Melupa

MELUPA

Oleh

Ericka Chandra Amalia

Sontak membuatku terperanga

Melihat asa yang nampak merona Diselingi untaian janji yang kan jadi nyata Namun semua raib, tak tersisa

Sayang beribu sayang

Harap itu tak kunjung menemui kejelasan Tak lama, layar kaca mulai menyoroti dirimu

Kausembunyi, kau ingkari janji yang kauucap dulu Tak berselang lama, batang hidungmu nampak ke permukaan Sesekali kau perlihatkan semburat senyum khas itu

Senyum manis, tanpa rasa bersalah dan penyesalan, kau picik.

Tanpa rasa iba kaugasak harapan anak bangsa

Tanpa berpikir panjang kaurenggut senyum harap kami Tanpa belas kasih kauambil sepercik impian rakyat Dan tanpa ampun kaulibas habis identitas kami

Tak bisakah kau melihat

Ada begitu banyak anak yang menahan lapar

Ada begitu banyak gelandangan yang ingin menyentuh pendidikan

Ada begitu banyak orang yang mengharapkan sentuhan tanganmu

Kau merenggut itu semua dengan nafsumu

Kau berdalih akan membawa mereka menjadi lebih baik

Lalu dengan sekejap kau lupakan itu semua

Ingat, ini sebuah pengabdian bukan sebuah profesi

Apalagi untuk mengais rejeki, kamu melupa.

Tuan, Puan, dan rekan segeralah sadar Dia adalah musuh yang harus dilawan

Ayo, bangun dan bantu mereka yang berada di garda terdepan

Berantas korupsi dan selamatkan negeri ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *