Hadirlah Media Sosial

Berubah seiring perkembangan waktu, 

Empati habis di rayu olehmu

 

Begitu cepat dan tak tentu arah

Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat

 

Aku, adik, ayah, dan ibu hidup di ruang yang sama, tetapi hati dan jiwa 

terpenjara dalam dunia maya yang berbeda

 

Aku mengenal teman di penjuru dunia,

Tetangga sebelah rumah tak lagi kunjung menyapa

 

Enam, tujuh, delapan jam menatap layar tanpa terpejam,

Sekadar menegur tetangga tiada masa dilakukan lagi

 

Hidup di keriuhan, hening, nyata batin sepi sendirian

Media sosial menjajah pola pikir dan peradaban

Teknologi mengendalikan pikiran, kesadaran hilang termakan khayalan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *