Musyawarah Wilayah ke VI Forum Komunikasi Mahasiswa Bidikmisi (FKMB) Jatim

Formadiksi UM News – Tepatnya hari Sabtu-Minggu (23-24/11/2019) telah dilaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke VI Forum Komunikasi Mahasiswa Bidikmisi (FKMB) Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan di Villa Bukit Tlekung Junrejo, Kota Batu. Secara umum, Muswil ke VI membahas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), rekomendasi-rekomendasi gagasan terbaik untuk proses perkembangan dan kemajuan, serta pemilihan Koordinator Regional dan Koordinator Wilayah FKMB Jawa Timur yang baru. Muswil ke VI ini mengusung tema “Satukan Hati Rasa dan Pikiran Dalam Bingkai Kekeluargaan”.

Dalam kegiatan ini Reporter Formadiksi UM News berkesempatan melakukan wawancara pada Koordinator FKMB Jawa Timur 2019, Koordinator FKMB Jawa Timur 2020, dan salah satu delegasi Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) dalam Muswil ke VI ini. Apa saja yang dilaksanakan dalam Muswil ke VI? Siapakah Koordinator FKMB Jawa Timur terpilih untuk tahun 2020? Apa kesan pesan Koordinator FKMB Jawa Timur 2019 dan 2020? Check it out, ya!

Yuan Nur Vitriana, Koordinator FKMB Jawa Timur tahun 2019

Muswil ke VI berjalan lancar dengan tuan rumah, yakni UIN Malik Ibrahim Malang

“Alhamdulillah kegiatan Muswil ke VI ini berjalan dengan lancar, di mana tuan rumah Malang Raya, yaitu UIN Malik Ibrahim Malang. Semua panitia mempersiapkan sedemikian rupa sehingga acara bisa berjalan dengan lancar, panitianya pun gabungan dari kampus kampus di Malang,” jelas Yuan.

Kesan Yuan selama menjadi Koordinator FKMB Jawa Timur tahun 2019

“Kesan saya selama menjadi koordinator, alhamdulillah banyak hal yang bisa saya dapatkan entah pengalaman langsung atau dari orang lain. Memang menjadi koordinator itu tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa. Awalnya dianggap remeh karena koordinatornya perempuan, di sana menjadi tantangan untuk diri sendiri agar anggapan itu salah. Suka duka pasti ada, harus seimbang antara keduanya, banyak bersyukur juga sudah diamanahi sebagai koordinator,” terang Yuan, yang juga Mahasiswa Bidikmisi Akuntasi, STIE Malangkucecwara angkatan 2016.

Semoga Koordinator yang baru bisa amanah dan FKMB Jawa Timur lebih kompak

“Harapannya, yang pasti harus lebih baik dari kepengurusan sebelumnya banyak yang harus diperbaiki. Semoga koordinator yang sekarang (Chafizd) bisa amanah, karena ia tak salah pundak. (Dan) untuk FKMB Jatim (Jawa Timur) harus lebih solid lebih kompak lebih baik dan semoga bisa bermanfaat bagi semua anggota di wilayahnya,” ungkap Yuan.

Mochammad Chafizd Baihaqi, Koordinator FKMB Jawa Timur tahun 2020

Menurut Chafizd, Muswil tahun ini terasa lebih hidup

“Kesan untuk Muswil tahun ini, menurut saya teman-teman lumayan aktif. Forum kemarin berasa lebih hidup. Hal ini menandakan teman-teman peserta sudah sangat siap dengan rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Saya mengapresiasi panitia juga, yang telah mempersiapkan mulai dari tempat, rangkaian kegiatan, hingga penjemputan para peserta,” ungkap Mahasiswa Bidikmisi Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam, IAIN Tulungagung angkatan 2017.

Selain menjadi Koordinator FKMB Jawa Timur tahun 2020, Chafizd juga aktif di organisasi lain di kampusnya

“Bergabung dengan teman-teman FKMB Jatim (Jawa Timur) belum lama, belum sampai 1 tahun. Kebetulan mendapat amanah dari Forum Mahasiswa Bidikmisi IAIN Tulungagung sebagai koordinator umum. Selain itu, juga sebagai CO Divisi PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia) di Himpunan Mahasiswa Jurusan saya,” terang Chafizd.

Walaupun terpilih dari pencalonan tunggal, Chafizd tetap memiliki target-target untuk mengoptimalkan FKMB Jawa Timur

“Proses singkat pemilihan kemarin, diawali dari pencalonan koordinator masing-masing regional. Setelah itu baru pencalonan koordinator  wilayah. Sempat kaget karena regional lain tidak mengusulkan calon koordinator, hanya calon dari Regional Kediri Raya, sehingga terpilihlah saya sebagai calon tunggal,” jelasnya.

“Ada beberapa hal yang saya ingin kan untuk FKMB Jatim di tahun 2020. Di antaranya mengoptimalkan media dan informasi milik FKMB Jatim, karena menurut saya, tombak dari sebuah organisasi adalah media itu sendiri. Selain itu, pengembangan sumber daya juga penting saya kira, sehingga, FKMB Jatim akan dibanjiri oleh segudang prestasi di setiap daerahnya,” tambahnya.

Chafizd berharap ke depannya, FKMB Jawa Timur semakin kompak

Harapannya, semoga sesuai jargon FKMB Jatim itu sendiri dengan meningkatkan sinergitas dari setiap regional. Semoga (FKMB) Jatim akan semakin solid, juga semakin kompak,” tutupnya.

Adapun dalam Muswil ke VI ini, Formadiksi UM mendelegasikan dua orang pengurus untuk berkontribusi menjadi panitia yaitu Muhamad Fiqran Nurfan Pamungkas dan Erlinda Cahya Fauriza serta dua orang pengurus untuk menjadi peserta Muswil ke VI yaitu Nadia Risky Putri Auliya Mustofa dan Yoga Pratama Putra.

Nadia Risky Putri Auliya Mustofa selaku Wakil Ketua Formadiksi UM yang ikut menjadi delegasi sebagai peserta Muswil ke VI mengungkapkan apa saja yang didapatkan dalam kegiatan Muswil ke VI.

“Muswil ke VI ini tentunya untuk memilih koordinator regional dan koordinator wilayah yang baru untuk kepengurusan (FKMB) setahun ke depan. Makna Muswil ke VI sendiri selain musyawarah Organisasi Bidikmisi se-Jawa Timur, menurut saya juga sebagai ajang silaturahmi karena bisa diketahui juga bahwasannya kita dengan Organisasi Bidikmisi lainya kan jarang ketemu juga. Selain sidang pleno untuk membahas FKMB itu sendiri, pada Muswil kali ini juga ada makrab dan field trip,” ungkap Nadia yang juga Mahasiswa Bidikmisi UM dari Fakultas Sastra angkatan 2016.

“Harapan kami semoga koordinator wilayah yang baru terpilih bisa terus membuat Jatim makin solid, Jatim makin kompak seperti tagline kita ‘Jatim solid, Jatim kompak’. Intinya selamat dan sukses, semoga amanah, semoga selalu bisa membawa inovasi baru dan bisa semakin membuat Organisasi Bidikmisi se-Jatim lebih dekat,” tutupnya.

 

Reporter          : Amanatul Haqqil Ibad

Editor              : Nadya Erawati

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *