Oleh: Irul Safitri
Dua kali ku hampiri tanah ini
Sambutan yang selalu sama
Rintik hujan membasahi kota
Ahh…Bandung rupanya
Katanya…..
Tuhan tersenyum saat tanah
Pasundan diciptakan
Benar adanya kurasa
Ku melihat senyumnya
Merekah dengan sangat
Terkenang begitu indah
Di sini bersamaku
Dalam ingatan, Rupanya…..
Tertinggal di Pasundan
