Meet Up Kampus II: Tingkatkan Silahturahmi Melalui Motivasi Berprestasi

MALANG, Formadiksi UM – Mengangkat tema “Berbagi Inspirasi Menuju Mahasiswa Bidikmisi UM yang Berprestasi”, Forum Mahasiswa Bidikmisi Universitas Negeri Malang (Formadiksi UM) menyelenggarakan Meet Up Mahasiswa Bidikmisi UM Kampus II tahun 2019. Bertempat di Aula Kampus II Universitas Negeri Malang, kegiatan ini usai dilaksanakan tepatnya pukul 11.30 WIB, Minggu (5/5/2019).

Kegiatan ini mengundang seluruh Mahasiswa Bidikmisi UM Kampus II Universitas Negeri Malang sebagai peserta, sekaligus menghadirkan pemateri yang luar biasa yakni Laksamana Fadian Zuhad Ramadhan (Mahasiswa Berprestasi Utama Universitas Negeri Malang 2019) dan Hasan Argadinata (Mahasiswa Berprestasi II Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang 2019).

“Kesannya bahagia dengan adanya Meet Up Kampus II ini karena bisa lebih mengenal Pengurus Formadiksi UM, sebab mahasiswa kampus II tidak bisa bersilahturahmi ke kampus I. Sarannya buat Formadiksi UM dan Meet Up Kampus II ini semakin solid dan bisa terus bersilahturahmi ke kampus II,” ungkap salah satu Mahasiswa Bidikmisi S1 Pendidikan Guru PAUD angkatan 2017 Kampus II Universitas Negeri Malang, Nahwa Dhika Zulfa.

Nur Fitria, Mahasiswa Bidikmisi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2018 yang juga Mahasiswa Bidikmisi Kampus II Universitas Negeri Malang mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sekali karena memberikan motivasi berprestasi.

“Saya baru pertama kali mengikuti Meet Up Kampus II ini, pada pengalaman pertama ini saya merasa termotivasi  apalagi  pematerinya dari mahasiswa berprestasi. Jadi paling tidak mendapatkan motivasi untuk  berprestasi. Saran untuk Formadiksi UM dan Meet Up Kampus II ke depannya meet up diadakan 2 kali dalam 1 tahun agar semakin akrab dengan mahasiswa kampus II,” ungkapnya.

Harapan ke depannya, Meet Up Kampus II ini semakin meningkatkan silahturahmi dengan Mahasiswa Bidikmisi Kampus 2 dan acaranya semakin ditingkatkan lagi. Himmatur Rosyidah selaku Dewan Pertimbangan Formadiksi UM 2019 mengungkapkan hal tersebut.

“Ke depannya diharapkan acaranya ada inovasi, tidak hanya memberikan seminar bisa juga memberikan pelatihan karya tulis untuk Mahasiswa Bidikmisi Kampus 2 ini,” ujarnya.

Bukan sekadar meet up, dengan menghadirkan pemateri dengan basic prestasi yang sangat baik, tersampaikanlah kiat-kiat berprestasi dari Laksamana dan Hasan. Berikut kiat-kiat prestasinya.

Hasan Argadinata (Mahasiswa Berprestasi II Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang 2019)

Ada lima hal atau kiat-kiat untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi, antara lain:

  1. Kehadiran. Sangat penting kehadiran, sebab dosen tidak akan bisa menilai kita baik jika kita jarang bahkan tidak pernah hadir.
  2. Tugas lengkap dan diusahakan maksimal. Usahakan lengkap dalam mengerjakan tugas, kalau bisa dimaksimalkan. Usahakan juga untuk menghindari handphone, karena handphone akan menghambat pekerjaan kita.
  3. Maksimalkan pada ujian. Kerjakan UTS (Ujian Tengah Semester) dan UAS (Ujian Akhir Semester) dengan baik, karena rata-rata lebih dari 40% nilai kita akan diambil dari kedua ujian tersebut.
  4. Sosial. Secerdas apapun kita kalau kita tidak bisa sosial, maka bisa jadi kita kurang terdukung untuk berprestasi dengan baik. Ketika ada info-info tertentu yang sebenarnya bisa kita dapatkan dari lingkungan sosial kita, tidak akan bisa kita dapat jika kita tidak bisa bersosial.
  5. Doa. Setelah semuanya dikerjakan, maka jangan sampai lupa untuk berdoa. Insyaallah jika semuanya dilakukan, nilai kita pasti baik, tidak akan di bawah C+. Pada prinsipnya kita harus lebih baik dari yang lain. Ketika teman kita bisa mengerjakan satu, maka kita harus bisa mengerjakan dua bahkan lebih.

Laksamana Fadian (Mahasiswa Berprestasi Utama Universitas Negeri Malang 2019)

Pada dasarnya, kita harus punya tujuan kita sendiri selama belajar di sini. Kalau saya pribadi, tujuan saya adalah membahagiakan kedua orang tua. Ketika saya malas, saya ingat orang tua saya. Maka di situ semangat saya akan kembali terpacu. Begitu juga dengan ibadah. Saya akan sangat menyesal ketika saya tidak mendoakan orang tua saya yang sudah sepuh. Jadi, pada intinya kita harus punya tujuan kita sendiri untuk mencapai prestasi yang kita inginkan. Untuk mencapai sukses jangan tergantung pada orang lain, tidak tergantung pada orang lain yang memiliki prestasi banyak. Kita harus memastikan kesenangan kita lebih valid dari kesenangan orang lain dengan tujuan dari diri kita sendiri.

 

Reporter          : Ayuneng Indah Moliani dan Andy Ihsan Putra

Editor              : Nadya Erawati dan Nanda Luthfi Ayu Khofifah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *