Mahasiswa Bidikmisi UM Borong Juara LKTI Tingkat Provinsi Tahun 2019

Formadiksi UM News – Lagi, Universitas Negeri Malang memborong juara. Kali ini Mahasiswa-Mahasiswi Bidikmisi UM berlaga dan berhasil menyikat habis piala dan penghargaan Juara 1, 2, dan 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusantara Pendidikan Guru Republik Indonesia (BEM FKIP UN PGRI) Kediri. Adapun final telah dilaksanakan pada Sabtu-Minggu lalu (23-24/11/2019) di UN PGRI Kediri.

Siapa saja tim yang menyabet juara pada kompetisi kali ini? Apa motivasi mereka mengikuti kompetisi ini? Bagaimana cerita perjalanannya? Apa yang ingin mereka lakukan seusai mendapatkan juara ini? Yuk simak hasil wawancara Reporter Formadiksi UM News berikut ini.

Penyabet juara ketiga: Khofifah, Naili, dan Nanda, ingin kembangkan suatu karya sebelum menyandang gelar Sarjana.

Penyabet juara ketiga dalam LKTI tingkat Provinsi, BEM FKIP UN PGRI Kediri ini merupakan mahasiswa-mahasiswi penerima Bidikmisi UM, yakni Siti Nur Khofifah (Ketua/Mahasiswa Bidikmisi Fakultas Teknik angkatan 2016), Naili Kharirotul Afiana (Anggota/Mahasiswa Bidikmisi Fakultas Ekonomi angkatan 2016), dan Nanda Defi Aprilianto (Anggota/Mahasiswa Bidikmisi Fakultas Teknik angkatan 2016). Khofifah sebagai ketua tim menuturkan bahwa timnya ingin mengembangkan gagasan dan mengimplementasikannya seusai kompetisi ini.

“Setelah berkompetisi ini ingin mengembankan gagasan dan mengimplementasikannya lebih luas. Keinginan berkompetisi masih pengen banget, tapi sekarang lebih fokus nyekripsi (menyusun skripsi).”

Khofifah dan tim yang kini telah menginjak di semester 7 mengaku masih ingin berkarya di masa-masa menjadi mahasiswa dan merasa menyesal karena candu dalam berkompetisi baru terasa ketika semester akhir.

“Ingin berkarya di masa-masa menjadi mahasiswa, sebenarnya mulai candu ikut kompetisi LKTI ini pas sudah semester-semester akhir. Nyesel juga, kenapa candunya nggak sedari dulu. Jadi sebelum lulus S1 ini, kami ingin mengembangkan suatu karya.”

“Untuk teman-teman Bidikmisi UM, khususnya yang masih belum menginjak semester tua seperti saya, manfaatkan kesempatan yang ada. Luangkan waktu untuk berkarya, berprestasilah sebanyak-banyaknya, harumkan nama universitas, dan terus perluas kapasitas serta kualitas diri,” pesannya.

Penyabet juara kedua: Hafif, Dimas, dan Firda, yang penting kerja keras dan tak pernah menyerah.

Berbeda dengan tim Khofifah, penyabet juara kedua kali ini beranggotakan satu saja mahasiswa angkatan 2016 dan dua mahasiswa angkatan 2018. Mereka antara lain, Muhammad Hafif Afanililah (Ketua/Mahasiswa Bidikmisi Fakultas Ekonomi angkatan 2016), Dimas Saputra (Anggota/Mahasiswa Bidikmisi Fakultas Ilmu Sosial angkatan 2018), dan Firda Nur Fitri (Anggota/Mahasiswa Bidikmisi Fakultas Teknik angkatan 2018).

“Alhamdulillah lombanya sangat menyenangkan, bertemu keluarga baru yang hebat dan sangat luar biasa,” tutur Firda saat ditanyai mengenai kesan LKTI tingkat Provinsi, BEM FKIP UN PGRI Kediri.

Dalam wawancara, Firda menceritakan sedikit perjalanannya yang cukup mendebarkan ketika menuju UN PGRI.

“Bercerita sedikit ya, hehe. Jadi ketika kami mau berangkat pada tanggal 23, kami tidak tau arah ke UN PGRI. Jadi kami mengandalkan maps. Akan tetapi kami terkendala kuota dan jaringan. Untung saja setelah mengisi pulsa kedua kalinya, kami bisa terkoneksi internet. Tidak berhenti sampai di situ. Sesampainya di Kandangan, Kediri, ban motor kempes dan sampai dua kali kami tambal ban. Setelah itu, baru kami melanjutkan perjalanan,” jelasnya.

Pada intinya, tim ini masih ingin terus berkompetisi dan menjuarai event lainnya.

“Motivasinya ingin berprestasi, ingin menjuarai event lainnya. Insya Allah setelah ini akan berkompetisi lagi,” ujar Firda.

Di akhir wawancara, Firda menyampaikan pesannya untuk Mahasiswa Bidikmisi agar terus bekerja keras dan tak pernah menyerah.

“Kesuksesaan bukanlah suatu kebetulan, namun kesuksesan adalah milik mereka yang mau bekerja keras. Keberhasilan bukanlah milik mereka yang tak pernah gagal, namun keberhasilan adalah milik mereka yg tak pernah menyerah. Berawal dari kata-kata itu, pesannya teruslah berprestasi, jika gagal jangan berkecil hati, setidaknya jatah gagal kita telah berkurang, semangat berproses!”

Penyabet juara pertama: Shabrina, Miftachul ‘Ilmi, dan Devi, bawa karya TIGER untuk tantangan baru.

Penyabet juara pertama kali ini merupakan mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan, antara lain Shabrina Muyassirotul ‘A (Ketua/Mahasiswa Bidikmisi Fakultas Ilmu Pendidikan angkatan 2017), Achmad Miftachul ‘Ilmi (Anggota/Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan angkatan 2017), dan Devi Eriska Sari (Anggota/Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan angkatan 2017). Shabrina mengaku bahwa pada kompetisi kali ini, timnya ingin mencoba tantangan baru.

“Selama ini saya dan tim seringkali mengikuti perlombaan yang pesertanya terbatas Mahasiswa BK saja. Karena LKTI yg diadakan UN PGRI ini untuk mahasiswa secara umum, kami tertantang untuk menyajikan karya kami bersaing dengan karya lain dengan tema yang lebih luas,” ujar Shabrina.

Shabrina juga menyebutkan karya yang dibawa timnya pada LKTI tingkat Provinsi, BEM FKIP UN PGRI Kediri ini.

“Kami mengirimkan fullpaper dengan judul TIGER (Traditional Game Corner): Wahana Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Guna Meningkatkan Keterampilan Interpersonal Siswa Sekolah Dasar,” terangnya.

Sama halnya dengan Khofifah dan Firda, Shabrina juga menyampaikan pesan untuk Mahasiswa Bidikmisi.

“Semangat terus buat Mahasiswa Bidikmisi. Buktikan bahwa kita tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan negara dengan terus berkontribusi dalam usaha pembangunan negeri,” tutupnya.

Reporter          : Nadya Erawati

Editor              : Amanatul Haqqil Ibad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *