Melalui Pusat Layanan Advokesma, Formadiksi UM Bantu Permasalahan Mahasiswa Bidikmisi

MALANG, Formadiksi UM News – Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) merupakan sebuah forum yang menaungi seluruh Mahasiswa Bidikmisi di Universitas Negeri Malang. Formadiksi UM berperan sebagai wadah aspirasi dari Mahasiswa Bidikmisi UM dan juga sebagai jembatan antara Mahasiswa Bidikmisi UM dengan Kemahasiswaan UM. Dalam kinerjanya, Formadiksi UM berupaya untuk mengembangkan bakat, minat, dan pengetahuan Mahasiswa Bidikmisi UM serta turut andil dalam upaya advokasi dan pemenuhan hak-hak Mahasiswa Bidikmisi UM.

Mahasiswa Bidikmisi UM secara umum berasal dari berbagai daerah dan memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Hal ini membuat Mahasiswa Bidikmisi UM memiliki permasalahan yang berbeda-beda, baik di dalam dunia perkuliahan maupun sebagai seorang mahasiswa rantau yang memiliki masalah dalam mencari solusi serta menyelesaikannya. Maka dari itu Formadiksi UM melalui Divisi Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma) mempersembahkan program kerja Pusat Layanan Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Bidikmisi UM untuk membantu menyelesaikan masalah Mahasiswa Bidikmisi UM. Pusat Layanan Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Bidikmisi UM merupakan program kerja yang bersifat insidental, artinya program kerja ini hanya akan berjalan apabila ada permasalahan atau laporan dari Mahasiswa Bidikmisi UM.

Nanda Defi Aprilianto selaku Koordinator Divisi Advokesma membagi permasalahan yang ditangani dalam program kerja ini menjadi tiga kategori yang meliputi akademik, nonakademik, dan finansial.

“Dalam bidang akademik berhubungan langsung dengan akademiknya maupun dengan kebidikmisian. Dalam bidang nonakademik, yaitu membantu menyelesaikan masalah di luar masalah akademik yang berhubungan dengan keberlangsungan kuliahnya dan membantu menyelesaikan permasalahan mahasiswa baru penerima Bidikmisi angkatan 2019 mengenai tempat tinggal atau kos. Dalam bidang finansial, yaitu membantu permasalahan keuangan Mahasiswa  Bidikmisi UM dalam hal yang penting dan mendesak, yaitu berupa peminjaman dari dana Formadiksi UM,” ungkapnya.

“Adanya program kerja Pusat Layanan Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Bidikmisi UM diharapkan mampu hadir sebagai salah satu rujukan Mahasiswa Bidikmisi dalam berbagi seputar permasalahan yang dialaminya,” tambah Nanda.

Program kerja ini telah menjadi program kerja tahunan Formadiksi UM. Pada periode kepengurusan 2019, program kerja ini telah dilaksanakan sejak bulan Februari 2019 hingga akhir kepengurusan Formadiksi UM 2019 dan terhitung sejak 20 Desember 2019 sudah menangani 152 permasalahan dalam berbagai bidang (akademik, nonakademik, dan finansial).

Dari berbagai permasalahan yang ditangani, Reporter Formadiksi UM News berhasil mewawancarai salah satu Mahasiswa Bidikmisi Fakultas Ilmu Keolahragaan angkatan 2017 yang telah merasakan layanan advokasi dan kesejahteraan dari Formadiksi UM. Ia mengungkapkan bahwa program kerja ini sangat membantu Mahasiswa Bidikmisi UM dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dialami selama perkuliahan.

“Program kerja ini sangat membantu kami yang dalam keadaan membutuhkan uang atau ada kebutuhan yang tidak terduga. Program kerja ini juga cukup membantu dalam bentuk informasi mengenai kebidikmisian dan lain-lain. Saya merasa bersyukur karena dapat dibantu dengan adanya program kerja ini dan ke depannya semoga selalu dimudahkan untuk setiap kegiatannya,” tuturnya.

Reporter          : Lilis Tia Via Sari

Editor              : Nadya Erawati dan Zainur Roziqin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *