Setiap pagi aku melaju,
Dengan sepeda tua penuh haru,
Tak peduli panas atau hujan memburu,
Agar tak terlambat tiba di pintu ilmu.
Bukan anak bangsawan ternama,
Hanya buah hati keluarga sederhana,
Namun mimpiku menjulang di angkasa,
Ingin membuat orang tuaku bahagia.
Kulihat tangan ibu penuh luka,
Ayah pun lelah menahan duka,
Berjuang siang dan malam buta,
Demi sejumput harapan di ujung asa.
Mereka tak punya harta melimpah,
Namun semangatnya tak pernah patah,
Ingin anaknya menggapai ijazah,
Agar hidup tak lagi payah.
Aku bangga pada ibu dan ayah,
Yang tak pernah lelah berserah,
Memohon pada Tuhan Yang Pemurah,
Agar aku tumbuh menjadi anugerah.
Ya Allah, panjangkan usia mereka,
Agar kelak menyaksikan aku berjaya,
Membawa harapan dalam karya,
Untuk bangsa, dengan ilmu dan doa.
