Menyatukan Dunia Tanpa Batas

Ada hari di mana kita semua menyatukan jiwa,
Memandang dunia tanpa sekat dan cela.
Menyadari bahwa di balik perbedaan,
Ada kekuatan yang tak terhitung jumlah dalam keberagaman.

Mereka yang melangkah dengan langkah yang berbeda,
Mengajarkan arti dari tekad dan asa.
Mereka yang berbicara dengan hati,
Membawa pesan yang menggema di bumi.

Bukan tubuh yang sempurna yang mendefinisikan kita,
Melainkan semangat yang terus menyala.
Bukan pula suara yang lantang terdengar,
Namun keberanian untuk tetap bersinar.

Dunia ini luas, namun sering terbagi,
Oleh prasangka yang membuat hati sepi.
Hari ini kita rapatkan barisan,
Menggenggam tangan, melintasi batasan.

Dalam setiap kursi roda yang melaju mantap,
Ada mimpi besar yang tak ingin lenyap.
Dalam setiap bahasa isyarat yang elok nan anggun,
Ada cerita yang ingin dunia dengar dan bangun.

Tidak sendiri, mencipta ruang yang adil,
Di mana cinta dan hormat tak pernah kerdil.
Di mana akses adalah hak, bukan hadiah,
Dan empati menjadi bahasa yang meriah.

Menyatukan dunia tanpa batas,
Tentang membangun rasa yang ikhlas. 
Di dunia tanpa batas, membuat segalanya menjadi nyata,
Melihat jiwa, bukan raga, semua bercengkrama tanpa resah adanya.

Mari merayakan kekuatan ini,
Bahwa manusia adalah pelita dalam sunyi.
Disabilitas bukan penghalang mimpi,
Melainkan warna dalam lukisan bumi pertiwi.

Bersama saling menggenggam erat,
Melangkah menuju masa depan yang hangat.
Hari ini, esok, lusa, dan seterusnya,
Kita Bersama, dalam dunia tanpa batas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *