Ungkap Manfaat Pelatihan KTI dan Esai Formadiksi UM Tahun 2020

MALANG, Formadiksi UM News – Pendaftaran kegiatan Paper Coaching Clinic (PCC) yang diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) pada tanggal 6–30 April 2020 mendatang akan segera ditutup. Perlu diketahui bahwa kegiatan PCC yang menjadi wadah bagi mahasiswa penerima Bidikmisi UM dalam Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Esai. Pelatihan ini dapat diikuti oleh mahasiswa penerima Bidikmisi UM mulai dari angkatan 2017 hingga 2019. Menurut informasi dari Syifak Ayu Hariyono selaku Ketua Pelaksana PCC saat diwawancarai oleh Reporter Formadiksi UM News pada hari Senin (23/3/2020), nantinya kegiatan PCC ini akan memberikan banyak manfaat kepada peserta.

Manfaat tersebut di antaranya adalah para peserta akan mendapatkan ilmu serta bimbingan dari tentor-tentor yang sudah ahli di bidangnya, sehingga dapat mengetahui lebih dalam lagi seputar pertanyaan berikut: apa itu KTI dan esai?; bagaimana struktur dari KTI dan esai?; bagaimana cara membuat KTI dan esai?; serta masih banyak lagi. Melalui arahan dari tentor-tentor tersebut, para peserta akan mendapatkan bimbingan dalam pembuatan karya yang sesuai prosedur. Karya ini nantinya, dapat diikutsertakan dalam berbagai perlombaan.

Tidak hanya itu, melalui kegiatan ini para peserta akan memperoleh kemudahan dalam mendapatkan informasi terkait lomba-lomba KTI dan esai dalam waktu dekat. Seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan tertib berhak mendapatkan sertifikat sebagai Peserta Pelatihan KTI atau Esai PCC.

Hal yang tak kalah seru dari pelatihan ini, para peserta akan bertemu dengan orang-orang baru dari berbagai jurusan dan fakultas lain yang ada di Universitas Negeri Malang, sehingga dapat menambah relasi yang mampu mendorong semangat dalam menyelesaikan progres karyanya selama pelatihan tersebut. Begitu banyak manfaat yang akan diperoleh dengan berpartisipasi dalam pelatihan ini.

“Di antara beberapa manfaat yang telah dipaparkan, sebenarnya semua manfaat tersebut sama pentingnya. Namun, jika harus memilih manfaat yang utama, tentu yang pertama adalah memperoleh ilmu karena dari ilmu tersebut dapat mengubah apa yang tidak diketahui sebelumnya menjadi tahu dan mengerti. Selain itu, bagi yang sudah tahu dan mengerti tentu dapat meningkatkan lagi pengetahuannya sebelum dia mengikuti pelatihan ini karena ilmu tersebut akan kita peroleh juga dari orang- orang yang sudah ahli di bidang ini. Jadi, tidak perlu diragukan lagi,” ujar Syifak.

“Harapan saya selaku Ketua Pelaksana PCC terkait partisipasi dari para peserta yaitu PCC dapat diikuti oleh banyak peserta yang merupakan mahasiswa penerima Bidikmisi UM baik dari angkatan 2017–2019. Sedangkan, untuk  terselenggaranya PCC ini saya berharap semoga antusiasme dan semangat peserta istiqomah sampai akhir pelatihan.’’ tambahnya.

(Karena) apa? seperti yang kita ketahui bahwa KTI dan esai adalah sebagai salah satu dunia ilmiah yang sangat penting peranannya bagi kita para akademisi. Selain itu, melalui PCC ini para peserta diharapkan benar–benar memanfaatkan peluang yang ada untuk menggali semua hal yang berkaitan dengan KTI dan esai, sehingga nantinya dapat digunakan sebagai bekal ketika bersaing dalam berbagai ajang lomba,baik yang diadakan oleh Formadiksi UM maupun pihak-pihak lainnya,” tutup Syifak.

 

Reporter                      : Alvi Nanda Choirina

Editor                          : Erlina Febrianti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *