Meet Up P-PKM: Sarana Awal Berbagi Pengalaman Menuju PIMNAS

Meet Up P-PKM: Sarana Awal Berbagi Pengalaman Menuju PIMNAS

Formadiksi UM News – Pelatihan Program Kreativitas Mahasiswa (P-PKM) adalah salah satu rangkaian dari kegiatan Paper Coaching Clinic (PCC). PCC sendiri merupakan salah satu program kerja yang dinaungi oleh Divisi Keilmuan dan Pengabdian (KP). Pendaftaran P–PKM ini telah dibuka pada 26 Oktober–10 November 2020. (Dan) pada Sabtu, 14 November 2020 telah dilangsungkan Meet Up P-PKM Tahun 2020 dalam jaringan (daring) melalui Google Meet.

Syifak Ayu Hariyono, selaku Ketua Pelaksana PCC menjelaskan bahwa kegiatan meet up ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai mekanisme pelaksanaan pelatihan serta sebagai sarana untuk berbagi pengalaman bersama tentor.

“Tentunya untuk menyampaikan teknis pelatihan PKM yang akan dilakukan dan penjabaran tata tertib yang harus dipatuhi oleh setiap peserta. Tak lupa juga perkenalan dengan para tentor, yang mana terdapat pula sedikit sharing pengalaman dari para tentor, diharapkan semangat para peserta untuk mengikuti pelatihan ke depannya dapat meningkat,” ungkapnya pada Minggu (15/11/2020).

Hal senada juga disampaikan oleh Muhamad Fiqran Nurfan Pamungkas, Ketua Formadiksi UM Tahun 2020.

“Untuk menjelaskan gambaran awal mengenai PKM itu apa dan bagaimana cara menyusunnya, ditambah dan diperkuat dengan pengalaman para tentor yang sudah pernah membuat PKM yang lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) sehingga dapat menguatkan para peserta agar dapat optimis dalam penyusunan PKM-nya sesuai bidang yang diambil,” tutur Muhamad Fiqran.

Pelaksanaan Pelatihan PKM ini nantinya tidak jauh berbeda dengan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Esai yang telah kita laksanakan bersama pada bulan Agustus–September 2020. Pelatihan akan menggunakan dua media, yaitu Google Meet dan WhatsApp Group. Untuk WhatsApp Group digunakan sebagai media pembagian materi, notula, dan sebagai media untuk melakukan koordinasi antara panitia dan peserta. Sedangkan Google Meet digunakan sebagai media penyampaian materi tatap muka oleh tentor secara tidak langsung (synchronous). Setelah penyampaian materi usai, peserta akan mengaplikasikan ilmu yang sudah diperolehnya pada setiap bidang karya PKM yang telah dipilih ketika melakukan pendaftaran. (Yang) mana nantinya, karya tersebut akan dikumpulkan dan mendapat komentar, koreksi atau review dari tentor sehingga setelah melakukan pelatihan, akan dihasilkan proposal PKM yang utuh.

Setelah penjelasan mekanisme pelaksanaan pelatihan usai, meet up dilanjutkan dengan sesi pengenalan tentor yang akan membimbing para peserta sesuai dengan bidang PKM, tak lupa pengalaman pun ikut dibagikan dalam meet up ini. Salah satunya disampaikan oleh Siti Khoirunnisa selaku tentor bidang PKM Pengabdian Masyarakat (PKM−M).

“Tentunya juga senang ya, bisa membantu teman-teman Bidikmisi supaya proposalnya dapat didanai dan harapan minimal harus ada yang masuk PIMNAS. Namun, saya sebenarnya juga masih belajar. Jadi, ke depannya nanti lebih ke sharing ya atau kalau ada yang sekiranya lebih mengetahui (PKM), kita bisa saling bertukar ilmu,” ungkap mahasiswa penerima Bidikmisi UM yang akrab disapa Nisa itu pada Sabtu (14/11/2020).

“Tentang PKM, Intinya teman-teman jangan pesimis terkait ide. Tetap berusaha, istiqomah belajar dan menulis, serta terus memperkaya diri. Selama mengikuti PKM, saya banyak belajar di luar bidang yang saya kuasai dan itu menambah pengalaman serta wawasan. Jadi, belajar itu tidak harus melulu di bidang kita,” tambahnya.

Tak lupa harapan juga disampaikan oleh Ketua Pelaksana dan Ketua Formadiksi UM kepada Reporter Formadiksi UM News, Minggu (15/11/2020).

“Dalam melakukan pelatihan yang akan datang, semoga semangat para peserta semakin meningkat dari awal hingga akhir pertemuan minggu ke-4 nantinya. Selalu perhatikan apa yang disampaikan tentor terkait materi dan review yang kelak diberikan di setiap tugas praktik. Kalaupun merasa ada kendala terkait pelaksanaan pelatihan, jangan sungkan ataupun ragu untuk menghubungi panitia agar segera diberikan solusi. Semua itu tidak akan berjalan tanpa niat yang kuat. Semoga lancar hingga akhir pelatihan, dan kerja keras teman-teman akan terbayar dengan dihasilkannya sebuah proposal PKM yang siap unggah di PKM Center fakultas maupun universitas. Aamiin,” tutur Syifak.

“Dengan berbagai penjelasan mengenai gambaran umum PKM dari berbagai tentor, harapannya peserta pelatihan dapat termotivasi dan terpacu semangatnya dalam menyusun PKM serta dapat bersaing di ajang yang bergengsi yaitu pada PIMNAS,” tutup Muhamad Fiqran.

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

Reporter          : Erlina Febrianti

Editor              : Dewangga Andhika Yuda

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *