Sabet 4 Juara Bidang Tartil dan Qiraah, Umam: Tata Niat!

Sabet 4 Juara Bidang Tartil dan Qiraah, Umam: Tata Niat!

Formadiksi UM News – Khotibul Umam mahasiswa penerima Bidikmisi Universitas Negeri Malang (UM), Mahasiswa S1 Pendidikan Matematika angkatan 2017, berhasil menyabet empat juara pada bidang Tartilil Quran maupun Qiraah. Penasaran dengan kisah dan tips berprestasi ala Khotibul Umam? Mari simak liputan hasil wawancara Reporter Formadiksi UM News pada Kamis–Jumat (3–4 /12/2020) berikut!

Juara yang berhasil diraih

  • Juara 2 UNY Islamic Fest Cabang Tartilil Quran Nasional Kategori Putra yang diselenggarakan oleh UKKI Al-Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta dan diumumkan pada tanggal 27 November 2020.
  • Juara Harapan 1 Festival Islamic Soedirman Cabang Musabaqah Tartilil Quran Nasional Universitas Sudirman yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Islam dan Al-Qur’an Universitas Jendral Soedirman dan diumumkan pada tanggal 29 November 2020.
  • Qori’ Terbaik 1 Musabaqah Tartilil Quran Mahasiswa Nasional (MTQ-MN) Universitas Airlangga dan diumumkan pada tanggal 22 November 2020.
  • Juara 2 Islamic Nursing Festival (INSTAL) Cabang Tartilil Quran se-Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Jember dan diumumkan pada tanggal 18 Oktober 2020.

Tips Keberhasilan Ala Khotibul Umam

  1. Tata niat. Dalam menekuni sesuatu jangan ingin mengharapkan juara ataupun yang terbaik, itu bukan niat baik maka kemungkinan besar di tengah perjalanan akan pudar semangatnya. Contoh niat yang baik misalnya menekuni tartil agar bisa bagus dan indah ketika membaca Al-Qur’an, menyenangkan orang tua, dan lain sebagainya.
  1. Rutin dan istikamah mengikuti Pembinaan Tartilil Quran di Unit Kegiatan Mahasiswa Al-Quran Study Club (UKM ASC). Pada saat pembinaan kadang minder karena kebanyakan peserta pembinaan sudah pada ahli-ahli. Tapi jadikan hal demikian sebagai motivasi untuk lebih semangat lagi dalam menekuni bidang tartil.
  2. Sering latihan dan menirukan irama yang telah didapatkan di Pembinaan Tartil.
  3. Sering mendengarkan murottal para qori-qori dan murottil-murottil. Kemudian menirukannya. Kalau menurut saya ini sangat penting karena seseorang yang sudah terbiasa mendengarkan murottal, dia seakan-akan telah menanam jiwa murottil dalam dirinya.
  4. Mencari Motivasi. Kalau saya sendiri sering menonton MTQ Nasional Cabang Qiro’at Sab’ah Murottal dan MTQ Mahasiswa Nasional Cabang Tartilil Quran.
  5. Berdoa agar selalu dipermudah urusannya terkhusus di bidang yang sedang ditekuni dan meminta restu orang tua atau meminta doa orang tua terutama Ibu.
  6. Menekuni tajwid dan makhraj sebelum menekuni tartil serta perlu kesabaran dan ketekunan dalam belajar.

Pesan sang juara

Mahasiswa tanpa berkarya, seakan-akan sedang tidur. Maka bangun dan bangunlah! Berkaryalah sebanyak mungkin dan semampunya! Jangan merasa lelah dalam proses berkarya, karena semuanya itu akan bisa kita petik buah manisnya di kemudian hari. Ayo, mahasiswa Bidikmisi atau KIP Kuliah jangan sampai kalah dengan mahasiswa lainnya dalam berkarya.

Reporter              : Chantika Putri Ana

Editor                    : Chantika Putri Ana

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *