Yuk Intip Pengalaman Open Recruitment Pengurus Formadiksi UM Tahun Lalu!

Formadiksi UM News – Proses pencarian bibit-bibit baru Pengurus Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) periode 2019 telah dimulai. Tepatnya Selasa (29/1/2019), poster dan informasi open recruitment telah diunggah. Persyaratan pendaftaran hingga jadwal masing-masing tahapan telah dipublikasikan di seluruh akun media sosial Formadiksi UM, baik Line, Facebook, Twitter, Instagram, maupun Website.

Pepatah mengatakan, “Pengalaman adalah guru yang paling baik”. Guna memberikan gambaran kegiatan dan membantu para calon pendaftar untuk mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin, Reporter Formadiksi UM News telah merangkum pengalaman, kesan, dan harapan dari open recruitment yang telah dilalui Pengurus Formadiksi UM periode 2018. Berikut liputannya.

  1. BAGAIMANA PENGALAMAN ATAU KESAN MENGIKUTI OPEN RECRUITMENT TAHUN LALU?

Alfitrah Bachtiar, Anggota Divisi Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma) Formadiksi UM periode 2018.

“Kesannya, oprec-nya sangat out of the box dan ketat. Boleh dibilang oprec paling berkualitas yang pernah aku ikuti selama oprec organisasi. Pewawancaranya bener-bener ngulik tentang aku. Kagum juga, jadi tambah semangat pas itu.”

Ifana Fitri Tazkia, Anggota Divisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Formadiksi UM periode 2018.

“Untuk kesannya, seru pada waktu wawancara terutama. Kita tidak hanya diberi pertanyaan, tapi juga kita diberi ilmu. Misalnya waktu itu saya kan daftarnya Infokom, itu ditanyain. Misalnya jawabannya kita itu masih kurang, panitia yang memberi pertanyaan itu juga ngasih ilmu ke kita. Jadi nggak hanya cuma tanya-tanya, tapi ngasih ilmu juga. Terus pada saat FGD itu juga seru, jadi kita bisa sharing-sharing. Terus kan juga presentasi, di situ kita membentuk tim. Nah, di tim itu kita juga diskusi. Jadi melatih kerja sama juga.”

Khusnul Khotimah, Anggota Divisi Jurnalistik Formadiksi UM periode 2018.

“Kesan dari oprec tahun lalu sangat baik hingga rasanya sampai saat ini tidak melupakan setiap jengkal yang saya lakukan sewaktu oprec. Kenapa saya katakan sangat berkesan? Karena pengurus inti maupun pengurus harian Formadiksi UM tahun lalu yang mewawancarai saya di tahapan interview sangat ramah dan bersahabat sekali. Sembari menunggu antrean wawancara juga selalu ada beberapa pengurus yang mengajak kami berbicara atau sekadar ngobrol ringan, sehingga suasana yang semula gugup menjadi cair dan tenang. Tak berhenti di situ. Sewaktu FGD, Pengurus Formadiksi UM juga melakukan persiapan dengan baik sehingga tidak pernah ada kericuhan sama sekali.”

  1. APA PERSIAPAN YANG PERLU DILAKUKAN UNTUK MENGIKUTI OPEN RECRUITMENT PENGURUS FORMADIKSI UM?

Afifah Chusna Az Zahra, Anggota Divisi Hubungan Internal Mahasiswa (HIM) Formadiksi UM periode 2018 (Penanggung Jawab Fakultas Pendidikan Psikologi).

“Yang saya persiapkan adalah berkas yang wajib dibawa, kesiapan mental, pengetahuan mengenai Formadiksi UM dengan browsing di Web Formadiksi UM, juga memprediksi pertanyaan yang akan ditanyakan sewaktu wawancara ataupun FGD (Focus Group Discussion), sehingga nggak gugup waktu oprec (open recruitment).”

Ayu Mega Pratiwi, Anggota Divisi Hubungan Internal Mahasiswa (HIM) Formadiksi UM periode 2018 (Penanggung Jawab Fakultas Ilmu Keolahragaan).

“Yang dipersiapkan pastinya persyaratan administrasi, memilih divisi, dan yang paling penting itu mempersiapkan secara mental. Intinya dibawa santai dan jangan menggebu. Sarannya pilih divisi yang sesuai dengan passion kalian. Jangan takut mencoba, karena nanti proses belajar akan terjadi seiring waktu berjalan.”

Asmaul Kusna, Anggota Divisi Hubungan Internal Mahasiswa (HIM) Formadiksi UM periode 2018 (Penanggung Jawab Fakultas Ilmu Pendidikan).

“Siapkan mental. Optimis boleh, tetapi harus dipersiapkan segala kemungkinan yang ada. Jangan lupa berdoa. Usaha tanpa doa, akan sia-sia.”

Gilang Aulia Herlambang, Anggota Divisi Hubungan Internal Mahasiswa (HIM) Formadiksi UM periode 2018 (Penanggung Jawab Fakultas Ilmu Sosial).

“Yang saya siapkan kemarin saat oprec ialah mental, sebab mental akan menentukan kalian menjawab semua pertanyaan dan tes dengan tenang. Dari ketenangan tersebut, pemikiran akan jernih dan jawaban akan lebih efisien. Untuk saran saya bagi pendaftar, siapkan mental untuk tesnya dan gali terus info tentang Formadiksi UM.”

Lucky Meidianti Darmawan, Anggota Divisi Jurnalistik Formadiksi UM periode 2018.

“Kalau secara administratif pastinya berkas-berkas yang harus dibawa. Tapi yang lebih utama adalah niat dan mentalnya. Niatkan saja, kalau daftar Formadiksi UM itu untuk membantu sesama Mahasiswa Bidikmisi. Lalu kenapa mental juga? Karena sempat tertolak di kepengurusan 2017, kemarin saat periode 2018 jujur agak sedikit nggak yakin untuk daftar. Tapi mumpung ada kesempatan ya dicoba dulu lah. Kalau semisal hasilnya ‘tidak’, ya sudah, yang penting sudah usaha dulu.”

Luluk Dyah Winendar, Anggota Divisi Hubungan Internal Mahasiswa (HIM) Formadiksi UM periode 2018 (Penanggung Jawab Kampus 3).

“Siap-siap stay di grup angkatan. Sama dulu tanya-tanya terus sama Mbak Linda –Penanggung Jawab Kampus 3 periode 2017– Terus juga ngajak temen-temen yang lain buat ikut oprec.”

  1. APA SARAN ATAU HARAPAN UNTUK PARA CALON PENDAFTAR OPEN RECRUITMENT TAHUN INI?

Amirul Mei Wulandari, Anggota Divisi Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma) Formadiksi UM periode 2018.

“Sarannya jangan terlalu gugup, santai saja. Mbak masnya baik banget gak bakalan marah-marahin kalian. Terus jangan ragu untuk mengungkapkan pendapat dan jangan malu berbicara di depan umum, dan yang terakhir semangat!”

Miftahul Lubab, Anggota Divisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Formadiksi UM periode 2018.

“Kenali potensimu/basic-mu di mana, pilih yang memang itu selaras dengan kemampuanmu. Jadi apapun yang kamu lakukan nanti tidak akan jadi beban. Tetap semangat dan tuntaskan apa yang sudah kamu pilih dan mulai. Berikan yang terbaik.”

Munika Sari, Anggota Divisi Dana dan Usaha (Danus) Formadiksi UM periode 2018.

“Untuk kalian yang ingin daftar, semangat ya! Persiapkan diri dan luruskan niat. Siapapun kalian yang akan terpilih, jangan lupa bersyukur. Pegang amanah dengan baik. Saling support satu sama lain. Berikan yang terbaik yang kalian punya. Kalian akan merasakan kehangatan yang luar biasa dari keluarga Formadiksi UM yang tidak pernah kalian dapatkan di tempat lain.”

Naili Kharirotul Afiana, Anggota Divisi Dana dan Usaha (Danus) Formadiksi UM periode 2018.

“Kenali Formadiksi UM dengan baik, entah itu agenda kegiatannya maupun tujuan daripada organisasi ini. Dengan bergabung bersama Formadiksi UM maka kegiatanmu, relasimu, dan pengalamanmu juga akan semakin banyak. Kemudian mulailah dengan menata niat dengan baik dan yakinkan diri bahwa kalian siap menjadi bagian dari Formadiksi UM. Jangan lupa minta restu orang tua biar dapat ridho dan dimudahkan urusannya. Selanjutnya, pilih divisi yang sesuai dengan passion-mu agar nyaman dan dapat berkembang tentunya.”

Siska Amalia, Anggota Divisi Hubungan Internal Mahasiswa (HIM) Formadiksi UM periode 2018 (Penanggung Jawab Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam).

“Jadi sarannya itu, kayak pilih benar-benar kamu mau di divisi apa. Nah, dari situ kalau kamu memang sudah mantap di divisi itu, ya sudah jalanin aja. Mekipun pada akhirnya kalau kamu masuk ke divisi itu ternyata menurutmu itu adalah divisi yang berat, berarti kamu harus  tanggung jawab sama apa yang sudah kamu pilih. Lakukan apa yang sudah kamu pilih. Lakukan amanah yang kamu tantang waktu pertama kali kamu pilih divisi itu.”

Songsong Wicaksono, Anggota Divisi Minat dan Bakat (Minbak) Formadiksi UM periode 2018.

“Jangan mudah menyerah. Tak usah pedulikan mau keterima ataupun tidak. Yang penting apa yang Anda lakukan saat ini pasti akan membentuk Anda di masa depan. Jangan takut berkarya, lebarkan sayap kalian. Jauh dari orang tua, mungkin kalian akan merasakan sepi jika hari-hari hanya diisi nugas. Carilah keluarga barumu yang menopangmu jika kau sedang terpuruk dalam perantauan.”

Di akhir wawancara pada Senin (28/1/2019), Wawan Aprianto selaku Ketua Pelaksana Open Recruitment Pengurus Formadiksi UM periode 2019 berharap agar pengurus baru dari penjaringan open recruitment ini dapat mengemban amanah dalam kepengurusan Formadiksi UM.

“Harapan saya dengan adanya open recruitment pengurus baru Formadiksi UM tahun 2019 adalah menemukan para generasi baru calon pemimpin yang mempunyai dedikasi tinggi, tanggung jawab, dan amanah dalam mengemban amanah di kepengurusan tahun ini demi tercapainya visi misi Formadiksi UM.”

Wawan juga menambahkan harapannya bagi peserta open recruitment tahun ini yang nantinya akan berproses bersama di kepengurusan tahun 2019, agar dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas diri masing-masing selama berproses di Formadiksi UM.

“Selain itu melalui kegiatan open recruitment ini harapannya Mahasiswa Bidikmisi yang terpilih dapat belajar dan berproses di dalam Formadiksi UM guna meningkatkan kapasitas dan kualitas diri yang kelak menjadi bekal di masa yang akan datang,” tutupnya.

Penulis             : Amanatul Haqqil Ibad

Editor               : Siti Nur Khofifah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *