MENDAPATKAN SAMBUTAN BAIK, MAHASISWA BIDIKMISI HARAPKAN DONASI TETAP KONTINU

Malang –  Sejak 20 Maret hingga 20 April 2018 lalu, telah dilaksanakan program kerja Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM), yakni Donasi 1%. Adapun Donasi 1% ini dilaksanakan dua kali selama satu periode kepengurusan. Periode pertama untuk Maret – Agustus 2018 yang telah dilaksanakan dan periode kedua untuk September 2018 – Februari 2019 mendatang. Program kerja yang dinaungi oleh Divisi Dana dan Usaha ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif Bidikmisi UM angkatan 2014 – 2017.

Dalam pelaksanaannya, penghimpunan donasi dikoordinir oleh Penanggung Jawab Jurusan (PJJ), Penanggung Jawab Fakultas (PJF), dan Bendahara Pelaksana Donasi 1%.

“Penghimpunan Donasi 1% ini dikoordinir oleh seluruh Tim Donasi 1%, terutama PJJ, PJF, dan Bendahara Pelaksana,” jelas Amirul Mei Wulandari, Bendahara Pelaksana 2 Donasi 1%.

Dengan mengusung tema “Ikhlas Berpartisipasi dalam Donasi Wujud Kepedulian Mahasiswa Bidikmisi”, Ketua Pelaksana Donasi 1%, Muhamad Fiqran Nurfan Pamungkas berharap agar Donasi 1% ini dapat termanfaatkan dengan baik. Selain itu, ia juga berharap agar sistem penghimpunan ke depannya dapat lebih memudahkan Tim Donasi 1%.

“Harapan saya, donasi ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa Bidikmisi UM untuk menyisihkan dana yang telah diberikan pemerintah. Baik itu untuk melatih diri dalam mengelola keuangan, beramal, berbagi, dan lain sebagainya. Semoga sistem (penghimpunan) ke depannya juga dapat mempermudah para PJJ beserta tim donasi lainnya dalam menghimpun Donasi 1%,” tandas Fiqran.

Harapan lain diungkapkan oleh Erawati Dwi Karomah, Penanggung Jawab Jurusan KSDP Universitas Negeri Malang Kampus 2.

“Menurut saya, donasi yang kita berikan akan kembali pada kita sebagai mahasiswa Bidikmisi (bisa jadi untuk kegiatan) yang manfaat dan kebergunaannya adalah demi mengembangkan skills kita. Maka dari itu saya berharap agar pada Donasi 1% periode-periode selanjutnya, seluruh mahasiswa Bidikmisi UM dapat terus aktif untuk berpartisipasi,” ungkapnya.

Tidak berhenti sampai di situ. Program kerja Donasi 1% sejatinya telah memberikan beberapa dampak positif bagi pendonasi, seperti belajar untuk ikhlas, berlatih menyisihkan uang, serta berbagi untuk sesama.

“Donasi 1% ini sangatlah menguntungkan. Selain untuk melatih keikhlasan, juga melatih para mahasiswa Bidikmisi UM untuk menyisihkan uang sakunya (Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi) untuk keperluan bersama. Menurut saya pribadi, donasi ini jangan terputus di tahun ini. Saya dukung agar selalu kontinu di tahun-tahun selanjutnya,” jelas Khotibul Umam, mahasiswa Bidikmisi UM Pendidikan Matematika 2017.

Di akhir wawancara, Fiqran kembali menegaskan bahwasanya hasil dari donasi yang seluruhnya telah dihimpun pada periode ini sudah diserahkan kepada Bendahara Formadiksi UM agar dapat dikelola dengan baik sesuai dengan tujuan penghimpunan Donasi 1%.

“Hasil penghimpunan Donasi 1% ini digunakan untuk biaya operasional program kerja Formadiksi UM, bantuan untuk mahasiswa Bidikmisi yang terkena musibah, dan sumber dana untuk peminjaman bagi mahasiswa yang membutuhkan,” ungkap Fiqran.

Tak lupa diucapkan pula terima kasih kepada seluruh mahasiswa Bidikmisi UM yang telah aktif berpartisipasi dalam seluruh rangkaian proses penghimpunan Donasi 1%.

“Saya sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa Bidikmisi UM yang telah ikut berpartisipasi dalam Donasi 1%, baik kepada penghimpun maupun pendonasi. Semoga dengan adanya program kerja ini dapat mendatangkan manfaat bagi kita semua,” tutupnya. (Amanatul Haqqil Ibad)

Tambahkan kritik dan saran Anda untuk DONASI 1% melalui link di bawah ini!

klik disini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *