Malam Yang Tak Ingin Aku Ceritakan

Oleh; Awwalul Wildan

 

Malam turun perlahan, 

menaburkan sunyi di atas atap rumah dan jalan-jalan yang lengang. 

Aku berdiri memandang langit, 

menghitung bintang yang tak pernah selesai kutemukan.

 

Diantara gemerlapnya,

namamulah yang paling terang hadir dalam pikiranku. 

Ada rindu yang tak mampu kutitipkan pada pesan,

ada cinta yang terlalu dalam untuk dijelaskan dengan kata-kata biasa.

 

Maka setiap kali tangan ini terangkat dalam doa, 

namamu selalu datang lebih dahulu daripada keinginanku sendiri.

Aku menyebutmu pelan,

seperti menjaga nyala lilin agar tak padam diterpa angin.

 

Aku memohon kebahagiaanmu,

bahkan ketika bahagiaku mungkin bukan bersamamu.

Dan saat langit malam memeluk dunia dengan gelapnya, aku sadar.

Sebagian besar doaku bukan lagi tentang diriku, 

melainkan tentang namamu yang tinggal di dalamnya selamanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *