Mahasiswa Bidikmisi UM Ikuti Sosialisasi Pemilu 2019

MALANG, Formadiksi UM News – Renyah menggelegar suara dua Master of Ceremony (MC) memimpin jalannya Sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) terdengar dari Gedung Sasana Budaya Universitas Negeri Malang, Senin (25/2/2019). Kegiatan yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) Malang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Malang, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang ini diikuti oleh ratusan Mahasiswa Universitas Negeri Malang, termasuk Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang. Adapun tema ataupun slogan yang diangkat pada kegiatan ini adalah “Memilih itu Juara, Gak Nyoblos Gak Keren” seperti yang terpampang pada backdrop panggung. Dalam kegiatan ini disuguhkan materi yang disampaikan oleh Dr. Mu’arifin, M.Pd (Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang), Mistam Abuzamnah., S.Sos., M.Si (Ketua Dewan Pengawas LPP RRI), Erna Al Maghfiroh (Komisioner Bawaslu Kota Malang), dan Ashari Husein (Komisioner KPUD Kota Malang).

Salah satu peserta sosialisasi, Vira Ridho Hidayati, Mahasiswa Bidikmisi S1 Pendidikan Teknik Informatika angkatan 2018 menerangkan bahwa banyak informasi yang ia dapat dari kegiatan ini.

“Banyak informasi yang saya peroleh dari kegiatan ini. Apalagi saya kan juga tidak asli orang Malang, alias saya asli orang Ponorogo dan saya tidak ingin golput ketika Pemilu nanti. Tadi juga dijelaskan bagaimana cara mengurus A5, diperkenalkan juga bentuk surat suara yang akan digunakan ketika Pemilu nanti. Jadi kita sebagai mahasiswa menjadi tidak bingung dalam menentukan pilihan,” ujarnya.

Dari peserta lainnya, Puspa Rahmadima, Mahasiswa Bidikmisi S1 Kimia angkatan 2018 mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat.

“Menurut saya sosialisasi ini sangat bermanfaat sekali, khususnya agar mahasiswa itu memiliki wawasan yang luas dalam ranah politik. Jadi mereka tidak hanya men-judge bahwa politik itu kejam dari sugesti mereka saja. Tapi mereka harus melihat dari berbagai sudut pandang,” terangnya saat diwawancarai Reporter Formadiksi UM News, Senin (25/2/2019).

Selain agar mahasiswa memiliki wawasan yang luas dalam ranah politik, kegiatan ini tentunya membantu para mahasiswa untuk tetap menyalurkan hak pilihnya sebagaimana diungkapkan oleh Vira.

“Dengan adanya kegiatan tersebut, membantu kami (mahasiswa) untuk tetap bisa menyalurkan hak pilihnya meskipun tidak berada pada daerahnya sendiri,” tambahnya.

Melihat antusiasme peserta yang ditunjukkan dengan penuhnya Gedung Sasana Budaya pagi hingga siang tadi, kegiatan semacam ini dirasa sangat perlu untuk diadakan kembali menjelang Pemilu pada periode-periode berikutnya. Nanda Defi Aprilianto, Mahasiswa Bidikmisi S1 Pendidikan Informatika angkatan 2016 mengungkapkan hal tersebut.

“Ya sangat perlu (untuk diadakan kembali) karena banyak mahasiswa yang minim akan informasi terkait Pemilu. Sampai-sampai ada mahasiswa ketika ditanya ‘Apakah sudah terdaftar sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap)’ itu pun belum mengetahuinya,” ujarnya.

Nanda yang juga merupakan Koordinator Divisi Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma) Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) periode 2019, berpesan agar Mahasiswa Universitas Negeri Malang termasuk Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang agar menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas.

“Untuk Mahasiswa UM dan Mahasiswa Bidikmisi, ubah ekspektasi bahwa Pemilu itu kejam, Pemilu itu kotor. Sebenarnya kita adalah generasi milenial yang akan memenangkan Pemilu itu bukan? Satu lagi pesan saya, jadilah pemilih yang cerdas dan berintegritas,” tutupnya.

Reporter           : Amanatul Haqqil Ibad

Editor               : Andy Ihsan Putra dan Nanda Ayu Luthfi Khofifah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *