Yuk Simak Tips dan Trik Jadi Debater Ala Tentor DTP

Formadiksi UM News – Debate Training Programme (DTP) merupakan program kerja dari Divisi Minat dan Bakat, Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) dengan tujuan untuk mewadahi Mahasiswa Bidikmisi UM yang memiliki minat di bidang public speaking dan untuk mengasah kemampuan khususnya di bidang debat.

Pelatihan ini dibimbing oleh seorang pemateri yaitu Agelgara Kusumo Putro yang merupakan Tentor Bahasa Indonesia di Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Bela Cita Malang dan LBB Al-Azzar Malang. Beliau juga merupakan guru di SMAN 9 Malang dan SMA Alam Bilingual Surya Buana Malang serta owner Agiftmalang. Untuk mengetahui apa yang menarik tentang kegiatan DTP ini, Agel memberikan tips dan trik menjadi seorang debater yang handal.

Melatih kemampuan orang untuk bernalar merupakan salah satu hal yang menarik dari debat.

Yang menarik dari debat itu adalah melatih kemampuan orang untuk bernalar, menyikapi bagaimana topik atau permasalahan sosial, pemerintah, kebijakan, dan melatih orang bagaimana bersikap kritis terhadap berbagai macam permasalahan. Di dalam debat juga diajarkan bagaimana menyampaikan sesuatu dengan sistematis dan tidak asumtif atau harus berdasarkan pada fakta-fakta lapangan. Jadi melatih kita untuk berargumentasi atau belajar dengan membawa konten yang berbobot. Tidak hanya asal berbicara atau cuman penilaian subjektif tetapi melatih juga untuk menjadi orang-orang yang objektif menyikapi sesuatu berdasarkan fakta.

Tips dan trik menjadi debater yang handal.

Sering-sering view video-video debat karena dari situ kita bisa meng-copy hal-hal yang baik dari video yang kita lihat. Sebagai pemodelan, lebih sering melihat video-video debat sebagai sarana pemodelan nanti dari kegiatan review itu kita bisa tahu styles, konstruksi debat, atau bahkan menemukan hal-hal yang tidak biasa kita lakukan. Banyak pilihan styles, konstruksi, dan struktur argumen dan dapat menggunakan hal itu sebagai contoh untuk permulaan. Selanjutnya, kalau kita sudah tahu bagaimana konstruksinya, stylenya, bagaimana tugas-tugasnya baru kita upgrading tugas pengetahuan dengan cara banyak membaca pemberitaan dan opini di media massa atau media online. Kita jadi tahu banyaknya permasalahan juga perspektif orang mengenai permasalahan-permasalahan itu. Yang jelas juga karena debat merupakan kemampuan yang tidak bisa autodidak atau otomatis diperoleh maka juga perlu latihan yang intensif. Karena orang ngomong tidak semudah orang menulis. Kalau orang menulis jika salah bisa diedit dan bisa di-review kembali. Akan tetapi kalau orang ngomong itu karena bersifat kegiatan langsung jadi biasanya banyak terjadi gangguan-gangguan, baik gangguan bicara atau ide, agar penyampaiannya baik maka butuh latihan.

Perbanyak cari kompetisi debat dan ikuti agar kemampuan kita terukur dan terasah.

Banyak cari tau kompetisi debat dan ikuti, karena jika hanya berlatih debat tanpa berusaha untuk mengikuti kompetisi debat, maka kemampuan itu juga tidak akan terasa maksimal. Karena hakikatnya kalau mengikuti lomba bukan hanya untuk mendapatkan juara tetapi juga sebagai ajang pelatihan dan pengukuran kemampuan diri. Jadi pesan untuk Mahasiswa Bidikmisi UM yang memiliki kemampuan di bidang debat yaitu perbanyak cari kompetisi debat dan ikuti agar kemampuan kita terukur dan terasah.

Nah, sudah diungkap mengenai hal yang menarik dari debat itu sendiri, serta tips dan trik untuk menjadi seorang debater yang handal. Yuk, tambah terus semangatnya untuk berprestasi mengharumkan almamater kampus tercinta melalui minat dan bakatnya masing-masing termasuk di bidang debat. Tunjukkan bahwa Mahasiswa Bidikmisi UM bisa berprestasi di bidang apapun, di manapun, kapanpun, dan bagaimanapun.

Bidikmisi! Berprestasi tiada henti!

 

Reporter          : Rindiani Sholikatun

Editor              : Usyri Tis’atin Al Fayni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *