Mahasiswa Bidikmisi UM, Sabet Juara Mawapres Universitas

Malang- Rabu (21/3) lalu, telah dilaksanakan Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Malang (Pilmapres UM) 2018 yang bertempatkan di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang. Dua puluh tujuh mahasiswa terbaik yang telah melewati rangkaian seleksi mulai dari tingkat fakultas hingga universitas, tampil pada malam penganugerahan tersebut. Pada malam itu diumumkan juara Mawapres terbaik pertama, kedua, dan ketiga dari tiap-tiap fakultas.

Para peraih juara pertama tersebut, kemudian mempresentasikan hasil Karya Tulis Ilmiah masing-masing dalam durasi waktu 2 menit. Perlu diketahui bahwa dalam ajang ini, Karya Tulis Ilmiah merupakan salah satu syarat keikutsertaan sekaligus menjadi poin penilaian penting bagi masing-masing peserta untuk dapat lolos ke tahap-tahap selanjutnya.

Setelah dilaksanakan presentasi dari sebelas Mawapres yang terdiri dari 8 mahasiswa S1 dan 3 mahasiswa Diploma tersebut, diumumkan 6 peserta dengan poin tertinggi untuk menuju babak QnA about SDGs. Keenam peserta diminta untuk mengambil nomor case yang telah disediakan oleh panitia. Tiap-tiap nomor case berisi pertanyaan yang berbeda antar satu peserta dengan peserta lainnya. Adapun pertanyaan yang diajukan berisi pengetahuan dan permasalahan umum, sehingga keenam besar Mawapres harus memiliki pemikiran yang luas untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan baik. Selain menguji pengetahuan umum dan kekritisan pemikiran masing-masing peserta, pada sesi ini dapat dinilai pula seberapa jauh skill berbahasa Inggris para peserta. Sebab, setiap pertanyaan dan jawaban yang diajukan menggunakan Bahasa Inggris.

Dari seluruh rangkaian seleksi yang ada, diperoleh beberapa predikat kejuaraan dalam Mawapres pada tingkat universitas. Dalam hal ini, Mahasiswa Bidikmisi UM kembali mengharumkan nama baiknya. Predikat terbaik ketiga hingga utama program S1 tingkat universitas diperoleh penuh Mahasiswa Bidikmisi UM atas nama Indra Febrianto (Mawapres I FE dan Mawapres I UM), Feri Kurniawan (Mawapres I FT dan Mawapres II UM), serta Fitrah Izul Falaq (Mawapres I FIP dan Mawapres III UM). Selain dari ketiga peraih juara Mawapres tingkat universitas tersebut, adapula Mahasiswa Bidikmisi UM yang meraih predikat pada tingkat fakultas, antara lain: Anton Agus Setiawan (Mawapres II FIP), Faris Rosul Arifin (Mawapres I FIS), Lilya Windi Pramesti (Mawapres III FIS), Rizal Fanany (Mawapres II FMIPA), Sendy Hanggrawan (Mawapres III FT), dan Asa’a Nur Fadhilah (Mawapres III FE).

Telah banyak seleksi yang dilalui oleh seluruh peserta Mawapres UM 2018. Maka, tiap-tiap yang telah lolos dan berhasil meraih predikat-predikat, jelas merupakan bibit unggul dari Universitas Negeri Malang. Tidak sedikit pengorbanan waktu dan perjuangan yang mereka lakukan untuk menjadi seorang Mawapres UM.

“Beberapa bulan yang lalu, om saya sakit dan harus dirawat di rumah sakit, sehingga saya harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk menjenguk sekaligus mengurus beberapa administrasi beliau. Beberapa tahap seleksi juga bertabrakan dengan urusan organisasi dan tugas kampus. Tapi, Alhamdulillah semua dapat berjalan dengan lancar.” tutur Fitrah.

Tak berbeda jauh, Indra juga mendapati sedikit kendala dalam tahapan seleksi. Lima eksemplar proposal Karya Tulis Ilmiah yang ia kumpulkan, ia cetak dengan menggunakan uang pinjaman dari temannya.

“Jangan buat masalah perekonomian sebagai penghambat kalian untuk berprestasi. Manfaatkan jaringan yang ada. Manfaatkanlah pula segala kekurangan dan kelebihan yang kalian miliki. Maka dengan itu semua, kalian bahkan bisa lebih hebat dari orang yang kalian anggap luar biasa.” jelas Indra. Baginya, hidup itu tidak akan berarti jika hanya sekadar hidup, tapi akan sangat berarti jika kita bisa bermanfaat bagi orang lain.

Manusia memang makhluk yang diciptakan beriringan di antara kelebihan dan kekurangannya. Akan tetapi, tidak akan berguna hidup seorang manusia jika dunia dilandaskan hanya pada kemenangan dan eksistensi saja.

“Bukan eksistensinya, tapi lebih utamakan esensinya.” ungkap Fitrah. (Amanatul Haqqil Ibad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *