Webinar Beasiswa LPDP: Ajang Menginspirasi tuk Lanjutkan Studi

Formadiksi UM News Pembatasan sosial  dan dimulainya kebiasaaan baru di era New Normal tak menyurutkan semangat pejuang pendidikan untuk terus aktif dan melaksanakan berbagai kegiatan positif yang mampu menunjang soft skill serta potensi dalam diri. Salah satunya adalah Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) yang mengadakan kegiatan Webinar Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai salah satu kegiatan dari rangkaian Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Esai Mahasiswa Penerima Bidikmisi Tingkat Nasional (LKTIEN) Tahun 2020. Webinar Beasiswa LPDP ini dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2020 secara virtual melalui aplikasi Google Meet.

Kegiatan Webinar Beasiswa LPDP ini diikuti oleh Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan mahasiswa penerima Bidikmisi UM angkatan 2016—2019 yang mendaftarkan diri serta telah memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan oleh panitia penyelenggara. Meskipun baru pertama kali diadakan, webinar yang mengusung tema “Raih Mimpimu, Lanjutkan Studimu, Bersatu Membangun Negeri bersama Beasiswa LPDP” ini mampu menarik minat mahasiswa penerima Bidikmisi UM. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pendaftar yang telah melebihi kuota.

Adapun dalam webinar ini menghadirkan tiga pemateri yang merupakan peraih Beasiswa LPDP S2, baik di dalam maupun luar negeri. Ketiga pemateri tersebut juga merupakan alumni penerima Bidikmisi UM, antara lain Anton Agus Setiawan, Nur Fidayat, dan Anindita Yurizqi. Usai kegiatan, Reporter Formadiksi UM News pada Sabtu, 22 Agustus 2020 berkesempatan melakukan wawancara dengan salah satu pemateri webinar yakni Anton Agus Setiawan dan salah satu peserta webinar yaitu Icca Nabilah, mahasiswa penerima Bidikmisi Jurusan Administrasi Pendidikan UM angkatan 2018. Berikut hasil liputannya.

Tidak hanya saat mendaftar, peserta juga tetap antusias selama Webinar Beasiswa LPDP berlansung.

Antusiasme peserta ketika mendaftarkan diri, tetap terlihat hingga berlangsungnya acara webinar. Bukan hanya mahasiswa penerima Bidikmisi UM, Finalis LKTI juga tampak beberapa kali mengajukan pertanyaan ketika sesi tanya jawab berlangsung. Hal ini tentu disambut baik oleh pemateri. Anton Agus Setiawan mengungkapkan antusias dan keaktifan peserta webinar tersebut pada kesempatan wawancara Reporter Formadiksi UM News, Sabtu lalu (22/8/2020).

“Peserta dalam kegiatan webinar ini cukup aktif dan antusias. Saya sangat senang bisa berbagi pengalaman kepada lebih dari seratus teman-teman Bidikmisi. Semoga banyak yang lolos LPDP ya,” ujar Anton.

Webinar Beasiswa LPDP dinilai sangat menarik dan menginspirasi.

“Webinar Beasiswa LPDP ini sangat menarik dan menginspirasi. Pendaftaran memiliki sistem seleksi dan sebelum acara dimulai, susunan acara dibagikan kepada para peserta sehingga kita (para peserta) bisa memanajemen waktu dan bisa mengalokasikan waktu dengan baik ketika kegiatan dilaksanakan. Pemateri yang menyampaikan pun berpengalaman dalam hal Beasiswa LPDP sehingga dapat memotivasi dan menginspirasi saya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang  magister, karena awalnya sebelum mengikuti kegiatan ini rencana saya adalah ingin bekerja setelah lulus sarjana,” ungkap Icca.

Tujuan diadakannya Webinar yakni untuk memberikan informasi mengenai Beasiswa LPDP dan memotivasi peserta untuk melanjutkan studi ke jenjang S2.

Tidak hanya menarik, webinar ini juga sangat bermanfaat. Seperti halnya tujuan diadakannya webinar, yakni untuk memberikan informasi mengenai Beasiswa LPDP dan memotivasi peserta untuk melanjutkan studi ke jenjang S2, peserta webinar mengaku mendapatkan manfaat tersebut.

“Manfaat yang saya dapatkan dari kegiatan Webinar Beasiswa LPDP ini, yang pertama adalah untuk menambah wawasan, yakni wawasan mengenai Beasiswa LPDP itu sendiri. Seperti apa sih Beasiswa LPDP itu? Lalu apa tujuannya LPDP? Siapa saja yang bisa mendaftar LPDP? Jadi, dari kita yang sebelumnya masih awam terhadap LPDP menjadi bisa mengenal lebih dalam tentang Beasiswa LPDP. Kedua, adalah dapat memotivasi, karena tekad saya sendiri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya itu masih sedikit dan menjadi termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister setelah mengikuti kegiatan ini. (Yang) ketiga adalah menginspirasi, inspirasi ini datang dari ketiga pemateri yang berbeda yang masing-masing merupakan penerima Beasiswa LPDP sehingga ketiganya memiliki pengalaman yang dapat dibagikan kepada para peserta webinar sehingga kita merasa terinspirasi dari apa yang mereka sampaikan kepada kita,” ungkap Icca.

Sama halnya dengan mahasiswa penerima Bidikmisi UM, Finalis LKTI juga mendapatkan manfaat dari Webinar Beasiswa LPDP ini. Reporter Formadiksi UM News juga berhasil mewawancarai salah satu finalis LKTI yang juga mengikuti webinar tersebut, yaitu Rohman Hikmat yang merupakan mahasiswa penerima Bidikmisi Jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran angkatan 2017.

“Manfaat mengikuti kegiatan ini tentunya bisa menjadi lebih tahu tentang apa saja yang harus dipersiapkan untuk mengikuti tes Beasiswa LPDP, tahapan apa saja yang harus disiapkan, misalnya seperti latihan membuat esai, persiapan TOEFL, daftar prestasi yang harus dicicil, dan juga pengabdian yang perlu untuk mulai dicicil. Manfaat lain yang saya dapatkan bahwa ada hal-hal yang harus dipersiapkan selain dunia perkuliahan yang saya rasa (kadang) terlalu fokus mengikuti aturan perkuliahan. Padahal, dunia itu terus bergerak maju dan kebutuhan semakin tinggi jadi kita harus menyesuaikan kemampuan diri untuk melanjutkan studi ke jenjang berikutnya agar tidak kalah oleh zaman sehingga ini (Webinar Beasiswa LPDP) sangat bermanfaat bagi saya untuk tidak hanya melanjutkan studi, tetapi juga melanjutkan hidup,” jelas Rohman.

Masih antusias: peserta ungkapkan kesan bahwa kuis di akhir Webinar Beasiswa LPDP juga menarik sebagai ajang brainstorming.

Kegiatan Webinar Beasiswa LPDP berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Usai istirahat, salat, dan makan, kegiatan dilanjutkan dengan Kuis Seputar Webinar yang disingkat Kustanar. Tak hanya sebatas kuis kegiatan, di dalamnya telah disusun pertanyaan-pertanyaan untuk mematrikan materi yang telah disampaikan oleh para pemateri. Berkesinambungan dengan adanya Kustanar, di akhir kegiatan juga diumumkan pemenang Kustanar sekaligus dilaksanakan sesi penyampaian kesan-pesan dari peserta atas terselenggaranya kegiatan ini.

Merasakan manfaat dan memahami tujuan adanya Kustanar, Icca selaku salah satu peserta Webinar menilai agenda ini menarik sekaligus sebagai ajang brainstorming bagi peserta.

“Kesan menarik bagi saya yakni diadakannya kuis di akhir acara oleh panitia, di mana dalam kuis tersebut kita diajak untuk melakukan brainstorming, mengingat-ingat materi yang telah disampaikan yang juga terdapat reward. Hal ini tentunya dapat memastikan bahwa materi yang disampaikan oleh pemateri sampai ke peserta,” ungkap Icca.

Serba-serbi harapan dari narasumber, sama-sama ungkapkan agar Webinar Beasiswa LPDP tetap berkelanjutan.

“Harapannya, semoga kegiatan ini tetap berkelanjutan, kalau bisa dilaksanakan 3—4 kali dalam satu tahun, karena memang manfaat dari kegiatan ini sangat besar. Selain dilaksanakan secara konsisten, saya harap kegiatan ini juga bisa menjangkau peserta yang lebih banyak dan lebih luas lagi. Tidak hanya lewat Google Meet, tetapi juga bisa lewat Zoom yang dapat menjangkau peserta lebih banyak dan bahkan bisa disiarkan langsung lewat YouTube. Mungkin bisa juga dilakukan program kerja yang berkelanjutan seperti mentoring Beasiswa LPDP sehingga informasi yang didapatkan lebih detail dan bisa dilakukan dalam ruang lingkup yang lebih kecil sehingga bisa terfokus pada apa saja yang harus dipersiapkan, tidak harus peserta yang berasal dari mahasiswa tingkat awal, tetapi bisa difokuskan pula ke mahasiswa  tingkat akhir yang memang benar-benar akan mendaftar Beasiswa LPDP,” harap Anton.

Selaras dengan Anton, Rohman dan Icca ungkapkan harapannya agar Webinar Beasiswa LPDP rutin dan tetap terselenggara.

“Semoga Webinar Beasiswa LPDP ini bisa rutin diadakan mengingat sangat bermanfaatnya kegiatan ini,” kata Rohman.

“Dikarenakan begitu pentingnya kegiatan Webinar Beasiswa LPDP ini, tentunya terdapat harapan-harapan yang baik untuk ke depannya agar kegiatan ini tetap terlaksana,” harap Icca.

Pesan dan penyemangat mahasiswa penerima Bidikmisi untuk lanjutkan studi.

Di akhir kesempatan wawancara, Anton Agus Setiawan menyampaikan pesannya untuk mahasiswa penerima Bidikmisi.

“Daging dan darah teman-teman Bidikmisi telah menyatu dengan rakyat, ada lembaran rupiah yang dibayarkan para tukang becak, nelayan, petani, dan kaum menengah lainnya melalui tetes keringat perjuangan mereka. Jangan menjadi seseorang yang sombong dan munafik, kembalilah kepada mereka, berjuanglah bersama rakyat, berikan manfaat kepada masyarakat. Kesederhanaan dan keterbatasan sudah jadi diksi populer dalam kamus anak Bidikmisi. Namun, sejatinya dari sanalah pribadi hebat dibentuk. Bukankah sebelum menjadi kupu-kupu yang terbang indah, seekor ulat harus berjuang keras untuk keluar dari kepompong? Bukankah pelaut hebat terlahir dari ombak yang tidak tenang? Bukankah anak jerapah lahir ke dunia dan terjatuh setinggi 3 meter dari induknya? Jadilah mahasiswa yang spesial, IBADAH KUAT, IPK EMPAT, PRESTASI HEBAT, BERKONTRIBUSI UNTUK RAKYAT!” pesan Anton.

Bidikmisi! Berprestasi Tiada Henti!

Reporter          : Diana Dahniar

Editor              : Maslakshatu Nurul Ummah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *