Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) mengadakan Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional (OPCN). Kegiatan ini merupakan lomba yang dilaksanakan untuk mengasah kemampuan mahasiswa penerima Bidikmisi di seluruh Indonesia di bidang kepenulisan. Pendaftaran lomba ini telah dibuka sejak 29 Juni 2020 dan akan ditutup pada tanggal 14 Agustus 2020.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh Reporter Formadiksi UM News pada Senin (13/7/2020), Nurmala Arfany Arista selaku mahasiswa penerima Bidikmisi UM, pemenang juara 1 lomba cerpen pada Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen (OPC) Mahasiswa Penerima Bidikmisi UM Tahun 2020 yang diumumkan pada 15 Juni lalu, menyampaikan bahwa dalam mencari ide kita bisa memperolehnya dari mana saja.

“Mencari ide itu bisa dari mana saja kok. Khususnya untuk cerpen sendiri, melamun saja bisa mendapat ide. Apalagi sekarang sudah ada internet, informasi apapun ada di sana dan kita bisa ambil inspirasi dari sana. Justru dengan adanya Coronavirus disease that was discovered in 2019 (Covid-19) ini, banyak kejadian dan fenomena baru yang bisa kita jadikan sebuah ide. Kita juga lebih banyak waktu untuk di rumah bukan? Nah, daripada bengong, stres, sedih, galau, bosan, atau rebahan saja, lebih baik waktunya dipakai untuk aktivitas produktif misalnya membuat cerpen. Mencari ide itu mudah kok, yang sedikit sulit itu bagian melawan malas dan eksekusinya,” ujarnya.

Lomba OPCN ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa penerima Bidikmisi di seluruh Indonesia karena kondisi di Era New Normal ini.

“Tantangan yang paling berat menurut saya yaitu menentukan dan menyampaikan amanat melalui sebuah cerpen. Jadi, cerpen itu bukan semata-mata untuk bercerita saja, tetapi di dalamnya harus ada pesan yang disampaikan kepada pembaca. Menurut saya, salah satu tujuan utama sastra yaitu menyampaikan petuah, kemudian cara mengemas ceritanya harus dikoreksi berulang-ulang supaya pesannya tersampaikan kepada pembaca. Olah bahasa juga perlu agar memiliki nilai estetik dalam ceritanya,” ungkap Nurmala.

Pada Senin (13/7/2020), Reporter Formadiksi UM News juga berhasil mewawancarai Putri Shavira selaku mahasiswa penerima Bidikmisi UM, pemenang juara 1 lomba puisi pada Lomba Cipta OPC Mahasiswa Penerima Bidikmisi UM Tahun 2020, menyampaikan bahwa ada tantangan tersendiri dalam membuat karya puisi.

“Menurut saya tantangan dalam membuat puisi terletak pada pemilihan diksi yang tepat dan rasa percaya diri terhadap karya kita karena terkadang setelah membuat puisi adakalanya penulis merasa ada yang kurang dalam puisi tersebut sehingga puisi tertahan, tidak dipublikasikan atau masih harus dilengkapi,” ungkapnya.

Membuat puisi juga tidak semudah yang kita bayangkan, Putri berpesan untuk tetaplah percaya diri terhadap karya kita masing-masing.

“Pertama, tulis. Tulis semua yang ingin diungkapkan. Berani mencoba, percaya diri terhadap karya kita. Berdoa dan selalu apresiasi hasil karya kita sendiri,” pesannya.

Ia juga membagikan motivasinya kepada teman-teman penerima Bidikmisi agar dapat lebih menginspirasi untuk terus berkarya di Era New Normal ini.

“Apresiasi dari orang lain terhadap karya yang kita buat dapat meningkatkan kebiasaan menulis dan bermanfaat (berkah) untuk kita sendiri serta orang lain yang membacanya, itulah motivasi saya,” lanjutnya.

Pada Senin (13/7/2020), Reporter Formadiksi UM News juga berhasil mewawancarai M. Mahfudz Anwar selaku mahasiswa penerima Bidikmisi UM, pemenang juara 1 lomba opini pada Lomba Cipta OPC Mahasiswa Penerima Bidikmisi UM Tahun 2020, menyampaikan pesan agar tetap semangat dalam berkarya.

“Tetap semangat dalam berkarya dan bermanfaat bagi orang lain. Tetap semangat dalam berkarya, yakin usaha tidak akan mengkhianati hasil,” ujarnya.

Lomba opini juga menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa penerima Bidikmisi di seluruh Indonesia.

“Tantangan terberat berasal dari kita sendiri biasanya saat ingin mengerjakan opini yaitu adanya rasa malas di saat ingin mengerjakan,” jelasnya.

Berdasarkan uraian di atas, tentu teman-teman bisa mengetahui apa saja istimewanya berkarya di Era New Normal. Jangan buang kesempatan emas ini! Ayo! Tunggu apa lagi? Segera kirimkan karya teman-teman untuk berpartisipasi di Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen Mahasiswa Penerima Bidikmisi  Tingkat Nasional Tahun 2020.

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

 

Reporter          : Widya Dewi Siti Fatimah

Editor              : Anggi Icha Larasati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *