Usung KerabaTani, Ari dan Tim Sabet Juara 3 KBMK 2020

Usung KerabaTani, Ari dan Tim Sabet Juara 3 KBMK 2020

Formadiksi UM News — Kabar gembira kembali hadir di Universitas Negeri Malang (UM). Salah satu mahasiswa penerima Bidikmisi UM atas nama Ari Gunawan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bersama rekannya Made Radikia Prasanta mahasiswa Fakultas Teknik (FT) kembali mengharumkan almamater dengan mengusung KerabaTani dan berhasil menyabet Juara 3 Kompetisi Bidang Komersialisasi Riset dan Teknologi dalam Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis Manajemen dan Keuangan (KBMK) Tahun 2020 yang diselenggarakan secara online atau dalam jaringan (daring) oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada Minggu (4/10/2020), Reporter Formadiksi UM News berhasil mewawancarai Ari Gunawan, yang merupakan mahasiswa penerima Bidikmisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2017.

“Rangkaian kompetisi diawali dengan mengajukan proposal perlombaan ke Kemendikbud. Terdapat sekitar 500 proposal yang diterima Kemendikbud, selanjutnya diseleksi menjadi 10 proposal terbaik. Kemudian 10 terbaik melakukan presentasi pada tanggal 27 September 2020, ini tahapan dari segi kompetisi. Akan tetapi, untuk tahapan persiapan di kampus UM sebelum mengajukan proposal, kami sudah ada pembinaan. (Dan) ketika sudah mengetahui masuk 10 terbaik, kami melakukan tahapan-tahapan untuk berlatih presentasi di fakultas, termasuk karantina-karantina di hotel juga,” ujar Ari Gunawan.

Motivasi Ari Gunawan dalam mengikuti kompetisi ini, karena dirasa sesuai dengan ide yang telah diciptakannya bersama tim.

“Karena memang sedang menjalankan dan mempersiapkan suatu komersialisasi bisnis yang berbasis riset atau penelitian, jadi kami pikir kami kembangkan dengan detail dan cocok diikutkan dalam kompetisi ini, kebetulan juga ditawari sama fakultas. Jadi kami ikutkan,”ujar Ari.

Ari Gunawan bersama tim mengusung ide produk KerabaTani dalam kompetisi ini, yang mana memiliki keunggulan dapat memudahkan petani dalam me-monitoring lahan pertanian.

“Kami membuat monitoring kondisi lahan pertanian hanya dalam satu alat. (Dan) kami memberikan rekomendasi kepada petani dalam bentuk aplikasi. KerabaTani sendiri memudahkan petani dalam me-monitoring kondisi kesuburan lahan, serta meningkatkan kondisi kesuburan lahan, misalnya pupuknya kurang atau airnya kurang, dan sebagainya kurang, dapat ditampilkan berdasarkan parameter yang diukur. Nantinya diharapkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” tambah Ari yang juga mahasiswa Jurusan Manajemen ini.

Lika-liku memunculkan ide dan menciptakan produk ini sangatlah panjang ia lalui bersama tim, Ari memaparkan cerita di balik lika-likunya bersama tim kepada  Reporter Formadiksi UM News.

“Perjalanan KerabaTani itu sangat panjang, sampai sekarang sudah 2 tahun. (Yang) pasti ini berawal dari ide Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), kami tidak lolos PKM. Lalu kami coba ikut  kompetisi di Taiwan dan mendapatkan juara. Kami mendapat pendanaan dari Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), lalu kami mengembangkan alat produksi dan dicoba di Batu, Banyuwangi, Kabupaten Malang, sampai kami mendapatkan pendanaan ke Korea Selatan. Kami kembangkan segi bisnis di Korea Selatan, pada akhir tahun 2019. Pada tahun 2020 awal, kami mendapatkan pendanaan kembali untuk research and development lebih jauh, melalui Kemenristekdikti. Kemudian terdapat beberapa penggagalan kontrak untuk produksi alat karena adanya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Lalu, kemarin dapat pendanaan lagi untuk pengelolaan alat KerabaTani, dan kami memutuskan lebih baik untuk bertanam pangan di masa pandemi Covid-19. Intinya kami selama ini mengembangkan alat ini melalui pendanaan dari Kemenristekdikti dan beberapa kementerian di Indonesia,” papar Ari Gunawan.

Tidak ketinggalan, tentunya Ari Gunawan akan membagikan tips untuk mahasiswa penerima Bidikimisi UM berdasarakan pengalaman yang telah ia lalui.

“Tipsnya, harus menemukan tujuan dahulu. What you want in the future? Kalau sudah punya tujuan, misalnya menjadi akademisi, entrepreneur, atau menjadi investor, atau ranah apapun, yang terpenting tujuannya harus ditentukan dahulu. Nah, kalau belum mempunyai tujuan yang jelas, akan menyebabkan kesusahan untuk produktif dan susah berfokus ke tujuan awal. Jadi, teman-teman harus punya tujuan yang jelas ke depan, punya target yang jelas ke depan, nanti produktifnya akan berjalan. Karena ketika target-target tersebut tidak berjalan akan menumbuhkan rasa kecewa dari diri sendiri. Serta tujuan kita pasti juga sesuai dengan apa yang kita mau dan apa yang kita senangi. Kalau kata orang Jepang, namanya “Ikigai”, “Ikigai” itu kita harus menemukan 4 kuarter dalam hidup kita. Hal yang kita suka, hal dibutuhkan orang lain, hal yang bermanfaat bagi orang lain, dan kita dibayar untuk hal tersebut.”

Sebagai seorang mahasiswa kita harus mempunyai tujuan dan arah yang akan menjadikan kita orang yang produktif dan membawa kita menuju kesuksesan, seperti pesan dari Ari Gunawan.

“Untuk teman-teman penerima Bidikmisi, segera temukan tujuannya dalam berkuliah, sampai karier masa mendatang, mau ke mana. Bisa produktif, berprestasi, dan bisa menunjukkan bahwa pemerintah itu tidak salah memberikan beasiswa ke teman-teman semuanya,” tutup Ari.

Nah, demikian salah satu ulasan prestasi yang diraih oleh Ari Gunawan dan tim dalam masa pandemi Covid-19 ini. Terus berkarya dan produktif untuk menemukan tujuan dalam diri, guna bermanfaat bagi orang di sekitar kita. Semoga menambah semangat kita untuk produktif dan berprestasi.

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

 

Reporter          : Ayu Anggraeni Wulansari

Editor              : Chantika Putri Ana

3 thoughts on “Usung KerabaTani, Ari dan Tim Sabet Juara 3 KBMK 2020”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *