Sambut OPCN 2021, Simak Tips Menulis Puisi ala Sang Juara!

Formadiksi UM News – Seperti tahun sebelumnya, Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) kembali menghadirkan Lomba Cipta Opini, Puisi, dan Cerpen Mahasiswa Penerima Bidikmisi dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tingkat Nasional (OPCN) Tahun 2021. OPCN merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mewadahi dan memfasilitasi mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah dalam bidang kepenulisan khususnya opini, puisi, dan cerpen. Bagi kalian yang ingin sekali mengikuti Lomba OPCN, tetapi masih ragu dan bingung, tenang saja. Reporter Formadiksi UM News akan membagikan tips dan trik menulis puisi menarik bersama Sang Juara Lomba Puisi OPCN Tahun 2020, Muhammad Arinal Haq. Ingin tahu selengkapnya? Check it out!      

Arinal Haq merupakan salah satu mahasiswa penerima Bidikmisi Jurusan Matematika Universitas Gadjah Mada. Bukan berasal dari Jurusan Sastra, tetapi tetap bisa menghasilkan karya puisi yang keren-keren tentunya.

“Seringnya berpartisipasi dalam lomba puisi, hingga banyak yang berujar kalau saya adalah seorang anak sastra yang tersesat di Jurusan Matematika,” ungkap Arinal Haq.

Telah banyak lomba cipta puisi yang Arinal Haq ikuti sebelumnya. Perlombaan pertama yang ia ikuti adalah lomba cipta puisi di ajang 72 Wajah Indonesia, 2017 silam. Hal itu terus berlanjut sampai sekarang hingga mengikuti lebih dari 40 kali lomba menulis yang tentu saja pernah mengalami beberapa kegagalan. Namun, hal itu tidak membuat Arinal Haq putus asa. Ia justru menjadi lebih semangat dan terus belajar lagi.

Beberapa lomba cipta puisi yang telah dimenangkan oleh Arinal Haq yaitu Juara 2 Lomba Menulis Puisi 74 Wajah Indonesia Tahun 2019, Juara 2 Lomba Cipta Puisi Matematika Himatika UNNES Tahun 2020, Juara 1 Lomba Puisi DX Comp Tahun 2020, dan Juara 1 Lomba Cipta Puisi dalam ajang Lomba OPCN Tahun 2020. Itu semua merupakan sebagian dari banyaknya kejuaraan yang dicapai oleh Arinal.

Lalu, bagaimana sih cara Arinal Haq membuat puisi yang baik dan menarik sehingga bisa meraih kejuaraan di berbagai lomba cipta puisi?

Tips dan trik menulis puisi dan meraih kejuaraan ala Arinal Haq:

  1. Kunci utama menulis puisi adalah menikmati

Menikmati setiap kata yang berasal dari hati dan bait-bait yang terangkai adalah suara hati yang diwujudkan menjadi puisi.

  • Membaca dengan tekun

Dengan banyak membaca puisi dan karya orang lain, maka akan memperkaya emosi, rasa, dan diksi yang nantinya dituangkan dalam menulis puisi.

  • Memilih diksi sederhana namun dikemas dengan rima yang unik

Jauh lebih menarik dan menjadi bernilai lebih ketika mampu menyampaikan isi puisi dengan diksi sehari-hari, tetapi dikemas dengan rima atau susunan yang unik serta analogi yang dekat dengan kehidupan. Contoh sebagai berikut.

“Lusa, adik berulang tahun kelima, di saat celengan kami hanya tersisa doa-doa yang lupa jalan pulangnya. Aku tak tahu kado apa, yang bisa dibungkus dengan pita. Juga kertas warna apa, yang dapat menyimpul perasaannya. Entah ia ingin sepeda, atau televisi saja, atau kembalinya mimpi-mimpi yang terpaksa dipatahkannya.”

  • Mematuhi aturan lomba

Mematuhi segala peraturan lomba, misalnya tema dan ketentuan kepenulisan. Tips khusus yakni mengeksplorasi tema dengan sudut pandang yang berbeda sehingga dapat membawakan suatu karya sesuai tema, tetapi dengan isi cerita yang mungkin tak pernah orang lain kira.

“Karena bagi saya, puisi bukan hanya susunan diksi indah tanpa makna, tapi sebuah rangkaian diksi yang barangkali sederhana, tapi mampu menyampaikan isi yang ingin kita sampaikan dengan tepat kepada pembaca,” ungkap Arinal menjelaskan sudut pandang lain dalam memahami puisi.

Selain itu, Arinal Haq juga turut menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti Lomba OPCN Tahun 2020. Arinal Haq menyampaikan bahwa Lomba OPCN Tahun 2020 merupakan lomba cipta puisi yang paling berkesan dan merupakan kegiatan yang sangat patut mendapat apresiasi karena telah menyediakan wadah berkarya dan eksplorasi diri khusus mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah.

“Bagi saya Lomba OPCN ini wajib dan fardu ain harus selalu ada tiap tahunnya, dan tentu wajib untuk diikuti. Jangan ragu untuk mencoba, karena dengan mencoba akan selalu mendapat dua hasil yang sama baiknya. Gagal untuk belajar kembali atau menang untuk disyukuri dan ditingkatkan lagi. Lebih dari itu, kita juga akan mendapat teman menulis bersama atau bahkan tempat belajar dari sesama peserta nantinya. So, tunggu apa lagi? Ya kali nggak kuy!” ungkap Arinal.

Nah, sudah banyak tips dan trik seputar menulis puisi serta meraih prestasi di bidang menulis puisi, bukan? Bisa kita terapkan untuk belajar serta menambah pengalaman dengan mengikuti OPCN Tahun 2021. Bagi teman-teman mahasiswa penerima Bidikmisi dan KIP Kuliah yang ingin mengikuti OPCN Tahun 2021 bisa mulai mendaftarkan diri dan mengirimkan karya terbaiknya hingga 17 Juli 2021, ya! Jangan lupa stay tune di media sosial Formadiksi UM untuk info selengkapnya!

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

KIP Kuliah! Generasi Muda Semangat Berprestasi!

Reporter          : Amayla Yuan Anggara dan Afifa Masfufa

Editor              : Firda Imroatus Solekah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *