Tak Terlambat

TAK TERLAMBAT

Oleh: Laili Nur A.

 

Wahai mimpi

Tetaplah di persinggahanmu

Bersabarlah untuk menunggu kedatanganku

Karena aku sedang berjuang menuju tempatmu

Mungkin akan memakan waktu cukup lama

Karena banyak rintangan yang perlu ku taklukkan

Banyak keraguan yang perlu ku musnahkan

Dan butuh tekad kuat untuk kembali bangkit dari keterpurukan

Wahai mimpi. Apa kau tahu?

Terkadang, air mata turut mengalir dari pelupuk mataku

Memberi pancarona di setiap langkah perjuanganku dalam menggapaimu

Tak jarang pula, terbesit rasa ingin melepasmu

Agar aku tak lagi terbelengggu dalam nestapa yang kauramu

Namun, keinginan itu sirna tatkala wajah kedua malaikatku membayang dalam pikiranku

Teringat bagaimana mereka berkorban demi aku

Memeras keringat demi hidup dan pendidikanku

Dan, teringat harapan-harapan yang pernah mereka tuturkan kepadaku

Wahai mimpi

Aku ingin mempersembahkanmu kepada kedua malaikatku yang telah memberiku kesempatan untuk menatap dunia

Aku ingin membuat mereka bangga kepadaku, anaknya

Aku ingin menunjukkan kepada mereka, bahwa pengorbanan mereka tak sia-sia

Aku berharap, Tuhan memberiku kesempatan untuk bisa meraihmu

Dan aku juga berharap, tak ada yang terlambat ketika aku sampai di tempatmu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *