Surat Untukmu

Surat Untukmu
Oleh: Anjar Dwi Hariadi

Untukmu, diriku di masa depan
Apa kabar?
Apa yang tengah kaulakukan kini?
Apakah kau baik-baik saja?
Adakah sudah orang yang berharga bagimu?

Kauberkata kau pernah bermimpi,
adakah engkau sudah terbangun?
Adakah ujung jalan itu sudah kaugapai?
Adakah sudah kaulihat mentari yang kau impikan itu?
Ataukah engkau masih berjuang dengan kakimu yang mulai lelah?

Kauberkata kau ingin melukiskan masa depan,
Kau di sana bukan?
Adakah engkau tersenyum melihat lukisanmu?
Dengan mata jernih seperti saat itu,
adakah air matamu jatuh sembari memeluk kenangan itu?

Malam yang dingin dan pagi yang hujan pasti akan berlalu, iya kan?
Aku pun berharap kau tengah bahagia di sana
Sembari berjalan dan menggapai tangan lembut yang dingin itu,
aku menanti untuk dapat melihat apa yang tengah engkau lihat
Berjanjilah padaku kau tak akan menungguku,
dan teruslah berjalan, menapaki jalan yang telah kita pilih itu

Jika kau lelah, maka ingatlah aku yang kini tengah berjalan menggapaimu
Aku yakin, kau akan tersenyum sambil menangis lagi, bukan?
Karena itu jugalah yang tengah kulakukan sekarang,
Saat aku menuliskan surat ini,
aku pun mulai melukismu dalam anganku

Untukmu, sang pejuang keras kepala yang selalu kedinginan
Untukmu, sang pemimpi yang terus melukis dalam ruang kesepian
Jaga dirimu baik-baik

Malang, 18 April 2021

One thought on “Surat Untukmu”

  1. Terimakasih kata-kata ini telah memotivasi saya meskipun saya lelah, capek ingin berhenti namun saya harus tetap berjalan untuk mimpi saya kedepan thanks and goodluck

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *