Formadiksi UM Apresiasi Karya Terbaik Kontributor Lomba Cerpen, Inilah Tiga Jawara Lomba Cerpen Mahasiswa Bidikmisi se-Universitas Negeri Malang

Malang – Ditutupnya pendaftaran dan pengumpulan karya cerpen dari mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang pada (25/5) lalu, menandakan berakhirnya Lomba Cerpen Mahasiswa Bidikmisi se-Universitas Negeri Malang tahun 2018. Terhitung jumlah pendaftar lomba ini hingga 25 Mei 2018 terus mengalami peningkatan. Hal ini dijelaskan oleh Ketua Pelaksana Lomba, Khusnul Khotimah.

“Karena kuantitas pendaftar melebihi dari target, hal tersebut menunjukan bahwa Mahasiswa Bidikmisi UM memiliki kemauan untuk menulis.”

Karya yang telah dikirim akan melewati proses penilaian oleh dewan juri yang kompeten di bidangnya, yakni Dr. Siti Cholisotul Hamidah, M.Pd., dosen Fakultas Sastra. Proses penilaian ini dilaksanakan mulai tanggal 26 – 31 Mei 2018. Dari hasil penilaian, didapat tiga kontributor dengan karya terbaik sebagai pemenang lomba.

Adapun daftar pemenang Lomba Cerpen Mahasiswa Bidikmisi se-Universitas Negeri Malang tahun 2018 sebagai berikut :
Juara 1 : Ahmad Junaidi dari Fakultas Sastra Angkatan 2014, dengan cerpen yang berjudul “Beranda Berdarah : Kisah Perempuan Tanpa Kenangan”.
Juara 2 : Rosi Nur Azizah dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Angkatan 2015 dengan cerpen yang berjudul “Selaksa Rindu untuk Rosalinda”.
Juara 3 : Muhammad Hafif Afanilillah dari Fakultas Ekonomi Angkatan 2016 dengan cerpen yang berjudul “Takmir itu Pejuang S.Pd”.

Meskipun lomba cerpen ini tidak dipungut biaya dari kontributor, tidak ada perbedaan dengan kegiatan lomba besar lain yang diadakan oleh Formadiksi UM. Seluruh kontributor yang ikut berpartisipasi akan mendapatkan apreasiasi berupa e-sertifikat, sedangkan untuk 3 karya terbaik akan mendapatkan sertifikat cetak dan uang pembinaan.

Bentuk tindak lanjut dan apreasiasi Formadiksi UM untuk kegiatan Lomba Cerpen Mahasiswa Bidikmisi se-Universitas Negeri Malang ini adalah publikasi karya mahasiswa Bidikmisi UM seperti yang diungkap oleh Ketua Pelaksana.

“Nantinya, 3 karya pemenang dan beberapa karya favorit akan dimuat di dalam Majalah Impresif Formadiksi UM edisi kedua,” ungkap Khusnul.

Hal ini dipertegas oleh Bendahara Formadiksi UM, Hidayatul Maghfiroh, “Tindak lanjut dari karya, akan dimasukkan ke dalam Majalah Impresif Formadiksi UM di periode selanjutnya. Semua karya yang telah dikirim akan dipublikasikan di website Formadiksi UM agar dapat dibaca oleh seluruh mahasiswa Bidikmisi maupun secara umum.”

Perlombaan kepenulisan semacam ini diharapkan dapat terlaksana secara berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya dan perlombaan ini merupakan bagian dari lomba-lomba yang ke depannya dapat diadakan secara bersamaan dengan lomba yang sejenis.

“Mahasiswa Bidikmisi harus terus berkarya. Memang pada saat ini, hanya pada kategori cerpen saja. Tapi ke depan dalam satu kesatuan lomba ini juga akan diadakan lomba opini dan puisi, sehingga harapannya yang tidak bisa atau kurang paham tentang pembuatan cerpen dapat mencoba kembali pada lomba-lomba berikutnya,” ujar Hidayatul Maghfiroh.

Penulis : Muhamad Fiqran dan Nadiyatul Falah

Penyunting : Siti Nur Khofifah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *