Pelajari Tips Menulis Esai dan Daftarkan Dirimu Sekarang!

Formadiksi UM News — Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Esai (LKTIE) Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020 dengan kategori lomba esai yang diadakan oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) kini telah memasuki tahap pendaftaran gelombang kedua. Pendaftaran gelombang kedua ini telah dibuka sejak tanggal 1 Juni 2020. Pembukaan pendaftaran gelombang kedua ini menjadi kesempatan yang ke-2, baik untuk mahasiswa penerima Bidikmisi di Indonesia agar segera mendaftarkan diri dan  mengirimkan esai terbaiknya. Bagaimana caranya? Teman-teman bisa mendapatkan informasi lebih lengkapnya di buku panduan yang dapat diunduh dari link berikut: http://formadiksi.um.ac.id/panduan-lomba-esai-tahun-2020.

Demi membangkitkan semangat teman-teman calon peserta lomba esai yang akan mendaftarkan diri dalam lomba esai gelombang kedua ini, pada Rabu (1/6/2020), Reporter Formadiksi UM News telah mewawancarai Dimas Saputra, selaku mahasiswa penerima Bidikmisi Universitas Negeri Malang, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan yang sudah mampu menorehkan prestasinya dalam bidang menulis esai. Salah satu torehan prestasinya adalah keberhasilannya menyabet Juara 3 Essay Competition Tingkat Nasional di Universitas Sebelas Maret pada tahun 2020. Pada saat wawancara, Dimas menceritakan awal mula ia berkecimpung di bidang menulis esai.

“Sebetulnya saya sudah masuk dunia kepenulisan ilmiah sejak Sekolah Menengah Atas (SMA) karena saat itu saya tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). Akan tetapi, awal mulanya saya terjun ke dalam bidang kepenulisan esai adalah karena banyak membaca berbagai literatur, research kecil-kecilan, dan tertarik juga untuk menulis esai,” ujarnya.

Sebagai mahasiswa yang sering menjuarai lomba menulis esai, Dimas berpendapat bahwa Lomba LKTIE Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020  yang diselenggarakan oleh Formadiksi UM ini sangat bermanfaat dan penting untuk diselenggarakan.

LKTIE yang diadakan oleh Formadiksi UM, secara langsung memfasilitasi mahasiswa penerima Bidikmisi untuk menyalurkan karya-karya terbaik mereka. Event ini sangatlah penting karena berbagai ide atau gagasan-gagasan baru yang disumbangkan oleh mahasiswa penerima Bidikmisi dapat membantu memecahkan masalah yang ada di berbagai bidang kehidupan. Selain itu, menurut saya sudah menjadi kewajiban kita sebagai mahasiswa penerima Bidikmisi untuk memberikan inovasi-inovasi baru dan sebagai bentuk sumbangsih kita terhadap masyarakat atau negara,” jelasnya.

Di samping itu, Dimas Saputra juga memberikan tips sederhana dalam menulis esai ala Dimas. Berikut tipsnya:

  1. Carilah ide atau masalah yang ingin dipecahkan

Ide dapat diperoleh dari mengamati dan mengkritisi masalah yang ada. Teman-teman juga dapat mencari inspirasi dengan membaca berbagai referensi.

  1. Bacalah referensi dari berbagai sumber literatur yang mendukung ide atau masalah yang diangkat

Teman-teman bisa membaca referensi yang berhubungan dengan ide atau masalah yang ingin teman-teman tulis di dalam esai. Referensi tersebut bisa dalam bentuk buku, jurnal, ataupun esai yang telah dibuat oleh penulis sebelumnya.

  1. Teguh dan ikhlas dalam menulis esai

Menulis esai memang bukan hal yang mudah. Teman-teman perlu berpikir kritis dan dituntut untuk bisa menuangkan pemikiran tersebut ke dalam sebuah tulisan. Namun, keteguhan dan keikhlasan bisa menjadi kunci agar teman-teman tetap menulis esai dengan harapan esai yang teman-teman buat dapat memberikan manfaat untuk pembaca.

 

Akan tetapi, Dimas tidak memungkiri bahwa terkadang ia pun masih menemukan kendala dalam menulis esai.

“Ada beberapa kendala dalam menulis esai seperti mencari literatur yang mendukung ide atau masalah yang ingin kita angkat. Namun, itu semua bisa diatasi dengan tetap berusaha untuk menemukan referensi yang ingin kita cari, salah satu caranya adalah dengan rajin membaca,” ungkap Dimas.

Dimas juga berharap agar mahasiswa penerima Bidikmisi dapat berkontribusi serta turut mendaftarkan diri dalam LKTIE Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020 ini.

“Pesan yang ingin saya sampaikan untuk seluruh teman-teman mahasiswa penerima Bidikmisi di Indonesia, mari kita bersama menyalurkan ide-ide baru guna memecahkan masalah yang ada di lingkungan sekitar kita khususnya dan negara pada umumnya. Pemerintah sudah mengamanahkan  kita sebagai penerima Bidikmisi untuk bisa melanjutkan jenjang pendidikan di Perguruan Tinggi, inilah saatnya kita memberikan sumbangsih kepada negara, salah satu caranya adalah ikut berkontribusi dan menyemarakkan LKTIE Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional Tahun 2020. Mari kita berikan ide yang solutif dan inovatif guna membangun generasi muda Indonesia yang maju! Salam ilmiah!” harapnya.

Berdasarkan wawancara di atas, teman-teman pasti sudah mengetahui pentingnya mengikuti lomba esai ini, juga mengetahui tips menulis esai dari ahlinya bukan? Ayo! Tunggu apalagi? Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Segera kirimkan karya solutif dan inovatif teman-teman untuk berprestasi bersama!

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

 

Reporter          : Widya Dewi S. F.

Editor              : Maslakhatu Nurul Ummah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *