PCC Kembali Dibuka! Siapkan Diri Sambut Pelatihan KTI dan Esai

Formadiksi UM News – Tidak hanya sebagai penyalur informasi terkait kebidikmisian dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) juga berperan sebagai wadah bagi mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah UM untuk mengembangkan potensi mereka. Salah satu bentuk perwujudan peran tersebut yakni dengan adanya kegiatan Paper Coaching Clinic (PCC) Formadiksi UM tahun 2021.

Untuk berbagi informasi lebih lanjut kepada seluruh mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah UM mengenai kegiatan PCC ini, Formadiksi UM mengadakan Live Streaming Question and Answer (Q & A)di akun Instagram Formadiksi UM. Kegiatan Live Streaming Q & A PCC yang dilaksanakan pada Minggu (18/4/2021) menghadirkan dua narasumber, yakni Zidni Akbarorrizki selaku Koordinator Divisi Keilmuan dan Pengabdian (KP) serta Rhisqi Bagus Cahyono selaku peserta PCC Formadiksi UM tahun 2020 bidang Pelatihan Esai.

Berdasarkan Live Streaming Q & A seputar PCC Formadiksi UM tahun 2021, Reporter Formadiksi UM News telah merangkum berbagai informasi penting dari kedua narasumber. Ingin tahu informasi apa saja yang telah disampaikan? Penasaran? Check it out!

Apa itu kegiatan Paper Coaching Clinic (PCC)?

Paper Coaching Clinic atau PCC merupakan salah satu program kerja Formadiksi UM yang dinaungi oleh Divisi KP. Tujuan dari kegiatan PCC ini adalah untuk memfasilitasi dan memberikan wadah bagi mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah UM untuk mengembangkan potensi serta menuangkan ide-ide kreatif mereka dalam bidang kepenulisan.

Bagaimana bentuk kegiatan Paper Coaching Clinic (PCC)?

PCC ini dibagi menjadi tiga bidang pelatihan, Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI), Pelatihan Esai (PE), dan Pelatihan Program Kreativitas Mahasiswa (PPKM). Pada pelatihan pertama ini dikhususkan untuk pelatihan bidang KTI dan esai. Pelatihan dilaksanakan secara virtual melalui Google Meet dengan empat minggu jadwal pelatihan bersama dengan para tentor di bidangnya. Tidak hanya menerima materi, peserta PKTI dan PE nanti juga akan diberi tugas mengumpulkan progres setiap pertemuannya. Di akhir pelatihan akan ada simulasi lomba untuk memberikan gambaran bagi para peserta ketika terjun langsung di perlombaan.

Apa saja ketentuan untuk mendaftar kegiatan Paper Coaching Clinic (PCC)?

Kegiatan PCC ini dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa penerima Bidikmisi UM angkatan 2017–2019 dan KIP Kuliah UM angkatan 2020. Khusus para peserta yang mendaftarkan diri pada bidang KTI, wajib mengirimkan abstrak atau gambaran umum terkait ide yang hendak dituangkan.

PCC sangat bermanfaat dan memberikan peran cukup besar bagi para peserta

Dengan mengikuti kegiatan PCC ini, para peserta nantinya akan mendapatkan banyak manfaat, seperti:

  1. Relasi dengan orang-orang yang memiliki keinginan dan tujuan yang sama dalam bidang KTI dan esai.
  2. Ilmu kepenulisan KTI dan esai.
  3. Bertemu dengan para tentor berkualitas yang ahli di bidangnya, sehingga memiliki kesempatan secara langsung untuk sharing dan berkonsultasi terkait penulisan KTI dan esai.
  4. Sertifikat yang dapat diperoleh apabila peserta mampu mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir.

Manfaat-manfaat yang nantinya diperoleh oleh peserta PCC ini, selaras dengan penyampaian Rhisqi Bagus Cahyono, peserta PCC bidang PE pada tahun 2020.

“Peran PCC cukup besar bagi saya. Saat itu saya memang sudah pernah menulis, tetapi arahnya masih belum jelas dan belum paham. Ketika mengikuti PCC ini jadi mengerti apa saja yang harus dilakukan. Mulai dari menyusun kerangka, menentukan judul, mengembangkan judul, mencari referensi, menggunakan fitur-fitur untuk membantu kita menulis, dijelaskan semua ketika saya mengikuti pelatihan esai,” jelas mahasiswa yang kerap disapa Bagus ini.

Tips agar konsisten mengikuti pelatihan hingga akhir

Tak dipungkiri, sebagai peserta PCC bidang PE di tahun 2020 lalu, Bagus juga sempat kehilangan semangatnya. Namun, ia berhasil mengesampingkan itu semua dan bangkit untuk mengejar ketertinggalan materi yang ia lewatkan dalam satu pertemuan.

“Untuk menjaga semangat agar konsisten itu harus benar-benar dikuatkan niat dan tujuan awalnya apa. Itu yang harus benar-benar dijaga. Ketika saya kehilangan informasi, saya berusaha mengejar ketertinggalan materi dengan menonton video review pelatihan yang disediakan oleh panitia, menghubungi teman-teman, juga bertanya secara pribadi dengan tentor. Harus istikamah,” tutur Bagus.

“Panitia PCC juga menyediakan surat pernyataan sebagai bentuk komitmen dari peserta untuk mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir. Harapannya, dengan adanya surat pernyataan ini dapat memantik komitmen dan menjaga konsistensi dari para peserta pelatihan,” tambah Zidni.

Mengapa harus mengikuti kegiatan Paper Coaching Clinic (PCC)?

Teman-teman mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah UM harus mengikuti kegiatan ini karena PCC memberikan banyak sekali kebermanfaatan bagi para peserta, seperti ilmu kepenulisan, relasi, pengalaman, serta sertifikat pelatihan. Tidak hanya itu, pendaftaran kegiatan PCC ini juga tidak dipungut biaya. Tentor pelatihan tentunya luar biasa, berpengalaman di bidangnya, dengan rekam prestasi pada bidang KTI maupun esai. Kegiatan PCC ini juga mengagendakan simulasi lomba KTI dan esai pada minggu ke-5 pelatihan yang mampu memberikan gambaran serta atmosfer perlombaan kepada para peserta, sehingga para peserta juga terlatih ketika nantinya mereka berkecimpung dalam perlombaan.

“Mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah UM harus mengikuti pelatihan ini karena dari pelatihan ini kita bisa menuliskan keresahan-keresahan yang kita punya sebagai ide untuk esai maupun KTI yang hendak kita buat. Kita sebagai mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah yang sudah mendapatkan hak dari pemerintah juga harus memiliki usaha untuk menjadi mahasiswa yang berbeda dengan mahasiswa lainnya. Terakhir, kita harus menulis karena pada dasarnya manusia adalah pelupa. Maka dari itu, menulislah agar tidak lupa,” tutup Bagus.

Itu tadi beberapa informasi terkait pelaksanaan kegiatan Paper Coaching Clinic bidang Pelatihan KTI dan Esai yang dapat diberikan oleh Reporter Formadiksi UM News. Semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat dan jangan lupa pantau terus akun media sosial Formadiksi UM untuk info lebih lanjut mengenai pendaftaran PCC bidang KTI dan Esai, ya!

Formadiksi UM! Sukses!

Reporter          : Della Fitriani

Editor              : Iin Fadilatus Sholicha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *