Pelatihan Videografi: Hal Baru untuk Menambah Wawasan Pengurus Formadiksi UM

MALANG, Formadiksi UM News – Sabtu (4/5/2019) Pengurus Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) 2019 mengikuti Pelatihan Videografi di Sekretariat Formadiksi UM. Pelatihan Videografi ini merupakan hasil dari pengisian angket oleh Pengurus Formadiksi UM 2019 beberapa waktu yang lalu.

“Kemarin sudah dilakukan survei pelatihan yang diinginkan oleh pengurus, yang paling banyak dipilih salah satunya yaitu Pelatihan Videografi. Mumpung masih awal-awal prokernya (program kerja), dan pasti ada sie yang akan membuat after movie dan video highlight di setiap proker. Jadi pelatihannya yang dipilih yaitu Pelatihan Videografi,” terang Chiti Rahayu selaku Koordinator Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM).

Pemateri Pelatihan Videografi ini yaitu Yusan Harnowo dari Jurusan Teknik Elektro angkatan 2016 yang merupakan Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Penggemar Fotografi (UKM Himafo) tahun 2017-2018.

“Kolaborasi dengan UKM Himafo untuk mendekatkan dan mempererat hubungan Formadiksi UM dengan UKM yang lain (di Universitas Negeri Malang), juga dalam hubungannya antar pengurus,” jelas Chiti.

Dengan adanya pemateri dari UKM Himafo diharapkan dapat menambah wawasan Pengurus Formadiksi UM mengenai videografi serta dapat membangun hubungan baik dan mempererat tali silaturahmi dengan UKM-UKM yang ada di Universitas Negeri Malang.

“Harapan kami dengan kami mengundang pemateri dari luar lingkup organisasi Bidikmisi bisa membangun hubungan baik, mempererat tali silaturahmi dengan UKM-UKM yang ada di Universitas Negeri Malang. Bukan hanya itu kita bisa menambah banyak wawasan dari UKM yang kita undang sebagai pemateri karena beliau memang sudah ahli di bidangnya sehingga kualitas dari Pengurus Formadiksi UM juga dapat berkembang dengan adanya pelatihan tersebut dan yang paling penting harapannya  relasi dari Formadiksi UM dapat bertambah,” jelas Kiki Maritasari selaku Pengurus Inti Formadiksi UM 2019.

Dalam Pelatihan Videografi ini, Yusan membagikan tips dan trik dalam membuat video. Tips dan trik dalam membuat video sebagai berikut.

  1. Jika terdapat lebih dari satu videografer, kamera yang digunakan harus dengan tipe sama.

Jika ingin membuat video, kameranya harus satu tipe semua. Hal tersebut untuk mempermudah editor dalam mengedit video, dan diusahakan saat melakukan shoot kameranya sama jika akan terdapat pewarnaan dalam mengedit video.

  1. Perhatikan settingan video yang dipakai.

Misalnya jika 1008p 60 FPS, kita pakai shutter speed 1/200 (paling rendah 1/120 agar tidak blur), ISO 400.

  1. Mencari backsound sebelum eksekusi video.

Sebelum kita take video, lebih baik kita nyari backsound dulu yang sesuai.

  1. Sering lihat referensi video.

Kita akan lebih terangsang kreativitasnya dalam membuat video jika kita sering melihat referensi dari internet maupun media lainnya.

  1. Perhatikan komposisi dalam video.

Perhatikan komposisi warna, pola, dan baris dalam video agar video yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.

Selain itu, Yusan juga menambahkan pentingnya ilmu videografi yaitu pada zaman sekarang merupakan kebutuhan umum untuk mahasiswa.

“Pentingnya memahami ilmu videografi untuk zaman sekarang, sekedar lebih tahu aja lah ahli mengedit video itu tidak semua orang bisa, apalagi kita mahasiswa. Mau tidak mau kita harus tahu cara mengedit video cara buat videonya itu gimana. Jadi secara tidak langsung video itu seperti kebutuhan umum untuk mahasiswa sekarang,” jelas Yusan.

Yusan juga menambahkan kesannya saat menjadi pemateri dalam Pelatihan Videografi bagi Pengurus Formadiksi UM merupakan hal baru baginya.

“Kesannya nggak nyangka, soalnya saya itu belum pernah mengisi materi di luar Himafo. Untuk kesan pertamanya itu asyik, lebih banyak koneksi dan teman, jadi lebih banyak bertukar pikiran apalagi berbeda organisasi, ini itu Formadiksi dan saya Himafo kan ada perbedaan, jadi lebih tahu tentang organisasi lain seperti itu.”

Dengan diadakannya Pelatihan Videografi ini, harapannya yaitu agar Pengurus Formadiksi terampil dalam membuat video after movie atau video highlight untuk mendukung program kerja Formadiksi UM.

“Harapannya pengurus bisa membuat video after movie atau video highlight  yang bagus dan benar,” jelas Chiti.

 

Reporter : Nadya Erawati

Editor  : Nanda Ayu Luthfi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *