September Kelabu

Oleh : Chantika Putri Ana

Dingin malam mencekam kala itu …

Gagu menggelayut di setiap rentetan wisma

Angin menghembuskan napas-napas kebencian

Hati nurani tlah dikesampingkan demi kekuasaan

Lantaran ideologi tak lagi sepadan

Rakyat sengsara jiwa dan raga

Kekejaman kian merajalela

Demi cita-cita para pengkhianat bangsa

Membunuh para pahlawan tak berdosa

Terbujur kaku di Lubang Buaya

Sejarah menjadi saksi nyata

Tumpaslah tokoh berulah September berdarah

PKI sirna tinggallah nama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *