Patah Arang

Oleh: Aniisah Suhaa Salsabiila

Kala mulut tak bersuara

Daksa tak pernah bersua

Tangan tak lagi menyapa

Maka tulisan yang kan menggema

 

Menyalurkan harsa yang hirap oleh lara

Lantas terangkai melambangkan retisalya

Riuh gemuruh sesak mendekap dada

Beranjak atma menghapus asa

 

Tertatihnya jemari menyurat frasa

Menyusun luka membentuk lara

Perihal rasa yang mengurut dada

Atas cinta yang mengusung duka

 

Kisah lama mengenai dua jiwa

Yang tak pernah bisa bersama

Membawa kesenduan yang amat terasa

Menyeretnya ke dalam laut putus asa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *