Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi, Simak Kisah Lengkapnya!

MALANG, Formadiksi UM News – Kembali mendapat juara di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), mahasiswa penerima Bidikmisi Universitas Negeri Malang (UM) berlaga dan memperoleh Juara 1 Qur’anic Paper Award Jilid I Tahun 2020 tingkat UM yang dilaksanakan melalui via online oleh Pembinaan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Unit Kegiatan Mahasiswa Al-Qur’an Study Club (UKM ASC) UM.

Qur’anic Paper Award ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan lomba. Pertama, pengumpulan fullpaper dan poster pada  18 April—2 Mei 2020. Kedua, penjurian dan vote poster pada 3—9 Mei 2020. Dilanjutkan dengan presentasi karya  pada 14 Mei 2020, dan tahap terakhir yaitu pengumuman pemenang lomba  pada 15 Mei 2020.

Pada Minggu (17/5/2020), Reporter Formadiksi UM News telah mewawancari mahasiswa penerima Bidikmisi UM, yakni Jauhar Rosanah selaku perwakilan tim yang memperoleh Juara 1 Qur’anic Paper Award jilid I Tahun 2020 tingkat UM.

“Qur’anic Paper Award ini merupakan lomba membuat Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIA) dengan format Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM-GT). Lombanya berupa pembuatan paper dan poster,” ungkap Rosa.

Adapun anggota tim penyabet Juara 1 Qur’anic Paper Award Jilid I Tahun 2020 ini, di antaranya:

  • Siti Nuradila, Mahasiswa FMIPA UM, Jurusan Matematika angkatan 2019 (Ketua).
  • Jauhar Rosanah, mahasiswa penerima Bidikmisi FMIPA UM, Jurusan Fisika angkatan 2019 (Anggota).
  •  Eko Rudianto, mahasiswa penerima Bidikmisi FMIPA UM, Jurusan Fisika angkatan 2019 (Anggota).

“Perspektif Alquran mengenai peningkatan self awareness di tengah pandemi Covid berdasarkan hukum mathematical sylogism dengan platform Website sebagai implementasinya,” jelas Rosa ketika ditanya ide yang diusung hingga sampai mendapat juara.

“Motivasinya sejak dulu itu ingin mempunyai karya tulis yang bisa ngasih impact ke sesama.  Terlebih di tengah pandemi begini ada rasa was-was juga karena semakin melonjaknya kasus terkonfirmasi. Alhasil kami berusaha membuat karya Humanity Mathematical Silogism karena melihat masyarakat yang belum sadar diri dan bersikap pro-sosial ke lingkungan mereka terutama yang ada di desa. (Dan) pengimplementasiannya kami menggunakan platform Website dengan harapan lebih memudahkan masyarakat dalam mengaksesnya ketimbang aplikasi yang mewajibkan download,” tambah Rosa.

Jauhar Rosanah juga membagikan kiat sukses dalam meraih prestasi, khususnya di tengah pandemi saat ini.

“Sebenarnya tidak ada tips khusus, hanya saja kita harus pandai mengoptimalkan waktu yang ada untuk melakukan hal-hal yang bersifat positif dan membangun. Apalagi ini kerja tim yang notabene tiap anggota memiliki kesibukan yang berbeda ditambah lagi dengan deadline tugas daring dan organisasi yang seperti itu,” jelas Rosa.

Tak ada kesuksesan yang diraih secara instan, ada hambatan yang dialami Rosa beserta tim selama proses menggapai kesuksesan, namun tidak menyurutkan semangat mereka.

“Dalam pengerjaan karya ada beberapa hambatan dikarenakan tim yang memiliki kesibukan berbeda-beda, sehingga untuk beberapa deadline awal tim banyak yang telat terlebih dalam penyatuan gagasan,” ungkap Rosa.

Di akhir wawancara, Rosa menyampaikan pesannya untuk mahasiswa penerima Bidikmisi UM agar terus berprestasi.

“Jadilah menginspirasi namun jangan suka dipuji dengan terus berikan kontribusi terlebih dalam hal prestasi,” pesan Rosa.

Tak lupa Rosa juga menyampaikan salam kepada Formadiksi UM.

“Formadiksi hebat,” tutup Rosa.

Reporter          : Indra Setiawan

Editor              : Chantika Putri Ana

One thought on “Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi, Simak Kisah Lengkapnya!”

  1. masyaAllahh tabarakallah.. salam buat mbaknya yang keren ini yupsss :)) tetaplah berprestasi tiada henti~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *