Membuka Kesempatan pada Pendaftaran Gelombang Dua Paper Coaching Clinic (PCC)

Formadiksi UM News – Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tidak menyurutkan langkah Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) untuk terus menjadi wadah bagi mahasiswa penerima Bidikmisi UM. Hal ini dapat dilhat dari program kerja yang tetap berjalan, salah satunya Paper Coaching Clinic (PCC) yang merupakan program kerja di bawah naungan Divisi Keilmuan dan Pengabdian. Program kerja yang awalnya dilakukan secara offline ini akhirnya mengalami penyesuaian yaitu dengan menyelenggarakannya secara online melalui WhatsApp dan Google Meet.

Meskipun pelatihan kali ini dilakukan secara online, panitia sangat optimis dalam menjalankan program kerja ini. Hal tersebut dapat kita simak bersama dari hasil wawancara Reporter Formadiksi UM News pada hari Jumat (14/8/2020).

“Seratus persen optimis kita jalankan program kerja Paper Coaching Clinic (PCC). Mengapa dapat saya katakan seperti itu? Meskipun online, kita sudah memperkirakan kelebihan dan kekurangan pelaksanaan secara online atau dalam jaringan (daring) ini. Ketika sudah mengetahui kekurangannya maka yang perlu dilakukan adalah mengantisipasi atau mencegah agar hal tersebut tidak terjadi dan tidak dikeluhkan oleh peserta saat menjalankan pelatihan nanti,” ungkap Muhamad Fiqran Nurfan Pamungkas, selaku Ketua Formadiksi UM.

Program kerja yang akan dilaksanakan pada 31 Agustus—25 September 2020 ini, membuka pendaftaran gelombang kedua pada 14—24 Agustus 2020.

“Dengan dibukanya pendaftaran gelombang dua ini, diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa penerima Bidikmisi UM angkatan tahun 2017—2019 yang belum sempat mendaftar pada pendaftaran gelombang satu pada bulan Maret kemarin.” tutur Rindiani Sholikatun, selaku Koordinator Divisi Keilmuan dan Pengabdian.

“Kami ingin memberikan kesempatan lebih luas lagi bagi para calon peserta untuk berpartisipasi dalam Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Esai PCC ini sehingga semakin banyak pula mahasiswa penerima Bidikmisi UM yang mampu belajar bersama dalam mendalami proses pembuatan KTI dan esai,” tambah Syifak Ayu Hariyono, selaku Ketua Pelaksana.

Tidak hanya itu, ada yang istimewa dari pelatihan tahun ini yakni terdapat simulasi lomba KTI dan esai di akhir pelatihan untuk semua peserta pelatihan dengan tujuan memberikan gambaran kepada peserta mengenai pelaksanaan lomba karya tulis ilmiah dan esai yang sebenarnya serta sebagai ajang untuk melatih peserta sebelum mengikuti lomba karya tulis ilmiah dan esai yang diadakan oleh berbagai organisasi maupun lembaga lainnya.

Di akhir wawancara, Reporter Formadiksi UM News juga berkesempatan untuk menanyakan harapan dari Ketua Formadiksi UM terkait penyelenggaraan pelatihan ini.

“Untuk para peserta, nantinya diharapkan mampu mengikuti alur pelatihan yang telah panitia susun agar manfaat pelatihan ini benar-benar dapat diserap oleh peserta. Semua pasti bisa dilakukan dengan baik asalkan dengan niat yang sungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan,” tutupnya.

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

Reporter                      : Dewangga Andhika Yuda

Editor                           : Ayu Anggraeni Wulansari

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *