Nanti

NANTI

Karya: Ayuneng Indah Moliani

 

Aku berjalan menyusuri  gelapnya ruang

Mencari setitik sinar cahaya rembulan yang dapat menembus sela

Bertanya kepada lantai yang berderik

Haruskah aku melangkah mencari cahaya?… Tidak ada jawaban

Kutanya pada bau tembok yang menyengat

Haruskah ku mendekatimu dan mencari jalan keluar?… Tidak ada jawaban

Lalu kutanya pada diri sendiri

Haruskah ku melangkah?… Diriku menjawab nanti saja jika ada cahaya

Akhirnya rembulan datang… menyapa dengan sinar melalui celah ruang

Aku bergerak mendekatinya perlahan-lahan

Hanya perlahan lalu berhenti ketika sinarnya hilang

Aku hilang arah, mencapainya pun tak bisa

Aku menyerah… sudah aku tak ingin berusaha

Lalu sekelebat bayangan kerja keras orang tua terlintas di depan mata

Seolah memberi harapan

Tangisku tertahan oleh arah angin yang berlawanan

Bagaimana aku bisa melaluinya jika semua tidak bepihak kepadaku ?… tanyaku pada ruang

Dia menjawab “Hanya satu hal, lakukanlah demi mereka”

Aku berdiri, merencanakan, lalu bergerak walau tak tau masa depan akan seperti apa

Namun yang pasti… aku tidak ingin menunggu NANTI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *